Jumat, 4 April 2025
spot_img

Listrik di Pulau Rangsang Kembali Nyala

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti kembali beroperasi usai terbakar, Selasa (23/7) lalu.

Lima hari pascakejadian, recovery atau perbaikan sejumlah mesin pembangkit telah rampung. Demikian disampaikan Manager PLN ULP Selatpanjang Richard Tambunan kepada Riau Pos, Ahad (28/7).

“Artinya listrik di beberapa kecamatan telah didistribusikan, walaupun daya mampu pembangkit belum maksimal mencapai atau melebihi beban puncak. Hal ini dampak  sejumlah mesin mengalami kerusakan akibat bencana tersebut,” ujarnya.  Sehingga menurutnya, ULP PLTD Lemang terpaksa melakukan jam nyala secara bergilir ke seluruh desa dan kecamatan setempat, sampai seluruh mesin dapat kembali normal seperti biasa.

Baca Juga:  Yayasan Baitul Maal PLN Salurkan Bantuan Anak Yatim, Dhuafa hingga Kaum Difabel

“Kemarin kami perlu waktu perbaikan SKTM dan perbaikan mesin yang masih bisa operasi. Syukur rampung meskipun kami terpaksa melakukan jam nyala secara bergilir kepada seluruh pelanggan di sana, sampai kondisi mesin benar-benar normal kembali,” ungkapnya.

Sebenarnya, kata dia, suplai listrik semula berhasil dilakukan pihaknya sejak 25 Juli lalu. Namun ketika itu, daya mampu mesin baru mencapai 800 KW dengan beban 760 KW. Sementara total pemadaman tidak kurang dari 1.200 KW.

“Namun berkat kerja keras teman-teman di lapangan Ahad (28/7) hari ini, kami berhail memasukkan dua unit mesin ke sistem. Sehingga daya mampu mencapai 920 KW. Artinya ini melebihi dari target semula, sebesar 800 KW pascabencana kemarin,” ungkapnya.

Baca Juga:  PLN Sukses Bangun Gardu dan Jaringan Listrik Tegangan Tinggi di Sulteng

Seperti diketahui sebelum kejadian kebakaran beberapa hari lalu, PLTD Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, mampu memproduksi listrik sebesar 2 Megawatt.

Manager PLN UP3 Dumai Didik Krismanto kepada Riau Pos berharap besar dukungan masyarakat dan pihak terkait agar proses perbaikan dan pergantian pembangkit segera rampung dalam waktu yang singkat.

“Karena ini bencana, kami berharap seluruh pelanggan atau warga setempat dapat memaklumi situasi terkait. Mohon doa dan suport warga agar proses perbaikan kembali normal,” ujarnya.(wir)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti kembali beroperasi usai terbakar, Selasa (23/7) lalu.

Lima hari pascakejadian, recovery atau perbaikan sejumlah mesin pembangkit telah rampung. Demikian disampaikan Manager PLN ULP Selatpanjang Richard Tambunan kepada Riau Pos, Ahad (28/7).

“Artinya listrik di beberapa kecamatan telah didistribusikan, walaupun daya mampu pembangkit belum maksimal mencapai atau melebihi beban puncak. Hal ini dampak  sejumlah mesin mengalami kerusakan akibat bencana tersebut,” ujarnya.  Sehingga menurutnya, ULP PLTD Lemang terpaksa melakukan jam nyala secara bergilir ke seluruh desa dan kecamatan setempat, sampai seluruh mesin dapat kembali normal seperti biasa.

Baca Juga:  Semburan Gas Berhenti, Penutupan Lubang Dimulai

“Kemarin kami perlu waktu perbaikan SKTM dan perbaikan mesin yang masih bisa operasi. Syukur rampung meskipun kami terpaksa melakukan jam nyala secara bergilir kepada seluruh pelanggan di sana, sampai kondisi mesin benar-benar normal kembali,” ungkapnya.

Sebenarnya, kata dia, suplai listrik semula berhasil dilakukan pihaknya sejak 25 Juli lalu. Namun ketika itu, daya mampu mesin baru mencapai 800 KW dengan beban 760 KW. Sementara total pemadaman tidak kurang dari 1.200 KW.

“Namun berkat kerja keras teman-teman di lapangan Ahad (28/7) hari ini, kami berhail memasukkan dua unit mesin ke sistem. Sehingga daya mampu mencapai 920 KW. Artinya ini melebihi dari target semula, sebesar 800 KW pascabencana kemarin,” ungkapnya.

Baca Juga:  8 Ribu Titik PJU Liar Ditertibkan, Tagihan Listrik Berkurang Rp1 M  

Seperti diketahui sebelum kejadian kebakaran beberapa hari lalu, PLTD Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, mampu memproduksi listrik sebesar 2 Megawatt.

Manager PLN UP3 Dumai Didik Krismanto kepada Riau Pos berharap besar dukungan masyarakat dan pihak terkait agar proses perbaikan dan pergantian pembangkit segera rampung dalam waktu yang singkat.

“Karena ini bencana, kami berharap seluruh pelanggan atau warga setempat dapat memaklumi situasi terkait. Mohon doa dan suport warga agar proses perbaikan kembali normal,” ujarnya.(wir)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Listrik di Pulau Rangsang Kembali Nyala

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti kembali beroperasi usai terbakar, Selasa (23/7) lalu.

Lima hari pascakejadian, recovery atau perbaikan sejumlah mesin pembangkit telah rampung. Demikian disampaikan Manager PLN ULP Selatpanjang Richard Tambunan kepada Riau Pos, Ahad (28/7).

“Artinya listrik di beberapa kecamatan telah didistribusikan, walaupun daya mampu pembangkit belum maksimal mencapai atau melebihi beban puncak. Hal ini dampak  sejumlah mesin mengalami kerusakan akibat bencana tersebut,” ujarnya.  Sehingga menurutnya, ULP PLTD Lemang terpaksa melakukan jam nyala secara bergilir ke seluruh desa dan kecamatan setempat, sampai seluruh mesin dapat kembali normal seperti biasa.

Baca Juga:  Libur Panjang, Jangan Kunjungi Zona Merah

“Kemarin kami perlu waktu perbaikan SKTM dan perbaikan mesin yang masih bisa operasi. Syukur rampung meskipun kami terpaksa melakukan jam nyala secara bergilir kepada seluruh pelanggan di sana, sampai kondisi mesin benar-benar normal kembali,” ungkapnya.

Sebenarnya, kata dia, suplai listrik semula berhasil dilakukan pihaknya sejak 25 Juli lalu. Namun ketika itu, daya mampu mesin baru mencapai 800 KW dengan beban 760 KW. Sementara total pemadaman tidak kurang dari 1.200 KW.

“Namun berkat kerja keras teman-teman di lapangan Ahad (28/7) hari ini, kami berhail memasukkan dua unit mesin ke sistem. Sehingga daya mampu mencapai 920 KW. Artinya ini melebihi dari target semula, sebesar 800 KW pascabencana kemarin,” ungkapnya.

Baca Juga:  Hashim Djojohadikusumo Pikat Pendanaan Hijau 1,2 Miliar Euro untuk Sektor Kelistrikan

Seperti diketahui sebelum kejadian kebakaran beberapa hari lalu, PLTD Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, mampu memproduksi listrik sebesar 2 Megawatt.

Manager PLN UP3 Dumai Didik Krismanto kepada Riau Pos berharap besar dukungan masyarakat dan pihak terkait agar proses perbaikan dan pergantian pembangkit segera rampung dalam waktu yang singkat.

“Karena ini bencana, kami berharap seluruh pelanggan atau warga setempat dapat memaklumi situasi terkait. Mohon doa dan suport warga agar proses perbaikan kembali normal,” ujarnya.(wir)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti kembali beroperasi usai terbakar, Selasa (23/7) lalu.

Lima hari pascakejadian, recovery atau perbaikan sejumlah mesin pembangkit telah rampung. Demikian disampaikan Manager PLN ULP Selatpanjang Richard Tambunan kepada Riau Pos, Ahad (28/7).

“Artinya listrik di beberapa kecamatan telah didistribusikan, walaupun daya mampu pembangkit belum maksimal mencapai atau melebihi beban puncak. Hal ini dampak  sejumlah mesin mengalami kerusakan akibat bencana tersebut,” ujarnya.  Sehingga menurutnya, ULP PLTD Lemang terpaksa melakukan jam nyala secara bergilir ke seluruh desa dan kecamatan setempat, sampai seluruh mesin dapat kembali normal seperti biasa.

Baca Juga:  PLN Sosialisasikan Aplikasi New PLN Mobile di Desa Salo Timur

“Kemarin kami perlu waktu perbaikan SKTM dan perbaikan mesin yang masih bisa operasi. Syukur rampung meskipun kami terpaksa melakukan jam nyala secara bergilir kepada seluruh pelanggan di sana, sampai kondisi mesin benar-benar normal kembali,” ungkapnya.

Sebenarnya, kata dia, suplai listrik semula berhasil dilakukan pihaknya sejak 25 Juli lalu. Namun ketika itu, daya mampu mesin baru mencapai 800 KW dengan beban 760 KW. Sementara total pemadaman tidak kurang dari 1.200 KW.

“Namun berkat kerja keras teman-teman di lapangan Ahad (28/7) hari ini, kami berhail memasukkan dua unit mesin ke sistem. Sehingga daya mampu mencapai 920 KW. Artinya ini melebihi dari target semula, sebesar 800 KW pascabencana kemarin,” ungkapnya.

Baca Juga:  Yayasan Baitul Maal PLN Salurkan Bantuan Anak Yatim, Dhuafa hingga Kaum Difabel

Seperti diketahui sebelum kejadian kebakaran beberapa hari lalu, PLTD Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, mampu memproduksi listrik sebesar 2 Megawatt.

Manager PLN UP3 Dumai Didik Krismanto kepada Riau Pos berharap besar dukungan masyarakat dan pihak terkait agar proses perbaikan dan pergantian pembangkit segera rampung dalam waktu yang singkat.

“Karena ini bencana, kami berharap seluruh pelanggan atau warga setempat dapat memaklumi situasi terkait. Mohon doa dan suport warga agar proses perbaikan kembali normal,” ujarnya.(wir)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari