Rabu, 26 Agustus 2026
- Advertisement -

Kepengurusan PAN Riau Diperpanjang hingga Pilkada

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Masa kepengurusan Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN)  Provinsi Riau diketahui telah berakhir. Meski begitu, partai berlambang matahari terbit itu belum melaksanakan musyawarah wilayah (muswil) untuk menentukan kepengurusan periode selanjutnya.

DPP PAN sendiri telah memutuskan untuk menunda pelaksanaan muswil dan memperpanjang masa periode kepengurusan saat ini. 

Keputusan tersebut dituangkan ke dalam sebuah surat yang ditandatangani langsung Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan ditujukan untuk seluruh pengurus DPW PAN di tingkat provinsi. Demikian disampaikan Sekretaris DPW PAN Riau T Zulmizan Assagaf kepada Riaupos.co, Selasa (1/9/2020).

"Benar memang sebetulnya kami telah merencanakan pelaksanaan muswil sejak beberapa waktu lalu. Namun terus ditunda karena berbagai hal. Hingga akhirnya Pak Ketua Umum mengeluarkan kebijakan untuk menunda hingga pelaksanaan pilkada berlangsung," sebut Zulmizan.

Baca Juga:  Dewan Kehormatan Demokrat Keluarkan Perintah Hentikan Wacana KLB

Adapun alasan penundaan, disampaikan Zulmizan, partai yang dibentuk tokoh bangsa Amien Rais itu ingin fokus dalam pemenangan pilkada. Karena hampir di setiap daerah PAN mengusung kader untuk maju pada pilkada serentak akhir tahun ini. Khusus untuk Provinsi Riau,, dari 9 kabupaten/kota yang melaksanakan pilkada, PAN mengusung 7 kader.

"Kami sebetulnya sudah melaporkan ke ketum perihal persiapan Muswil PAN Riau. Kami juga menyampaikan perkembangan terkini seputar pilkada. Dan ketum sangat senang mendengar banyak kader PAN yang maju. Dari 9 daerah, ada 7 kader kami yang maju. Karena itu, beliau langsung bilang agar fokus untuk pilkada dulu," terang Zulmizan.

Meski sempat kaget dengan keputusan Zulhas yang menunda pelaksanaan Muswil PAN, pihaknya tetap melaksanakan keputusan tersebut dengan sepenuh hati. Bahkan menurut dia keputusan tersebut juga sangat logis. Karena selain bentuk apresiasi, menunda muswil hingga pilkada juga menandakan keseriusan partai memenangkan kader yang diusung.

Baca Juga:  Maju Pilwako Solo, Gibran Siapkan Modal Sendiri

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Masa kepengurusan Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN)  Provinsi Riau diketahui telah berakhir. Meski begitu, partai berlambang matahari terbit itu belum melaksanakan musyawarah wilayah (muswil) untuk menentukan kepengurusan periode selanjutnya.

DPP PAN sendiri telah memutuskan untuk menunda pelaksanaan muswil dan memperpanjang masa periode kepengurusan saat ini. 

Keputusan tersebut dituangkan ke dalam sebuah surat yang ditandatangani langsung Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan ditujukan untuk seluruh pengurus DPW PAN di tingkat provinsi. Demikian disampaikan Sekretaris DPW PAN Riau T Zulmizan Assagaf kepada Riaupos.co, Selasa (1/9/2020).

"Benar memang sebetulnya kami telah merencanakan pelaksanaan muswil sejak beberapa waktu lalu. Namun terus ditunda karena berbagai hal. Hingga akhirnya Pak Ketua Umum mengeluarkan kebijakan untuk menunda hingga pelaksanaan pilkada berlangsung," sebut Zulmizan.

Baca Juga:  Neno Warisman Putuskan Mundur dari Partai Ummat

Adapun alasan penundaan, disampaikan Zulmizan, partai yang dibentuk tokoh bangsa Amien Rais itu ingin fokus dalam pemenangan pilkada. Karena hampir di setiap daerah PAN mengusung kader untuk maju pada pilkada serentak akhir tahun ini. Khusus untuk Provinsi Riau,, dari 9 kabupaten/kota yang melaksanakan pilkada, PAN mengusung 7 kader.

- Advertisement -

"Kami sebetulnya sudah melaporkan ke ketum perihal persiapan Muswil PAN Riau. Kami juga menyampaikan perkembangan terkini seputar pilkada. Dan ketum sangat senang mendengar banyak kader PAN yang maju. Dari 9 daerah, ada 7 kader kami yang maju. Karena itu, beliau langsung bilang agar fokus untuk pilkada dulu," terang Zulmizan.

Meski sempat kaget dengan keputusan Zulhas yang menunda pelaksanaan Muswil PAN, pihaknya tetap melaksanakan keputusan tersebut dengan sepenuh hati. Bahkan menurut dia keputusan tersebut juga sangat logis. Karena selain bentuk apresiasi, menunda muswil hingga pilkada juga menandakan keseriusan partai memenangkan kader yang diusung.

- Advertisement -
Baca Juga:  PDIP Buka Pendaftaran Calon Wako-Wawako

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Masa kepengurusan Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN)  Provinsi Riau diketahui telah berakhir. Meski begitu, partai berlambang matahari terbit itu belum melaksanakan musyawarah wilayah (muswil) untuk menentukan kepengurusan periode selanjutnya.

DPP PAN sendiri telah memutuskan untuk menunda pelaksanaan muswil dan memperpanjang masa periode kepengurusan saat ini. 

Keputusan tersebut dituangkan ke dalam sebuah surat yang ditandatangani langsung Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan ditujukan untuk seluruh pengurus DPW PAN di tingkat provinsi. Demikian disampaikan Sekretaris DPW PAN Riau T Zulmizan Assagaf kepada Riaupos.co, Selasa (1/9/2020).

"Benar memang sebetulnya kami telah merencanakan pelaksanaan muswil sejak beberapa waktu lalu. Namun terus ditunda karena berbagai hal. Hingga akhirnya Pak Ketua Umum mengeluarkan kebijakan untuk menunda hingga pelaksanaan pilkada berlangsung," sebut Zulmizan.

Baca Juga:  Jokowi Gelar Pertemuan dengan 5 Partai Koalisi

Adapun alasan penundaan, disampaikan Zulmizan, partai yang dibentuk tokoh bangsa Amien Rais itu ingin fokus dalam pemenangan pilkada. Karena hampir di setiap daerah PAN mengusung kader untuk maju pada pilkada serentak akhir tahun ini. Khusus untuk Provinsi Riau,, dari 9 kabupaten/kota yang melaksanakan pilkada, PAN mengusung 7 kader.

"Kami sebetulnya sudah melaporkan ke ketum perihal persiapan Muswil PAN Riau. Kami juga menyampaikan perkembangan terkini seputar pilkada. Dan ketum sangat senang mendengar banyak kader PAN yang maju. Dari 9 daerah, ada 7 kader kami yang maju. Karena itu, beliau langsung bilang agar fokus untuk pilkada dulu," terang Zulmizan.

Meski sempat kaget dengan keputusan Zulhas yang menunda pelaksanaan Muswil PAN, pihaknya tetap melaksanakan keputusan tersebut dengan sepenuh hati. Bahkan menurut dia keputusan tersebut juga sangat logis. Karena selain bentuk apresiasi, menunda muswil hingga pilkada juga menandakan keseriusan partai memenangkan kader yang diusung.

Baca Juga:  PDIP Buka Pendaftaran Calon Wako-Wawako

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari