Jumat, 4 September 2026
- Advertisement -

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Riau Terendah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kementerian Kesehatan RI merilis data tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di seluruh provinsi se-Indonesia. Hasilnya, data per 22 September 2020 pukul 17.00 wib, didapati bahwa Provinsi Riau menjadi provinsi dengan tingkat kesembuhan terendah. 

Dimana, persentase kesembuhan pasien Covid-19 di Bumi Lancang Kuning hanya 41 persen. Disusul Provinsi Aceh di peringkat kedua terendah dengan 47 persen.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi V DPRD Riau Ade Hartati yang membidangi kesehatan mengaku miris atas kondisi yang terjadi saat ini. Menurut dia, hal itu disebabkan tidak adanya perencanaan atau langkah antisipasi Pemprov Riau dalam menghadapi pandemi ini. 

“Banyak program dilakukan tidak konsisten dan berkesinambungan (sporadis ). Contoh, bagi-bagi masker yang hanya dilakukan pada kondisi-kondisi tertentu,” ungkap Ade Hartati kepada Riaupos.co, Selasa (22/9/2020) malam.

Baca Juga:  Bupati Ucapkan Terima Kasih

Selain itu, Ade juga menilai koordinasi lintas pemerintahan otonomi di Provinsi Riau lemah. Hal tersebut dibuktikan dengan tidak adanya program terintegrasi dengan kabupaten/kota yang dilakukan oleh pemprov. 

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mencontohkan, kebijakan swab test massal yang harusnya dilakukan oleh pemprov di daerah episentrum pandemi baru. Seperti Kota Pekanbaru. Namun itu tidak dilakukan. 

Bahkan dilihat dari 3 kali recofusing anggaran tahap pertama, lanjut dia, sama sekali belum menyentuh masalah substansi. Realisasi kecil dapat dilihat dari pengadaan alat pelindung diri dan alat habis pakai kesehatan lainnya seperti masker, rapid dan swab test.

 

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

Baca Juga:  Seleksi Skuad Angkat Besi SEAG di Pra-PON 

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kementerian Kesehatan RI merilis data tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di seluruh provinsi se-Indonesia. Hasilnya, data per 22 September 2020 pukul 17.00 wib, didapati bahwa Provinsi Riau menjadi provinsi dengan tingkat kesembuhan terendah. 

Dimana, persentase kesembuhan pasien Covid-19 di Bumi Lancang Kuning hanya 41 persen. Disusul Provinsi Aceh di peringkat kedua terendah dengan 47 persen.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi V DPRD Riau Ade Hartati yang membidangi kesehatan mengaku miris atas kondisi yang terjadi saat ini. Menurut dia, hal itu disebabkan tidak adanya perencanaan atau langkah antisipasi Pemprov Riau dalam menghadapi pandemi ini. 

“Banyak program dilakukan tidak konsisten dan berkesinambungan (sporadis ). Contoh, bagi-bagi masker yang hanya dilakukan pada kondisi-kondisi tertentu,” ungkap Ade Hartati kepada Riaupos.co, Selasa (22/9/2020) malam.

Baca Juga:  OTT KPK di Riau, Gubernur Abdul Wahid dan 9 Orang Lain Diamankan dalam Operasi Senyap

Selain itu, Ade juga menilai koordinasi lintas pemerintahan otonomi di Provinsi Riau lemah. Hal tersebut dibuktikan dengan tidak adanya program terintegrasi dengan kabupaten/kota yang dilakukan oleh pemprov. 

- Advertisement -

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mencontohkan, kebijakan swab test massal yang harusnya dilakukan oleh pemprov di daerah episentrum pandemi baru. Seperti Kota Pekanbaru. Namun itu tidak dilakukan. 

Bahkan dilihat dari 3 kali recofusing anggaran tahap pertama, lanjut dia, sama sekali belum menyentuh masalah substansi. Realisasi kecil dapat dilihat dari pengadaan alat pelindung diri dan alat habis pakai kesehatan lainnya seperti masker, rapid dan swab test.

- Advertisement -

 

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

Baca Juga:  Silpa APBD Riau 2018 Capai Rp68 M

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kementerian Kesehatan RI merilis data tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di seluruh provinsi se-Indonesia. Hasilnya, data per 22 September 2020 pukul 17.00 wib, didapati bahwa Provinsi Riau menjadi provinsi dengan tingkat kesembuhan terendah. 

Dimana, persentase kesembuhan pasien Covid-19 di Bumi Lancang Kuning hanya 41 persen. Disusul Provinsi Aceh di peringkat kedua terendah dengan 47 persen.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi V DPRD Riau Ade Hartati yang membidangi kesehatan mengaku miris atas kondisi yang terjadi saat ini. Menurut dia, hal itu disebabkan tidak adanya perencanaan atau langkah antisipasi Pemprov Riau dalam menghadapi pandemi ini. 

“Banyak program dilakukan tidak konsisten dan berkesinambungan (sporadis ). Contoh, bagi-bagi masker yang hanya dilakukan pada kondisi-kondisi tertentu,” ungkap Ade Hartati kepada Riaupos.co, Selasa (22/9/2020) malam.

Baca Juga:  Pelabuhan Roro Dumai-Melaka Segera Beroperasi

Selain itu, Ade juga menilai koordinasi lintas pemerintahan otonomi di Provinsi Riau lemah. Hal tersebut dibuktikan dengan tidak adanya program terintegrasi dengan kabupaten/kota yang dilakukan oleh pemprov. 

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mencontohkan, kebijakan swab test massal yang harusnya dilakukan oleh pemprov di daerah episentrum pandemi baru. Seperti Kota Pekanbaru. Namun itu tidak dilakukan. 

Bahkan dilihat dari 3 kali recofusing anggaran tahap pertama, lanjut dia, sama sekali belum menyentuh masalah substansi. Realisasi kecil dapat dilihat dari pengadaan alat pelindung diri dan alat habis pakai kesehatan lainnya seperti masker, rapid dan swab test.

 

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

Baca Juga:  Silpa APBD Riau 2018 Capai Rp68 M

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari