PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau resmi membuka pendaftaran seleksi terbuka atau asesmen bagi calon kepala sekolah tingkat SMA dan SMK negeri se-Provinsi Riau.
Pendaftaran seleksi jabatan kepala sekolah tersebut dibuka mulai 8 hingga 12 Januari 2026. Seleksi ini dilakukan untuk mengisi posisi kepala sekolah yang saat ini masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt).
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, menjelaskan bahwa pembukaan seleksi ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.
“Total ada 69 jabatan kepala sekolah yang akan diseleksi karena saat ini masih diisi oleh Plt,” ujar Erisman, Kamis (8/1).
Ia menegaskan, pengisian jabatan kepala sekolah ini merupakan bagian dari upaya memenuhi kebutuhan pimpinan satuan pendidikan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau sekaligus meningkatkan kinerja sekolah agar mencapai standar yang diharapkan.
“Sesuai arahan pimpinan, pengisian jabatan ini bertujuan meningkatkan kinerja satuan pendidikan di Provinsi Riau,” katanya.
Erisman menambahkan, berdasarkan pengumuman resmi Pemerintah Provinsi Riau yang ditandatangani Sekretaris Daerah Provinsi Riau dengan Nomor 800.1.2.6/Disdik/2026/1, tahapan pendaftaran dilakukan secara daring.
Pada tanggal 8–12 Januari 2026, calon peserta diwajibkan mengunggah seluruh persyaratan melalui platform Ruang GTK di laman https://guru.kemendikdasmen.go.id/.
Selanjutnya, penerimaan dan verifikasi berkas akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Riau pada 13–30 Januari 2026. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 9 Februari 2026 melalui platform Ruang GTK.
“Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh panitia seleksi,” jelas Erisman.
Pelaksanaan seleksi ini juga didorong oleh banyaknya jabatan kepala sekolah yang kosong akibat pensiun dan mutasi. Menurut Erisman, seleksi terbuka ini menjadi momentum penting untuk memperkuat mutu pendidikan menengah dan kejuruan di Provinsi Riau.
“Kami berharap kepala sekolah yang terpilih nantinya tidak hanya cakap secara administrasi, tetapi juga mampu menjadi inspirator dan pemimpin di lingkungan sekolahnya,” pungkasnya.(sol)


