Minggu, 6 April 2025
spot_img

BKSDA Operasi Pembersihan Jerat Babi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau Suharyono mengatakan, terkait soal kemunculan seekor Harimau Sumatera dewasa di kawasan tambang minyak Badan Operasional Bersama (BOB) PT Bumi Siak Pusako dan Pertamina sekitar kawasan taman nasional Zamrud, Kabupaten Siak, Riau, beberapa waktu lalu.

Untuk itu, BKSDA akan bekerja sama dengan pihak perusahaan akan memasang plang tanda-tanda peringatantempat perlintasan harimau dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

‘’Memasang tanda plang peringatan dan sosialisasi hati-hati di wilayah perlintasan harimau. Kita juga akan melakukan operasi pembersihan jerat babi yang akan membahayakan keberadaan harimau tersebut,” ujarnya, Senin (4/11).

Diberitakan sebelumnya, seekor Harimau Sumatera dewasa muncul di kawasan tambang minyak BOB PT Bumi Siak Pusako dan Pertamina sekitar kawasan taman nasional Zamrud, Kabupaten Siak, Riau.

Baca Juga:  Saksi Akui Permintaan Fee Miliaran Rupiah

Suharyono menjelaskan, beberapa hari sebelum kemunculan harimau juga pernah pernah terlihat oleh warga maupun petugas BBKSDA dan karyawan BOB yang tengah bekerja di lapangan.

‘’Daerah yang sering terlihat biasanya disebut lintasan satwa yang berdekatan dengan pos BBKSDA Riau. Wilayah tersebut berada pada lokasi sumur Zamrud 5 dan 6,” katanya.

Dengan kemunculan harimau itu, Suharyono meminta kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan anarkis. Dia mengimbau masyarakat apabila berjumpa kembali dengan harimau itu agar melapor ke petugas berwenang dan tidak melakukan tindakan sendiri.(dof)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau Suharyono mengatakan, terkait soal kemunculan seekor Harimau Sumatera dewasa di kawasan tambang minyak Badan Operasional Bersama (BOB) PT Bumi Siak Pusako dan Pertamina sekitar kawasan taman nasional Zamrud, Kabupaten Siak, Riau, beberapa waktu lalu.

Untuk itu, BKSDA akan bekerja sama dengan pihak perusahaan akan memasang plang tanda-tanda peringatantempat perlintasan harimau dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

‘’Memasang tanda plang peringatan dan sosialisasi hati-hati di wilayah perlintasan harimau. Kita juga akan melakukan operasi pembersihan jerat babi yang akan membahayakan keberadaan harimau tersebut,” ujarnya, Senin (4/11).

Diberitakan sebelumnya, seekor Harimau Sumatera dewasa muncul di kawasan tambang minyak BOB PT Bumi Siak Pusako dan Pertamina sekitar kawasan taman nasional Zamrud, Kabupaten Siak, Riau.

Baca Juga:  Nurhasan Zaidi: Mari Bersama Besarkan Ormas PUI di Riau

Suharyono menjelaskan, beberapa hari sebelum kemunculan harimau juga pernah pernah terlihat oleh warga maupun petugas BBKSDA dan karyawan BOB yang tengah bekerja di lapangan.

‘’Daerah yang sering terlihat biasanya disebut lintasan satwa yang berdekatan dengan pos BBKSDA Riau. Wilayah tersebut berada pada lokasi sumur Zamrud 5 dan 6,” katanya.

Dengan kemunculan harimau itu, Suharyono meminta kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan anarkis. Dia mengimbau masyarakat apabila berjumpa kembali dengan harimau itu agar melapor ke petugas berwenang dan tidak melakukan tindakan sendiri.(dof)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

BKSDA Operasi Pembersihan Jerat Babi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau Suharyono mengatakan, terkait soal kemunculan seekor Harimau Sumatera dewasa di kawasan tambang minyak Badan Operasional Bersama (BOB) PT Bumi Siak Pusako dan Pertamina sekitar kawasan taman nasional Zamrud, Kabupaten Siak, Riau, beberapa waktu lalu.

Untuk itu, BKSDA akan bekerja sama dengan pihak perusahaan akan memasang plang tanda-tanda peringatantempat perlintasan harimau dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

‘’Memasang tanda plang peringatan dan sosialisasi hati-hati di wilayah perlintasan harimau. Kita juga akan melakukan operasi pembersihan jerat babi yang akan membahayakan keberadaan harimau tersebut,” ujarnya, Senin (4/11).

Diberitakan sebelumnya, seekor Harimau Sumatera dewasa muncul di kawasan tambang minyak BOB PT Bumi Siak Pusako dan Pertamina sekitar kawasan taman nasional Zamrud, Kabupaten Siak, Riau.

Baca Juga:  Joget Lambak dan Pucuk Pisang Tampil di Pembukaan PKN 2020

Suharyono menjelaskan, beberapa hari sebelum kemunculan harimau juga pernah pernah terlihat oleh warga maupun petugas BBKSDA dan karyawan BOB yang tengah bekerja di lapangan.

‘’Daerah yang sering terlihat biasanya disebut lintasan satwa yang berdekatan dengan pos BBKSDA Riau. Wilayah tersebut berada pada lokasi sumur Zamrud 5 dan 6,” katanya.

Dengan kemunculan harimau itu, Suharyono meminta kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan anarkis. Dia mengimbau masyarakat apabila berjumpa kembali dengan harimau itu agar melapor ke petugas berwenang dan tidak melakukan tindakan sendiri.(dof)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau Suharyono mengatakan, terkait soal kemunculan seekor Harimau Sumatera dewasa di kawasan tambang minyak Badan Operasional Bersama (BOB) PT Bumi Siak Pusako dan Pertamina sekitar kawasan taman nasional Zamrud, Kabupaten Siak, Riau, beberapa waktu lalu.

Untuk itu, BKSDA akan bekerja sama dengan pihak perusahaan akan memasang plang tanda-tanda peringatantempat perlintasan harimau dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

‘’Memasang tanda plang peringatan dan sosialisasi hati-hati di wilayah perlintasan harimau. Kita juga akan melakukan operasi pembersihan jerat babi yang akan membahayakan keberadaan harimau tersebut,” ujarnya, Senin (4/11).

Diberitakan sebelumnya, seekor Harimau Sumatera dewasa muncul di kawasan tambang minyak BOB PT Bumi Siak Pusako dan Pertamina sekitar kawasan taman nasional Zamrud, Kabupaten Siak, Riau.

Baca Juga:  Empat Terpidana Kasus Pemilu Dieksekusi JPU

Suharyono menjelaskan, beberapa hari sebelum kemunculan harimau juga pernah pernah terlihat oleh warga maupun petugas BBKSDA dan karyawan BOB yang tengah bekerja di lapangan.

‘’Daerah yang sering terlihat biasanya disebut lintasan satwa yang berdekatan dengan pos BBKSDA Riau. Wilayah tersebut berada pada lokasi sumur Zamrud 5 dan 6,” katanya.

Dengan kemunculan harimau itu, Suharyono meminta kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan anarkis. Dia mengimbau masyarakat apabila berjumpa kembali dengan harimau itu agar melapor ke petugas berwenang dan tidak melakukan tindakan sendiri.(dof)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari