PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Badan Gizi Nasional (BGN) secara serentak meresmikan 980 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Bali.
Dari total fasilitas baru yang diluncurkan tersebut, sebanyak 87 unit dapur SPPG berlokasi di Provinsi Riau dengan pusat seremoni peresmian bertempat di Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Rabu (14/10/2026).
Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah I BGN, Harjito B, mengungkapkan bahwa penambahan ini menjadikan total SPPG yang telah beroperasi di Riau mencapai 683 unit dapur untuk melayani sekitar 1,5 juta penerima manfaat (PM).
Meski demikian, Harjito menyebut terdapat 13 unit SPPG di Riau yang terpaksa dihentikan sementara (disuspend) operasionalnya lantaran kendala administratif.
“Ada 13 SPPG yang kami suspend sementara karena beberapa evaluasi teknis, terutama bagi yang belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS),” tegas Harjito.
Dalam kesempatan tersebut, BGN juga meminta Pemprov Riau serta Pemko/Pemkab setempat untuk memperketat pengawasan kualitas pangan sekaligus memproteksi komoditas pangan lokal.
Langkah ini penting agar alokasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat berputar penuh di dalam perekonomian Riau tanpa berembet ke provinsi tetangga.

