Jumat, 29 Mei 2026
- Advertisement -

Bebaskan Bumi Palestina, ACT Luncurkan KKIPP

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Bantu pembebasan Palestina, Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan Komite Kemanusiaan Internasional Pembebasan Palestina (KKIPP), Kamis (27/5).

Pjs Kepala Cabang ACT Riau  Wahyu Fitra Suryanda mengungkapkan, KKIPP adalah langkah konkret yang serius sebagai upaya-upaya lain dari gerakan sosial kemanusian (civil society) sebagai wujud ikhtiar dalam membantu pembebasan Palestina yang dijajah oleh Israel.

"Semoga gerakan pembebasan Palestina ini bisa terwujud. Adapun KKIPP ini diinisiasi oleh ACT, dan hari ini juga berlangsung peluncuran di cabang-cabang ACT di kota lainnya," kata Wahyu.

Dalam agenda ini, turut hadir Humas Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Provinsi Riau Ustaz Muhammad Yunus Lubis Lc Ma, dan Ketua Harian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau Zulhusni Domo.

Baca Juga:  Bupati Tegaskan Infrastruktur Semakin Baik Halalbihalal Perka Rohil-Bengkalis

Zulhusni mengatakan, membicarakan masalah Palestina adalah berbicara tentang masalah Indonesia. Di awal Indonesia Merdeka, Palestina adalah satu dari negara-negara Arab yang mendukung kemerdekaan Indonesia. "Yang pertama mendukung kita kemarin bukan Eropa, Cina, Amerika, tapi negara-negara Arab seperti Mesir dan Palestina," jelasnya.

Oleh karena itu, sebagai seroang muslim dan Bangsa Indonesia, sudah sewajarnya turut bersimpati terhadap Palestina yang memperjuangkan kemerdekaannya saat ini, dengan memanjatkan doa, dan menyumbangkan sebagian harta untuk Palestina.

"Mari kita berikan bantuan ke Palestina melalui lembaga kemanusiaan terpercaya seperti ACT. Pertama doa, dan kedua bantuan. Kita belum bisa jihad langsung ke Palestina, tapi kita bisa berjihad melalui harta, tulisan, dan lainnya. Akan sangat disayangkan jika ada oknum yang menyatakan bahwa urusan Palestina tidak ada urusannya untuk Indonesia, nauzubilah," tukasnya.

Baca Juga:  Beberapa Kabupaten Masih Terbakar

Sementara itu, Humas Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Provinsi Riau Ustaz Muhammad Yunus Lubis Lc Ma mengatakan sangat mendukung dengan kehadiran KKIPP. Menurutnya baik umat Islam maupun lintas agama untuk saling bersinergi dalam membantu Palestina, dengan memberikan dukungan baik moral maupun moril.

"Dengan demikian, apa yang mereka rasakan, secara tidak langsung bisa kira rasakan. Melalui media-media yang sudah menayangkan langsung dari Palestina, yang tak kalah penting adalah, teman-teman media juga harus memberikan informasi suguhan mengedukasi sehingga terus di-update," ujarnya.

Menurut Yunus, hal tersebut akan menambah semgat bagi generasi saat ini, dan paham akan sejarah.

Laporan: Mujawaroh Annafi
Editor: Rinaldi

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Bantu pembebasan Palestina, Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan Komite Kemanusiaan Internasional Pembebasan Palestina (KKIPP), Kamis (27/5).

Pjs Kepala Cabang ACT Riau  Wahyu Fitra Suryanda mengungkapkan, KKIPP adalah langkah konkret yang serius sebagai upaya-upaya lain dari gerakan sosial kemanusian (civil society) sebagai wujud ikhtiar dalam membantu pembebasan Palestina yang dijajah oleh Israel.

"Semoga gerakan pembebasan Palestina ini bisa terwujud. Adapun KKIPP ini diinisiasi oleh ACT, dan hari ini juga berlangsung peluncuran di cabang-cabang ACT di kota lainnya," kata Wahyu.

Dalam agenda ini, turut hadir Humas Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Provinsi Riau Ustaz Muhammad Yunus Lubis Lc Ma, dan Ketua Harian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau Zulhusni Domo.

Baca Juga:  H-2 AMJ Gubernur Riau, SK Pj Gubri Belum Keluar

Zulhusni mengatakan, membicarakan masalah Palestina adalah berbicara tentang masalah Indonesia. Di awal Indonesia Merdeka, Palestina adalah satu dari negara-negara Arab yang mendukung kemerdekaan Indonesia. "Yang pertama mendukung kita kemarin bukan Eropa, Cina, Amerika, tapi negara-negara Arab seperti Mesir dan Palestina," jelasnya.

- Advertisement -

Oleh karena itu, sebagai seroang muslim dan Bangsa Indonesia, sudah sewajarnya turut bersimpati terhadap Palestina yang memperjuangkan kemerdekaannya saat ini, dengan memanjatkan doa, dan menyumbangkan sebagian harta untuk Palestina.

"Mari kita berikan bantuan ke Palestina melalui lembaga kemanusiaan terpercaya seperti ACT. Pertama doa, dan kedua bantuan. Kita belum bisa jihad langsung ke Palestina, tapi kita bisa berjihad melalui harta, tulisan, dan lainnya. Akan sangat disayangkan jika ada oknum yang menyatakan bahwa urusan Palestina tidak ada urusannya untuk Indonesia, nauzubilah," tukasnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Sambangi Markas TNI di Dumai, Irjen Iqbal Sampaikan Pujian

Sementara itu, Humas Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Provinsi Riau Ustaz Muhammad Yunus Lubis Lc Ma mengatakan sangat mendukung dengan kehadiran KKIPP. Menurutnya baik umat Islam maupun lintas agama untuk saling bersinergi dalam membantu Palestina, dengan memberikan dukungan baik moral maupun moril.

"Dengan demikian, apa yang mereka rasakan, secara tidak langsung bisa kira rasakan. Melalui media-media yang sudah menayangkan langsung dari Palestina, yang tak kalah penting adalah, teman-teman media juga harus memberikan informasi suguhan mengedukasi sehingga terus di-update," ujarnya.

Menurut Yunus, hal tersebut akan menambah semgat bagi generasi saat ini, dan paham akan sejarah.

Laporan: Mujawaroh Annafi
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Bantu pembebasan Palestina, Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan Komite Kemanusiaan Internasional Pembebasan Palestina (KKIPP), Kamis (27/5).

Pjs Kepala Cabang ACT Riau  Wahyu Fitra Suryanda mengungkapkan, KKIPP adalah langkah konkret yang serius sebagai upaya-upaya lain dari gerakan sosial kemanusian (civil society) sebagai wujud ikhtiar dalam membantu pembebasan Palestina yang dijajah oleh Israel.

"Semoga gerakan pembebasan Palestina ini bisa terwujud. Adapun KKIPP ini diinisiasi oleh ACT, dan hari ini juga berlangsung peluncuran di cabang-cabang ACT di kota lainnya," kata Wahyu.

Dalam agenda ini, turut hadir Humas Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Provinsi Riau Ustaz Muhammad Yunus Lubis Lc Ma, dan Ketua Harian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau Zulhusni Domo.

Baca Juga:  Gubri Syamsuar Raih Penghargaan Manggala Karya Kencana 2022 dari BKKBN

Zulhusni mengatakan, membicarakan masalah Palestina adalah berbicara tentang masalah Indonesia. Di awal Indonesia Merdeka, Palestina adalah satu dari negara-negara Arab yang mendukung kemerdekaan Indonesia. "Yang pertama mendukung kita kemarin bukan Eropa, Cina, Amerika, tapi negara-negara Arab seperti Mesir dan Palestina," jelasnya.

Oleh karena itu, sebagai seroang muslim dan Bangsa Indonesia, sudah sewajarnya turut bersimpati terhadap Palestina yang memperjuangkan kemerdekaannya saat ini, dengan memanjatkan doa, dan menyumbangkan sebagian harta untuk Palestina.

"Mari kita berikan bantuan ke Palestina melalui lembaga kemanusiaan terpercaya seperti ACT. Pertama doa, dan kedua bantuan. Kita belum bisa jihad langsung ke Palestina, tapi kita bisa berjihad melalui harta, tulisan, dan lainnya. Akan sangat disayangkan jika ada oknum yang menyatakan bahwa urusan Palestina tidak ada urusannya untuk Indonesia, nauzubilah," tukasnya.

Baca Juga:  Sambangi Markas TNI di Dumai, Irjen Iqbal Sampaikan Pujian

Sementara itu, Humas Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Provinsi Riau Ustaz Muhammad Yunus Lubis Lc Ma mengatakan sangat mendukung dengan kehadiran KKIPP. Menurutnya baik umat Islam maupun lintas agama untuk saling bersinergi dalam membantu Palestina, dengan memberikan dukungan baik moral maupun moril.

"Dengan demikian, apa yang mereka rasakan, secara tidak langsung bisa kira rasakan. Melalui media-media yang sudah menayangkan langsung dari Palestina, yang tak kalah penting adalah, teman-teman media juga harus memberikan informasi suguhan mengedukasi sehingga terus di-update," ujarnya.

Menurut Yunus, hal tersebut akan menambah semgat bagi generasi saat ini, dan paham akan sejarah.

Laporan: Mujawaroh Annafi
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari