25.2 C
Pekanbaru
Rabu, 2 April 2025
spot_img

Sepekan Operasi, Temukan 6.795 Pelanggaran

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2024. Operasi yang dimulai sejak 15 Juli lalu ini berlangsung selama 14 hari. Sepekan pelaksanaan operasi tercatat ada 6.795 pelanggaran, Senin (22/7).

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karbianto mengatakan, operasi tersebut meliputi kegiatan preemtif, preventif dan penegakan hukum. Sepekan operasi, bila dibanding pada tahun sebelumnya terjadi peningkatan pelanggaran.

Dijelaskan dia, untuk satgas preemtif mencatat peningkatan kegiatan pada hari ke-7 operasi tahun 2024 dengan total 77.241 kegiatan, naik 15.291 dari 61.950 kegiatan pada tahun 2023. Kegiatan ini dilakukan oleh Satgas Preemtif di bawah pengawasan pihak kepolisian.

“Kegiatan berupa sosialisasi, edukasi dan lainnya sebagainya yang dilaksanakan di Pekanbaru dan sekitarnya. Peningkatan ini diakibatkan oleh upaya peningkatan kesadaran masyarakat serta intensifikasi kampanye kese­lamatan oleh Satgas,” sebut Kombes Anom.

Baca Juga:  Pekanbaru Ditetapkan PPKM Mikro Diperketat, Ini Ketentuannya

Selain itu, polisi juga melakukan peningkatan kegiatan penyuluhan dan pemasangan materi kampanye keselamatan. Jumlah kegiatan penyuluhan meningkat dari 38.484 kegiatan pada tahun 2023 menjadi 48.319 kegiatan pada 2024.

“Sementara pemasangan materi edukasi keselamatan lalu lintas naik dari 23.466 menjadi 28.299 kegiatan pada tahun ini,” terangnya.

Satgas Preventif juga mencatat peningkatan kegiatan dengan total 31.308 kegiatan pada tahun 2024, naik 2.531 dari 28.777 kegiatan pada tahun 2023. Hal ini sebagai upaya dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban lalu lintas di Kota Pekanbaru.

Sedangkan untuk kegiatan pengaturan lalu lintas meningkat dari 10.724 pada tahun 2023 menjadi 11.812 pada tahun 2024. Kegiatan penjagaan naik dari 7.262 menjadi 7.609, pengawalan naik dari 139 menjadi 148, dan patroli meningkat dari 10.652 menjadi 11.739 kegiatan.

- Advertisement -
Baca Juga:  59 Orang Lulus Seleksi Administrasi Calon Anggota KI

“Satgas Gakkum mencatat peningkatan pelanggaran dari 4.974 pada tahun 2023 menjadi 6.795 pada tahun 2024, naik 1.821 pelanggaran. Dijalankan oleh Satgas Gakkum dengan dukungan kepolisian setempat,” paparnya

Sedangkan untuk tindakan tilang juga mengalami peningkatan. Dari 1.414 pada tahun 2023 menjadi 1.883 pada tahun 2024. Untuk teguran naik dari 3.560 menjadi 4.912 teguran. Pada hari ke-7 operasi tahun 2024, tercatat 7 kasus kecelakaan lalu lintas di Pekanbaru.

“Dengan rincian 3 orang meninggal dunia, 2 orang luka berat, 4 orang luka ringan, dan kerugian materi sebesar Rp112 juta. Peningkatan kegiatan dan penegakan hukum ini menunjukkan komitmen Satgas dan kepolisian dalam meningkatkan keselamatan dan ketertiban di jalan raya di Riau,” pungkasnya.(gem)

Laporan AFIAT ANANDA, Pekanbaru

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

BERITA LAINNYA

Genangan Tak Surut, Warga Keluhkan Kerusakan Jalan Lintas Siak-Tanjung Buton

Selama dua bulan terakhir, Jalan Lintas Siak-Tanjung Buton di perbatasan Kampung Dosan, Kecamatan Pusako, dengan Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, masih tergenang air.

Hujan Ringan hingga Sedang Diprediksi Guyur Riau Saat Malam Takbiran

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprediksi hujan ringan hingga sedang akan mengguyur sejumlah wilayah di Riau pada malam Takbiran Idulfitri 1446 H, yang jatuh pada Ahad (30/3/2025).

Bandara SSK II Pekanbaru Buka Rute Baru ke Padang dan Rengat, Mudahkan Akses Mudik

Penerbangan perdana rute Pekanbaru-Padang dilaksanakan pada Rabu, 26 Maret 2025, pukul 07:00 WIB dan dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Radityo Ari Purwoko, General Manager Bandara SSK II, Roni Rakhmat SSTP MSi

Gubernur Riau Abdul Wahid Gelar Open House Idulfitri, Ajak Masyarakat Jalin Silaturahmi

Gubernur Riau, Abdul Wahid, menjelaskan bahwa open house ini terbuka bagi semua kalangan tanpa ada pembatasan. Masyarakat umum dipersilakan untuk hadir dan berinteraksi langsung dengan dirinya, Wakil Gubernur, kepala OPD, serta warga lainnya.