Minggu, 6 April 2025
spot_img

Akar Rumput PDIP Tolak Anak dan Mantu Jokowi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – DPP PDI Perjuangan menilai penolakan akar rumput terhadap pencalonan Bobby Nasution dan Gibran Rakabuming Raka di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 merupakan hal yang biasa.

Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat menilai dinamika yang terjadi di internal PDIP Medan dan Solo merupakan hal yang wajar di alam demokrasi. Namun, Djarot mengingatkan bahwa proses pencalonan calon kepala daerah masih panjang.

"Dinamika pasti terjadi, biarkan berproses secara baik. Karena partai punya mekanisme yang nantinya akan memberikan rekomendasi dan menugaskan siapa saja calon dari PDIP," kata Djarot di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Rabu (8/1).

Meski begitu, anggota DPR RI ini mengimbau seluruh kader PDIP tetap menjaga situasi tetap kondusif. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengingatkan Pilkada bukan sekadar pemenangan.

Baca Juga:  DPR Evaluasi Penyelenggara dan Pilkada 2020

"Bukan sekadar pemenangan saja, tapi konsolidasi organisasi, ideologi dan program," ujarnya.

Sebelumnya kader akar rumput Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP Kota Medan Sumatera Utara tidak mau partainya mengusung Bobby Nasution yang merupakan mantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilwalkot Medan 2020.

Mereka berharap partainya mengusung Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution. Sejauh ini, Bobby Nasution telah mendaftar ke PDIP dan Golkar dan masih dalam tahap penjaringan.

Penolakan kader PDIP Medan terhadap keluarga Jokowi jelang pilkada juga terjadi di Solo, Jawa Tengah. DPC PDIP Solo tidak mau mengusung putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo alias Rudy tetap ingin mengusung Purnomo dan Teguh Prakosa sebagai bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo.

Baca Juga:  Hubungan NU-PKB Memanas, Ancaman bagi Muhaimin pada 2024

Di sisi lain, sikap DPP PDIP sampai saat ini masih terbuka terhadap pencalonan Gibran. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa keputusan akhir berada di tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. (tan)

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – DPP PDI Perjuangan menilai penolakan akar rumput terhadap pencalonan Bobby Nasution dan Gibran Rakabuming Raka di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 merupakan hal yang biasa.

Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat menilai dinamika yang terjadi di internal PDIP Medan dan Solo merupakan hal yang wajar di alam demokrasi. Namun, Djarot mengingatkan bahwa proses pencalonan calon kepala daerah masih panjang.

"Dinamika pasti terjadi, biarkan berproses secara baik. Karena partai punya mekanisme yang nantinya akan memberikan rekomendasi dan menugaskan siapa saja calon dari PDIP," kata Djarot di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Rabu (8/1).

Meski begitu, anggota DPR RI ini mengimbau seluruh kader PDIP tetap menjaga situasi tetap kondusif. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengingatkan Pilkada bukan sekadar pemenangan.

Baca Juga:  Kelompok Separatis Papua Rampas Logistik Pemilu

"Bukan sekadar pemenangan saja, tapi konsolidasi organisasi, ideologi dan program," ujarnya.

Sebelumnya kader akar rumput Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP Kota Medan Sumatera Utara tidak mau partainya mengusung Bobby Nasution yang merupakan mantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilwalkot Medan 2020.

Mereka berharap partainya mengusung Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution. Sejauh ini, Bobby Nasution telah mendaftar ke PDIP dan Golkar dan masih dalam tahap penjaringan.

Penolakan kader PDIP Medan terhadap keluarga Jokowi jelang pilkada juga terjadi di Solo, Jawa Tengah. DPC PDIP Solo tidak mau mengusung putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo alias Rudy tetap ingin mengusung Purnomo dan Teguh Prakosa sebagai bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo.

Baca Juga:  Kubu 02 Tantang Bawaslu Diskualifikasi 01

Di sisi lain, sikap DPP PDIP sampai saat ini masih terbuka terhadap pencalonan Gibran. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa keputusan akhir berada di tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. (tan)

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Akar Rumput PDIP Tolak Anak dan Mantu Jokowi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – DPP PDI Perjuangan menilai penolakan akar rumput terhadap pencalonan Bobby Nasution dan Gibran Rakabuming Raka di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 merupakan hal yang biasa.

Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat menilai dinamika yang terjadi di internal PDIP Medan dan Solo merupakan hal yang wajar di alam demokrasi. Namun, Djarot mengingatkan bahwa proses pencalonan calon kepala daerah masih panjang.

"Dinamika pasti terjadi, biarkan berproses secara baik. Karena partai punya mekanisme yang nantinya akan memberikan rekomendasi dan menugaskan siapa saja calon dari PDIP," kata Djarot di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Rabu (8/1).

Meski begitu, anggota DPR RI ini mengimbau seluruh kader PDIP tetap menjaga situasi tetap kondusif. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengingatkan Pilkada bukan sekadar pemenangan.

Baca Juga:  Garbi Bakal Jadi Partai Politik? Ini Jawaban Anis Matta

"Bukan sekadar pemenangan saja, tapi konsolidasi organisasi, ideologi dan program," ujarnya.

Sebelumnya kader akar rumput Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP Kota Medan Sumatera Utara tidak mau partainya mengusung Bobby Nasution yang merupakan mantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilwalkot Medan 2020.

Mereka berharap partainya mengusung Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution. Sejauh ini, Bobby Nasution telah mendaftar ke PDIP dan Golkar dan masih dalam tahap penjaringan.

Penolakan kader PDIP Medan terhadap keluarga Jokowi jelang pilkada juga terjadi di Solo, Jawa Tengah. DPC PDIP Solo tidak mau mengusung putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo alias Rudy tetap ingin mengusung Purnomo dan Teguh Prakosa sebagai bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo.

Baca Juga:  Sanksi Komisioner KPU Tak Pengaruhi Pencalonan Prabowo-Gibran

Di sisi lain, sikap DPP PDIP sampai saat ini masih terbuka terhadap pencalonan Gibran. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa keputusan akhir berada di tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. (tan)

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – DPP PDI Perjuangan menilai penolakan akar rumput terhadap pencalonan Bobby Nasution dan Gibran Rakabuming Raka di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 merupakan hal yang biasa.

Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat menilai dinamika yang terjadi di internal PDIP Medan dan Solo merupakan hal yang wajar di alam demokrasi. Namun, Djarot mengingatkan bahwa proses pencalonan calon kepala daerah masih panjang.

"Dinamika pasti terjadi, biarkan berproses secara baik. Karena partai punya mekanisme yang nantinya akan memberikan rekomendasi dan menugaskan siapa saja calon dari PDIP," kata Djarot di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Rabu (8/1).

Meski begitu, anggota DPR RI ini mengimbau seluruh kader PDIP tetap menjaga situasi tetap kondusif. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengingatkan Pilkada bukan sekadar pemenangan.

Baca Juga:  DPR Evaluasi Penyelenggara dan Pilkada 2020

"Bukan sekadar pemenangan saja, tapi konsolidasi organisasi, ideologi dan program," ujarnya.

Sebelumnya kader akar rumput Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP Kota Medan Sumatera Utara tidak mau partainya mengusung Bobby Nasution yang merupakan mantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilwalkot Medan 2020.

Mereka berharap partainya mengusung Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution. Sejauh ini, Bobby Nasution telah mendaftar ke PDIP dan Golkar dan masih dalam tahap penjaringan.

Penolakan kader PDIP Medan terhadap keluarga Jokowi jelang pilkada juga terjadi di Solo, Jawa Tengah. DPC PDIP Solo tidak mau mengusung putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo alias Rudy tetap ingin mengusung Purnomo dan Teguh Prakosa sebagai bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo.

Baca Juga:  Sanksi Komisioner KPU Tak Pengaruhi Pencalonan Prabowo-Gibran

Di sisi lain, sikap DPP PDIP sampai saat ini masih terbuka terhadap pencalonan Gibran. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa keputusan akhir berada di tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. (tan)

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari