Kamis, 9 April 2026
- Advertisement -

Kebakaran Hebat di Inhil, 80 Rumah di Pasar Bom Ludes Dilalap Api

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Kebakaran besar melanda permukiman padat penduduk di kawasan Pasar Bom, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 11.10 WIB.

Peristiwa tersebut menghanguskan sekitar 80 unit rumah warga yang berada di Jalan Pahlawan Pasar Bom, Jalan Tengah hingga Jalan Tepi Laut, tepatnya di RT 01 dan 02 RW 04. Api dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan merupakan rumah semi permanen yang mudah terbakar.

Seorang warga, Safrizal, mengungkapkan api pertama kali terlihat dari salah satu rumah di kawasan tersebut. Saat itu, kobaran api sudah cukup besar dan disertai asap hitam pekat yang membumbung tinggi.

Baca Juga:  Pedagang Bendera Musiman Mulai Menjamur

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Ia juga menyebutkan, dalam proses tersebut terdapat satu warga yang mengalami luka akibat tertimpa material seng saat kebakaran berlangsung.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Indragiri Hilir, Junaidi Ismail, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun demikian, satu orang warga bernama Mulyadi mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan.

Menurut Junaidi, saat kejadian petugas Damkar Reteh yang sedang berada di kegiatan masyarakat langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan.

Proses pemadaman dilakukan oleh personel Damkar Reteh dan Damkar Inhil dengan dibantu warga sekitar yang turut berpartisipasi.

Baca Juga:  Kini Hadir di Pekanbaru! Drop Point Signature J&T Express Hadirkan Layanan Kelas Premium

Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan hingga sore hari untuk memastikan tidak ada lagi sisa titik api.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang, sementara jumlah kerugian material masih dalam tahap pendataan.

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Kebakaran besar melanda permukiman padat penduduk di kawasan Pasar Bom, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 11.10 WIB.

Peristiwa tersebut menghanguskan sekitar 80 unit rumah warga yang berada di Jalan Pahlawan Pasar Bom, Jalan Tengah hingga Jalan Tepi Laut, tepatnya di RT 01 dan 02 RW 04. Api dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan merupakan rumah semi permanen yang mudah terbakar.

Seorang warga, Safrizal, mengungkapkan api pertama kali terlihat dari salah satu rumah di kawasan tersebut. Saat itu, kobaran api sudah cukup besar dan disertai asap hitam pekat yang membumbung tinggi.

Baca Juga:  Bupati Siak Afni: Kas Daerah Hanya Rp7 Miliar, Kewajiban Rp125 Miliar

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Ia juga menyebutkan, dalam proses tersebut terdapat satu warga yang mengalami luka akibat tertimpa material seng saat kebakaran berlangsung.

- Advertisement -

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Indragiri Hilir, Junaidi Ismail, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun demikian, satu orang warga bernama Mulyadi mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan.

- Advertisement -

Menurut Junaidi, saat kejadian petugas Damkar Reteh yang sedang berada di kegiatan masyarakat langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan.

Proses pemadaman dilakukan oleh personel Damkar Reteh dan Damkar Inhil dengan dibantu warga sekitar yang turut berpartisipasi.

Baca Juga:  Pedagang Bendera Musiman Mulai Menjamur

Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan hingga sore hari untuk memastikan tidak ada lagi sisa titik api.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang, sementara jumlah kerugian material masih dalam tahap pendataan.

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Kebakaran besar melanda permukiman padat penduduk di kawasan Pasar Bom, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 11.10 WIB.

Peristiwa tersebut menghanguskan sekitar 80 unit rumah warga yang berada di Jalan Pahlawan Pasar Bom, Jalan Tengah hingga Jalan Tepi Laut, tepatnya di RT 01 dan 02 RW 04. Api dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan merupakan rumah semi permanen yang mudah terbakar.

Seorang warga, Safrizal, mengungkapkan api pertama kali terlihat dari salah satu rumah di kawasan tersebut. Saat itu, kobaran api sudah cukup besar dan disertai asap hitam pekat yang membumbung tinggi.

Baca Juga:  Remisi Lebaran Dibagikan, 760 Warga Binaan Lapas Tembilahan Tersenyum Bahagia

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Ia juga menyebutkan, dalam proses tersebut terdapat satu warga yang mengalami luka akibat tertimpa material seng saat kebakaran berlangsung.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Indragiri Hilir, Junaidi Ismail, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun demikian, satu orang warga bernama Mulyadi mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan.

Menurut Junaidi, saat kejadian petugas Damkar Reteh yang sedang berada di kegiatan masyarakat langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan.

Proses pemadaman dilakukan oleh personel Damkar Reteh dan Damkar Inhil dengan dibantu warga sekitar yang turut berpartisipasi.

Baca Juga:  Popnas 2025: Riau Takluk 1–6 dari Banten di Laga Perdana

Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan hingga sore hari untuk memastikan tidak ada lagi sisa titik api.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang, sementara jumlah kerugian material masih dalam tahap pendataan.

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari