Jumat, 6 Maret 2026
- Advertisement -

Mudik Lebaran 1447 H, Lima Kapal Ro-Ro Disiapkan Layani Penyeberangan Bengkalis

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Menyambut arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah yang tinggal sekitar dua pekan lagi, Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis melakukan pembenahan di sektor darat, khususnya di pelabuhan penyeberangan Ro-Ro.

Persiapan dilakukan untuk memastikan kelancaran transportasi penyeberangan selama periode Lebaran. Awalnya, armada yang direncanakan beroperasi sebanyak enam kapal. Namun, satu kapal dipastikan batal masuk lintasan sehingga hanya lima kapal yang siap melayani pemudik.

Kepala Bidang Pelayaran Dishub Bengkalis, Edi Kurniawan, Selasa (3/3), menyampaikan bahwa kapal tambahan yang tidak jadi beroperasi adalah KMP Persada Nusantara milik PT JN.

Sementara itu, lima kapal yang dipastikan melayani arus mudik dan balik yakni KMP Mutiara Pertiwi 2 milik PT ALP dengan kapasitas 30 mobil, KMP Permata Lestari 3 milik PT ALP berkapasitas 24 mobil, KMP Swarna Putri milik PT JN dengan kapasitas 30 mobil, KMP Bahari Nusantara milik PT JN berkapasitas 28 mobil, serta KMP Sereia Domar milik PT SRL dengan kapasitas 30 mobil.

Baca Juga:  Ketika Antre Berjam-jam karena Macet

Selain kesiapan armada, Dishub Bengkalis juga melakukan penataan di Terminal Dermaga RoRo Sungai Selari-Pakning. Perubahan dilakukan pada sistem antrean dan jalur kendaraan guna meningkatkan pelayanan.

Jika sebelumnya antrean sepeda motor berada di sisi kiri dermaga, kini dialihkan ke sisi kanan atau tepat di depan terminal. Untuk kendaraan roda empat, jalur kedatangan diarahkan ke sisi kiri dermaga dengan lima jalur mobil dan satu jalur khusus truk cold diesel. Satu jalur memiliki kapasitas hingga 20 mobil dan ditargetkan sudah beroperasi mulai 1 Maret.

Menurut Edi, langkah ini difokuskan pada penataan infrastruktur darat guna mendukung kelancaran angkutan Lebaran, terutama di Pelabuhan Sungai Selari Sungai Pakning yang mengalami cukup banyak perubahan.

Baca Juga:  Layanan Ro-Ro Bengkalis–Pakning Lumpuh 4 Jam, Penumpang Antre Panjang di Dermaga

Pengaturan ulang sirkulasi kendaraan masuk dan keluar menjadi perubahan paling signifikan, baik untuk roda dua maupun roda empat di Terminal Dermaga RoRo Sungai Selari-Pakning.

Penataan serupa juga dilakukan di Pelabuhan RoRo Air Putih Bengkalis. Akses terminal kini dipisahkan agar tidak lagi bercampur dengan jalur keluar penumpang, sehingga proses bongkar muat tidak terganggu. (ksm)

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Menyambut arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah yang tinggal sekitar dua pekan lagi, Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis melakukan pembenahan di sektor darat, khususnya di pelabuhan penyeberangan Ro-Ro.

Persiapan dilakukan untuk memastikan kelancaran transportasi penyeberangan selama periode Lebaran. Awalnya, armada yang direncanakan beroperasi sebanyak enam kapal. Namun, satu kapal dipastikan batal masuk lintasan sehingga hanya lima kapal yang siap melayani pemudik.

Kepala Bidang Pelayaran Dishub Bengkalis, Edi Kurniawan, Selasa (3/3), menyampaikan bahwa kapal tambahan yang tidak jadi beroperasi adalah KMP Persada Nusantara milik PT JN.

Sementara itu, lima kapal yang dipastikan melayani arus mudik dan balik yakni KMP Mutiara Pertiwi 2 milik PT ALP dengan kapasitas 30 mobil, KMP Permata Lestari 3 milik PT ALP berkapasitas 24 mobil, KMP Swarna Putri milik PT JN dengan kapasitas 30 mobil, KMP Bahari Nusantara milik PT JN berkapasitas 28 mobil, serta KMP Sereia Domar milik PT SRL dengan kapasitas 30 mobil.

Baca Juga:  Maling Sapi, Warga Sebanga Dibekuk Polisi

Selain kesiapan armada, Dishub Bengkalis juga melakukan penataan di Terminal Dermaga RoRo Sungai Selari-Pakning. Perubahan dilakukan pada sistem antrean dan jalur kendaraan guna meningkatkan pelayanan.

- Advertisement -

Jika sebelumnya antrean sepeda motor berada di sisi kiri dermaga, kini dialihkan ke sisi kanan atau tepat di depan terminal. Untuk kendaraan roda empat, jalur kedatangan diarahkan ke sisi kiri dermaga dengan lima jalur mobil dan satu jalur khusus truk cold diesel. Satu jalur memiliki kapasitas hingga 20 mobil dan ditargetkan sudah beroperasi mulai 1 Maret.

Menurut Edi, langkah ini difokuskan pada penataan infrastruktur darat guna mendukung kelancaran angkutan Lebaran, terutama di Pelabuhan Sungai Selari Sungai Pakning yang mengalami cukup banyak perubahan.

- Advertisement -
Baca Juga:  Pelantikan PPPK Paruh Waktu Bengkalis 5 Januari, Dishub Siapkan Bus Gratis

Pengaturan ulang sirkulasi kendaraan masuk dan keluar menjadi perubahan paling signifikan, baik untuk roda dua maupun roda empat di Terminal Dermaga RoRo Sungai Selari-Pakning.

Penataan serupa juga dilakukan di Pelabuhan RoRo Air Putih Bengkalis. Akses terminal kini dipisahkan agar tidak lagi bercampur dengan jalur keluar penumpang, sehingga proses bongkar muat tidak terganggu. (ksm)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Menyambut arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah yang tinggal sekitar dua pekan lagi, Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis melakukan pembenahan di sektor darat, khususnya di pelabuhan penyeberangan Ro-Ro.

Persiapan dilakukan untuk memastikan kelancaran transportasi penyeberangan selama periode Lebaran. Awalnya, armada yang direncanakan beroperasi sebanyak enam kapal. Namun, satu kapal dipastikan batal masuk lintasan sehingga hanya lima kapal yang siap melayani pemudik.

Kepala Bidang Pelayaran Dishub Bengkalis, Edi Kurniawan, Selasa (3/3), menyampaikan bahwa kapal tambahan yang tidak jadi beroperasi adalah KMP Persada Nusantara milik PT JN.

Sementara itu, lima kapal yang dipastikan melayani arus mudik dan balik yakni KMP Mutiara Pertiwi 2 milik PT ALP dengan kapasitas 30 mobil, KMP Permata Lestari 3 milik PT ALP berkapasitas 24 mobil, KMP Swarna Putri milik PT JN dengan kapasitas 30 mobil, KMP Bahari Nusantara milik PT JN berkapasitas 28 mobil, serta KMP Sereia Domar milik PT SRL dengan kapasitas 30 mobil.

Baca Juga:  Protes Berlanjut, Petani Plasma PT MAS Lanjutkan Panen Sawit

Selain kesiapan armada, Dishub Bengkalis juga melakukan penataan di Terminal Dermaga RoRo Sungai Selari-Pakning. Perubahan dilakukan pada sistem antrean dan jalur kendaraan guna meningkatkan pelayanan.

Jika sebelumnya antrean sepeda motor berada di sisi kiri dermaga, kini dialihkan ke sisi kanan atau tepat di depan terminal. Untuk kendaraan roda empat, jalur kedatangan diarahkan ke sisi kiri dermaga dengan lima jalur mobil dan satu jalur khusus truk cold diesel. Satu jalur memiliki kapasitas hingga 20 mobil dan ditargetkan sudah beroperasi mulai 1 Maret.

Menurut Edi, langkah ini difokuskan pada penataan infrastruktur darat guna mendukung kelancaran angkutan Lebaran, terutama di Pelabuhan Sungai Selari Sungai Pakning yang mengalami cukup banyak perubahan.

Baca Juga:  Ombudsman: Pelayanan Roro Bengkalis Memprihatinkan, Tinggal Satu Kapal Layani Penyeberangan

Pengaturan ulang sirkulasi kendaraan masuk dan keluar menjadi perubahan paling signifikan, baik untuk roda dua maupun roda empat di Terminal Dermaga RoRo Sungai Selari-Pakning.

Penataan serupa juga dilakukan di Pelabuhan RoRo Air Putih Bengkalis. Akses terminal kini dipisahkan agar tidak lagi bercampur dengan jalur keluar penumpang, sehingga proses bongkar muat tidak terganggu. (ksm)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari