Sabtu, 2 Maret 2024

KPU di Riau Mulai Distribusikan Logistik Pemilu

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Semakin dekatnya waktu pelaksanaan pemilu serentak 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi telah mulai mendistribusikan logistik ke tingkat kecamatan, Sabtu (10/2). Distribusi logistik tersebut dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Pelepasan pendistribusian logistik dilakukan dari gudang yang dimanfaatkan untuk penempatan logistik di Gedung Olahraga (GOR) Batu Enam yang terletak di Kepenghuluan Batang Punak Meranti, Bangko, Rohil.

Asisten I Setdakab Rohil Ferry H Parya memimpin pelepasan logistik, didampingi Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto, pihak KPU Rohil dan Dandim 0321/Rohil, Letkol Kav Nugraha Yudha Prawiranegara. Kapolres Rohil AKBP Andrian menyebutkan kehadiran polisi sebagai pihak yang berperan memastikan keamanan kegiatan distribusi logistik berjalan dengan baik dan lancar.

“Adapun logistik pemilu yang didistribusikan berupa kotak suara pemilu 2024. Untuk itu kami mengerahkan anggota untuk melakukan pengawalan distribusi hingga logistik sampai ke tempat penyimpanan,” kata Andrian. Andrian mengatakan, distribusi logistik tahap pertama ini diperuntukkan ke enam kecamatan. Dimana untuk setiap kecamatan dikawal oleh sejumlah anggota kepolisian berseragam lengkap.

Enam kecamatan itu adalah Kecamatan Bagan Sinembah Raya dengan logistik yang dikirim 300 kotak suara untuk 60 TPS, Simpang Kanan 420 kotak suara untuk 84 TPS. Kemudian Kecamatan Pujud 445 kotak suara untuk 89 TPS, Balai Jaya 800 kotak suara untuk 160 TPS, Bagan Sinembah 910 kotak suara untuk 182 TPS dan Tanjung Medan 540 kotak suara untuk 108 TPS.

“Total logistik yang bergeser pada kelompok pertama sebanyak 3.619 kotak suara. Logistik itu dibawa dengan 35 unit coltdiesel,” katanya. Sesampai di kecamatan, logistik itu dijemput oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panwascam kecamatan.

- Advertisement -

“Untuk proses pengawalan dilakukan kapolsek dan personel di wilayah masing-masing,” kata Andrian. Selanjutkan logistik pemilu akan disimpan di kantor PPK kecamatan, sebelum didistribusikan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) masing-masing sesuai jadwal telah ditentukan.

Sementara itu di Pekanbaru, KPU Kota Pekanbaru mulai mendistribusikan logistik Pemilu 2024. Sesuai jadwalnya distribusi logistik selama dua hari dimulai dengan hari ini, Senin (12/2). Hal itu seperti disampaikan Ketua KPU Pekanbaru Anton Merciyanto. Logistik Pemilu didistribusikan di panitia pemungutan suara (PPS).

- Advertisement -
Baca Juga:  Ini 6 Tokoh Penentu Pilpres 2024, Siapa Saja?

“Mulai hari ini distibusi logistik dilakukan. Artinya dua hari ya untuk distribusinya, Senin (12/2) dari pagi hingga sore dan hari kedua pada Selasa (13/2) berlangsung hingga siangnya,” ujar Anton, Ahad (11/2). Dikatakannya, logistik tersebut akan menginap satu hari di gudang PPS yang ada di kelurahan. Kecuali untuk distribusi yang hari kedua logistik tidak ada diinapkan lagi.

“Distribusi logistiknya sampai di gudang PPS, yang rata-rata ada di kantor kelurahan masing-masing. Kemudian didistribusikan kembali langsung ke tempat TPS,” tambahnya.

Di Kuansing, sebanyak 5.030 kotak suara sudah dan akan didistribusikan ke seluruh kecamatan yang ada di Kuansing. Dari jumlah itu, terdiri dari 1.006 TPS. Menurut Ketua KPU Kuansing, Irwan Yuhendi didampingi Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi dan SDM KPU Kuansing, Wigati Iswandhiari menyebutkan bahwa Logistik Pemilu 2024 didistribusikan dimulai pada tanggal 9 Februari 2024.

“Iya. Untuk Kecamatan Pucuk Rantau, Hulu Kuantan, Logas Tanah Darat dan Singingi Hilir kami distribusikan pada tanggal 9 Februari. Tanggal 10 Februari dilanjutkan ke Kecamatan Gunung Toar, Kuantan Mudik, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang, Inuman dan Cerenti. Irwan menyebutkan, hingga hari ini belum ada laporan dan permasalahan terkait kotak suara yang sudah sampai di kecamatan. Dia berharap, tahap awal pendistribusian di Kuansing berjalan lancar.

Ia memberi apresiasi pada kepolisian, TNI dan semua yang ikut membantu.(fad/ilo/yas)ujarnya.luruh pihak yang telah membantu proses pendistribusian ini. Semoga berjalan lancar hingga pencoblosan tanggal 14 Februari nanti,” kata Irwan.

Kapolres Kuansing, AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK MH, dalam amanatnya mengatakan bahwa jaminan keamanan untuk seluruh personil pengamanan itu tanggung jawab pihak keamanan.

“Ini tanggungjawab kami, oleh sebab itu, jangan ragu untuk melakukan pengawasan selagi tidak menyalahi aturan perundang – undangan. Kami Polri masuk ke dalam Sentra Gakkumdu, namun apapun tindakan yang melanggar peraturan perundangan , POLRI akan tindak tegas,” kata Kapolres.

Selain itu, Ketua Bawaslu Kuansing, Mardius Adi Saputra SH MH menyebutkan bahwa terhitung tanggal 11-13 Februari 2024 masuk kedalam Tahapan pengawasan masa tenang, tahapan ini merupakan tahapan dimana tidak ada aktivitas oleh peserta Pemilu.

Baca Juga:  Posisi Presiden dalam Pemilihan Umum

“Ini meruapakan tahapan yang paling rawan pelanggaran. Jika ada pelanggaran, laporkan. Kami akan memproses jika mencukupi alat bukti yang kuat,” kata Mardius Adi.

Terkait alat peraga kampanye, Mardius Adi menyebutkan bahwa di Kuansing tidak ada lagi spanduk dan baliho yang terpasang. Karena tim sudah menurunkan seluruh alat peraga kampanye.

Sementara itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Meranti telah mulai mendistribusikan logistik Pemilu 2024 ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sejumlah kecamatan dari sembilan kecamatan yang tersebar pada, Sabtu (10/2/2024) malam.

Pendistribusian tahap pertama itu mencakup empat kecamatan yang tediri dari Kecamatan Tasik Putri Puyu, Merbau, Pulau Merbau dan Rangsang Barat Kabuapaten Kepulauan Meranati. Demikian disampaikan Ketua KPU Kepulauan Meranti Abu Hamid kepada Riau Pos, Ahad (11/2/2024) siang.

“Pendistribusian berlangsung aman dan lancar. Proses didampingi oleh Bawaslu, aparat kepolisian dan pihak-pihak terkait,” ujarnya. Rinci Hamid untuk Kecamatan Tasik Putri Puyu logistik meliputi 315 kotak suara, 252 bilik suara, 15 box kontainer c hasil, 1 box kontainer rekap untuk 63 TPS.

Sementara untuk Kecamatan Merbau terdapat 255 kotak suara, 205 bilik suara, 10 box kontainer c hasil, dan 1 box kontainer rekap. Lanjut Kecamatan Pulau Merbau terdiri daro 275 kotak suara, 220 bilik suara, 10 box kontainer c hasil, dan 1 box kontainer rekap. Terakhir di Kecamatan Rangsang Barat, dengan jumlah 340 kotak suara, 272 bilik suara, 15 box kontainer c hasil dab 1 box kontainer rekap.

Seluruh logistik tahap pertama kata Hamid disalurkan menggunakan enam truk pengangkut menuju pelabuhan Jawi-Jawi Kecamatan Tebingtinggi. Setiap pergerakan pendistribusian dikawal ketat oleh personil pengawalan Sat Lantas dan Sat Samapta Polres Kepulauan Meranti. Barang logistik tiba di Pelabuhan Jawi-Jawi dan langsung dimuat ke Kapal Angkutan Laut KM. SUNLY JAYA.

“Semenfara itu untuk pendistribusian tahap kedua akan berlangsung hari ini. Perlu di ketahui Pendistribusian logistik ini menjadi langkah awal untuk mempersiapkan pelaksanaan Pemilu 2024 dengan baik dan lancar,” beber Hamid.(fad/ilo/kas/wir)

Laporan TIM RIAUPOS

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Semakin dekatnya waktu pelaksanaan pemilu serentak 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi telah mulai mendistribusikan logistik ke tingkat kecamatan, Sabtu (10/2). Distribusi logistik tersebut dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Pelepasan pendistribusian logistik dilakukan dari gudang yang dimanfaatkan untuk penempatan logistik di Gedung Olahraga (GOR) Batu Enam yang terletak di Kepenghuluan Batang Punak Meranti, Bangko, Rohil.

Asisten I Setdakab Rohil Ferry H Parya memimpin pelepasan logistik, didampingi Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto, pihak KPU Rohil dan Dandim 0321/Rohil, Letkol Kav Nugraha Yudha Prawiranegara. Kapolres Rohil AKBP Andrian menyebutkan kehadiran polisi sebagai pihak yang berperan memastikan keamanan kegiatan distribusi logistik berjalan dengan baik dan lancar.

“Adapun logistik pemilu yang didistribusikan berupa kotak suara pemilu 2024. Untuk itu kami mengerahkan anggota untuk melakukan pengawalan distribusi hingga logistik sampai ke tempat penyimpanan,” kata Andrian. Andrian mengatakan, distribusi logistik tahap pertama ini diperuntukkan ke enam kecamatan. Dimana untuk setiap kecamatan dikawal oleh sejumlah anggota kepolisian berseragam lengkap.

Enam kecamatan itu adalah Kecamatan Bagan Sinembah Raya dengan logistik yang dikirim 300 kotak suara untuk 60 TPS, Simpang Kanan 420 kotak suara untuk 84 TPS. Kemudian Kecamatan Pujud 445 kotak suara untuk 89 TPS, Balai Jaya 800 kotak suara untuk 160 TPS, Bagan Sinembah 910 kotak suara untuk 182 TPS dan Tanjung Medan 540 kotak suara untuk 108 TPS.

“Total logistik yang bergeser pada kelompok pertama sebanyak 3.619 kotak suara. Logistik itu dibawa dengan 35 unit coltdiesel,” katanya. Sesampai di kecamatan, logistik itu dijemput oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panwascam kecamatan.

“Untuk proses pengawalan dilakukan kapolsek dan personel di wilayah masing-masing,” kata Andrian. Selanjutkan logistik pemilu akan disimpan di kantor PPK kecamatan, sebelum didistribusikan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) masing-masing sesuai jadwal telah ditentukan.

Sementara itu di Pekanbaru, KPU Kota Pekanbaru mulai mendistribusikan logistik Pemilu 2024. Sesuai jadwalnya distribusi logistik selama dua hari dimulai dengan hari ini, Senin (12/2). Hal itu seperti disampaikan Ketua KPU Pekanbaru Anton Merciyanto. Logistik Pemilu didistribusikan di panitia pemungutan suara (PPS).

Baca Juga:  1.600 Personel BKO Amankan Pemilu

“Mulai hari ini distibusi logistik dilakukan. Artinya dua hari ya untuk distribusinya, Senin (12/2) dari pagi hingga sore dan hari kedua pada Selasa (13/2) berlangsung hingga siangnya,” ujar Anton, Ahad (11/2). Dikatakannya, logistik tersebut akan menginap satu hari di gudang PPS yang ada di kelurahan. Kecuali untuk distribusi yang hari kedua logistik tidak ada diinapkan lagi.

“Distribusi logistiknya sampai di gudang PPS, yang rata-rata ada di kantor kelurahan masing-masing. Kemudian didistribusikan kembali langsung ke tempat TPS,” tambahnya.

Di Kuansing, sebanyak 5.030 kotak suara sudah dan akan didistribusikan ke seluruh kecamatan yang ada di Kuansing. Dari jumlah itu, terdiri dari 1.006 TPS. Menurut Ketua KPU Kuansing, Irwan Yuhendi didampingi Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi dan SDM KPU Kuansing, Wigati Iswandhiari menyebutkan bahwa Logistik Pemilu 2024 didistribusikan dimulai pada tanggal 9 Februari 2024.

“Iya. Untuk Kecamatan Pucuk Rantau, Hulu Kuantan, Logas Tanah Darat dan Singingi Hilir kami distribusikan pada tanggal 9 Februari. Tanggal 10 Februari dilanjutkan ke Kecamatan Gunung Toar, Kuantan Mudik, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang, Inuman dan Cerenti. Irwan menyebutkan, hingga hari ini belum ada laporan dan permasalahan terkait kotak suara yang sudah sampai di kecamatan. Dia berharap, tahap awal pendistribusian di Kuansing berjalan lancar.

Ia memberi apresiasi pada kepolisian, TNI dan semua yang ikut membantu.(fad/ilo/yas)ujarnya.luruh pihak yang telah membantu proses pendistribusian ini. Semoga berjalan lancar hingga pencoblosan tanggal 14 Februari nanti,” kata Irwan.

Kapolres Kuansing, AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK MH, dalam amanatnya mengatakan bahwa jaminan keamanan untuk seluruh personil pengamanan itu tanggung jawab pihak keamanan.

“Ini tanggungjawab kami, oleh sebab itu, jangan ragu untuk melakukan pengawasan selagi tidak menyalahi aturan perundang – undangan. Kami Polri masuk ke dalam Sentra Gakkumdu, namun apapun tindakan yang melanggar peraturan perundangan , POLRI akan tindak tegas,” kata Kapolres.

Selain itu, Ketua Bawaslu Kuansing, Mardius Adi Saputra SH MH menyebutkan bahwa terhitung tanggal 11-13 Februari 2024 masuk kedalam Tahapan pengawasan masa tenang, tahapan ini merupakan tahapan dimana tidak ada aktivitas oleh peserta Pemilu.

Baca Juga:  Cutra Andika Kejar M Maliki

“Ini meruapakan tahapan yang paling rawan pelanggaran. Jika ada pelanggaran, laporkan. Kami akan memproses jika mencukupi alat bukti yang kuat,” kata Mardius Adi.

Terkait alat peraga kampanye, Mardius Adi menyebutkan bahwa di Kuansing tidak ada lagi spanduk dan baliho yang terpasang. Karena tim sudah menurunkan seluruh alat peraga kampanye.

Sementara itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Meranti telah mulai mendistribusikan logistik Pemilu 2024 ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sejumlah kecamatan dari sembilan kecamatan yang tersebar pada, Sabtu (10/2/2024) malam.

Pendistribusian tahap pertama itu mencakup empat kecamatan yang tediri dari Kecamatan Tasik Putri Puyu, Merbau, Pulau Merbau dan Rangsang Barat Kabuapaten Kepulauan Meranati. Demikian disampaikan Ketua KPU Kepulauan Meranti Abu Hamid kepada Riau Pos, Ahad (11/2/2024) siang.

“Pendistribusian berlangsung aman dan lancar. Proses didampingi oleh Bawaslu, aparat kepolisian dan pihak-pihak terkait,” ujarnya. Rinci Hamid untuk Kecamatan Tasik Putri Puyu logistik meliputi 315 kotak suara, 252 bilik suara, 15 box kontainer c hasil, 1 box kontainer rekap untuk 63 TPS.

Sementara untuk Kecamatan Merbau terdapat 255 kotak suara, 205 bilik suara, 10 box kontainer c hasil, dan 1 box kontainer rekap. Lanjut Kecamatan Pulau Merbau terdiri daro 275 kotak suara, 220 bilik suara, 10 box kontainer c hasil, dan 1 box kontainer rekap. Terakhir di Kecamatan Rangsang Barat, dengan jumlah 340 kotak suara, 272 bilik suara, 15 box kontainer c hasil dab 1 box kontainer rekap.

Seluruh logistik tahap pertama kata Hamid disalurkan menggunakan enam truk pengangkut menuju pelabuhan Jawi-Jawi Kecamatan Tebingtinggi. Setiap pergerakan pendistribusian dikawal ketat oleh personil pengawalan Sat Lantas dan Sat Samapta Polres Kepulauan Meranti. Barang logistik tiba di Pelabuhan Jawi-Jawi dan langsung dimuat ke Kapal Angkutan Laut KM. SUNLY JAYA.

“Semenfara itu untuk pendistribusian tahap kedua akan berlangsung hari ini. Perlu di ketahui Pendistribusian logistik ini menjadi langkah awal untuk mempersiapkan pelaksanaan Pemilu 2024 dengan baik dan lancar,” beber Hamid.(fad/ilo/kas/wir)

Laporan TIM RIAUPOS

 

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari