Selasa, 18 Juni 2024

Dermaga Sandar Ro-Ro Perlu Perbaikan

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Tingginya aktivitas penyeberangan Roll on Roll off (Ro-Ro) dari pulau Sumatera ke pulau Bengkalis maupun sebaliknya, membuat fasilitas di dermaga sandar kapal Ro-Ro perlu untuk menjadi perhatian serius bagi pemerintah Kabupaten Bengkalis. Pasalnya, saat ini tiang-tiang penyangga dari besi sudah mulai mengalami pengeroposan akibat terendam air laut.

Dari pantauan di lapangan pada Kamis (25/4) mulai dari dermaga Air Putih Bengkalis di dermaga 1, kedua tiang menyangga ramdoor sudah mengalami pengeroposan dan terlihat sedikit miring.

- Advertisement -

Bahkan pada lantai ramdoor juga sudah berkarat dan kondisinya sudah banyak yang tak rata dan normal, sehingga kalau diamati secara dekat, maka dermaga 1 itu mulai menghawatirkan bagi pengguna Ro-Ro.

Demikian juga di dermaga 2 Air Aputih Bengkalis, yang sebelumnya sempat mengalami penutulan sebanyak dua kali dengan durasi penutupan selama satu hari penuh, karena ada perbaikan lantai ramdoor. Kondisinya juga sama dengan dermaga 1, tiang-tiang penyangga ramdoor juga terlihat miring dan mengalami pengeroposan.

Baca Juga:  Perbup Penegakan Protokol Kesehatan Bengkalis Diteken

Sedangkan pantauan di Dermaga 1 Sei Selari Pakning juga lebih parah. Penyangga tiang ramdoor-nya juga tidak berfungsi, bahkan akibat benturan kapal Ro-Ro yang akan bersandar ke dermaga membuat tiang penahan kapal yang terbuat dari beton juga banyak yang mengalami kerusakan.

- Advertisement -

“Ya, kondisi kedua sisi dermaga penyeberangan Ro-Ro Air Putih Bengkalis dan Sei Selari Pakning banyak yang sudah lapuk. Kami sebagai pengguna jasa penyeberangan khawatir dengan kondisi kedua sisi dermaga tersebut,” ujar Andi, salah seorang penumpang Ro-Ro di Sei Selari Pakning yang akan menyeberang ke pulau Bengkalis.

Ia juga mengamati secara dekat, bahwa semua besi penyangga naik dan turunkan ramdoor sudah tak berfungsi, sehingga kapal Ro-Ro yang akan sandar cukup lama untuk meletakkan lantai ramdoor kapal Ro-Ro.

“Kita mengharapkan perhatian Pemkab Bengkalis sebelum kondisi ini menjadi fatal dan tak bisa difungsikan. Karena jika ini rusak semuanya tentu akan mengganggu penyeberangan ke pulau maupun sebeliknya,” ujarnya.

Baca Juga:  Rezita dan Kasmarni Terima Rekomendasi NasDem

Terhadap persoalan itu, Kepala Bidang Pelabuhan Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Sugeng mengakui kondisi ke empat titik dermaga memang sangat mengkhawatirkan jika tidak segera diperbaiki.

“Ya, memang semuanya agak miring tiang penyangga ramdoor-nya, makanya ini harus segera kita perbaiki. Kalau tidak, jika terjadi patah atau tumbang tiang penyanggah ramdoornya, maka dermaga roro ini akan tutup totol,” ujarnya.

Sugeng menyebutkan, untuk perbaikan dermaga di kedua sisi penyeberangan, pihaknya sudah mendatangkan tim ahli untuk melakukan kajian terhadap kondisi dermaga tersebut.

“Tim ahli dari perguruan tinggi sudah kita turunkan, tinggal kita menunggu hasil dan rekemonedasinya apakah mendesak diperbaiki segara atau bagaimana. Kajian itu juga untuk menyakinkan pimpinan kita agar hitungan secara ilmiahnya sudah kami lakukan. Makanya mau tak mau wajib dianggarkan perbaikan, sebelum kondisinya lebih parah,” ujarnya.(ksm)

Laporan ABU KASIM, Bengkalis






Reporter: Abu Kasim

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Tingginya aktivitas penyeberangan Roll on Roll off (Ro-Ro) dari pulau Sumatera ke pulau Bengkalis maupun sebaliknya, membuat fasilitas di dermaga sandar kapal Ro-Ro perlu untuk menjadi perhatian serius bagi pemerintah Kabupaten Bengkalis. Pasalnya, saat ini tiang-tiang penyangga dari besi sudah mulai mengalami pengeroposan akibat terendam air laut.

Dari pantauan di lapangan pada Kamis (25/4) mulai dari dermaga Air Putih Bengkalis di dermaga 1, kedua tiang menyangga ramdoor sudah mengalami pengeroposan dan terlihat sedikit miring.

Bahkan pada lantai ramdoor juga sudah berkarat dan kondisinya sudah banyak yang tak rata dan normal, sehingga kalau diamati secara dekat, maka dermaga 1 itu mulai menghawatirkan bagi pengguna Ro-Ro.

Demikian juga di dermaga 2 Air Aputih Bengkalis, yang sebelumnya sempat mengalami penutulan sebanyak dua kali dengan durasi penutupan selama satu hari penuh, karena ada perbaikan lantai ramdoor. Kondisinya juga sama dengan dermaga 1, tiang-tiang penyangga ramdoor juga terlihat miring dan mengalami pengeroposan.

Baca Juga:  Perkuat Silaturahmi dan Perkokoh Persatuan Masyarakat

Sedangkan pantauan di Dermaga 1 Sei Selari Pakning juga lebih parah. Penyangga tiang ramdoor-nya juga tidak berfungsi, bahkan akibat benturan kapal Ro-Ro yang akan bersandar ke dermaga membuat tiang penahan kapal yang terbuat dari beton juga banyak yang mengalami kerusakan.

“Ya, kondisi kedua sisi dermaga penyeberangan Ro-Ro Air Putih Bengkalis dan Sei Selari Pakning banyak yang sudah lapuk. Kami sebagai pengguna jasa penyeberangan khawatir dengan kondisi kedua sisi dermaga tersebut,” ujar Andi, salah seorang penumpang Ro-Ro di Sei Selari Pakning yang akan menyeberang ke pulau Bengkalis.

Ia juga mengamati secara dekat, bahwa semua besi penyangga naik dan turunkan ramdoor sudah tak berfungsi, sehingga kapal Ro-Ro yang akan sandar cukup lama untuk meletakkan lantai ramdoor kapal Ro-Ro.

“Kita mengharapkan perhatian Pemkab Bengkalis sebelum kondisi ini menjadi fatal dan tak bisa difungsikan. Karena jika ini rusak semuanya tentu akan mengganggu penyeberangan ke pulau maupun sebeliknya,” ujarnya.

Baca Juga:  Orang Suruhan Ditangkap, Cukong Perambah Hutan dan Ilog Buron

Terhadap persoalan itu, Kepala Bidang Pelabuhan Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Sugeng mengakui kondisi ke empat titik dermaga memang sangat mengkhawatirkan jika tidak segera diperbaiki.

“Ya, memang semuanya agak miring tiang penyangga ramdoor-nya, makanya ini harus segera kita perbaiki. Kalau tidak, jika terjadi patah atau tumbang tiang penyanggah ramdoornya, maka dermaga roro ini akan tutup totol,” ujarnya.

Sugeng menyebutkan, untuk perbaikan dermaga di kedua sisi penyeberangan, pihaknya sudah mendatangkan tim ahli untuk melakukan kajian terhadap kondisi dermaga tersebut.

“Tim ahli dari perguruan tinggi sudah kita turunkan, tinggal kita menunggu hasil dan rekemonedasinya apakah mendesak diperbaiki segara atau bagaimana. Kajian itu juga untuk menyakinkan pimpinan kita agar hitungan secara ilmiahnya sudah kami lakukan. Makanya mau tak mau wajib dianggarkan perbaikan, sebelum kondisinya lebih parah,” ujarnya.(ksm)

Laporan ABU KASIM, Bengkalis






Reporter: Abu Kasim
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari