Sabtu, 9 Mei 2026
- Advertisement -

Mo Salah Belajar Bicara Dialek Scouse khas Orang Merseyside

LIVERPOOL (RIAUPOS.CO) — Bukan soal produktivitas gol yang menjadi handicap Mo Salah di Liverpool. Namun, ngomong dengan dialek Scouse khas orang-orang Merseyside yang menjadi masalahnya. 

Meskipun dia telah lebih dari dua tahun berada di tengah-tengah Scouser -sebutan orang Liverpool. Kemarin Salah mengunggah foto memegang kamus bahasa Inggris dialek Scouse dalam akun Instagram-nya, @mosalah.

Dia membandingkan frasa unik dari dialek Scouse dengan dialek bahasa Arab yang telah dia gunakan di negaranya, Mesir. 

“Ternyata ada kesamaan,” tulis Salah dalam keterangan di bawah foto unggahannya itu, dilansir di Liverpool Echo. 
Unggahan Salah tersebut mendapat komentar beragam dari warganet.

“Mo belajar logat Scouse! Bagus Mo, teman baikmu!” tulis salah seorang warganet yang diindikasikan sebagai Kopites -sebutan fans Liverpool. “Makin mencintai Raja Mesir ini,” sebut Kopites lainnya. 

Baca Juga:  Harus Lebih Stabil di Level Tinggi
Ada pula yang agak menyindir. “Belajar dialek Scouse, Mo? Kamu kan tak lagi di sini dan ke Real Madrid musim depan,” tulis warganet lainnya. 
Bicara dengan dialek Scouse memang menjadi handicap Pemain Terbaik Timur Tengah 2019 itu sejak pertama datang di Melwood, kamp latihan Liverpool. 
Bahkan, itu yang sering menyulitkan Salah dalam berkomunikasi dengan rekan setimnya. Meskipun, musim ini sudah tidak seberat sebelum-sebelumnya.

“Aku memahami dialek Scouse. Tapi, itu sangat menyusahkan! Dialeknya sulit dipahami,” ungkap Salah dalam wawancara kepada Liverpool Echo saat musim pertamanya sebagai striker Liverpool. 

Di antara beberapa pemain asli Liverpool yang pernah dia ajak mengobrol, Salah menyebut nama Jon Flanagan yang paling susah dipahami.

Baca Juga:  Dua Gol Andreas Cornelius Bawa Denmark Tundukkan Juara Dunia Prancis

“Dialek (Scouse) Flanno (sapaan akrab Flannagan) termasuk yang paling buruk. 

Aku pun bahkan tak bisa memahami apa pun dari yang dia omongkan. Caranya dalam berbicara itu tidak seperti dia berbicara secara normal,” beber Salah tentang Flannagan. Untungnya, sejak musim lalu Flannagan sudah hengkang ke Rangers dan telah bereuni dengan mantan kapten Liverpool Steven Gerrard. 
Sumber: Jawapos.com 
Editor: Erizal

LIVERPOOL (RIAUPOS.CO) — Bukan soal produktivitas gol yang menjadi handicap Mo Salah di Liverpool. Namun, ngomong dengan dialek Scouse khas orang-orang Merseyside yang menjadi masalahnya. 

Meskipun dia telah lebih dari dua tahun berada di tengah-tengah Scouser -sebutan orang Liverpool. Kemarin Salah mengunggah foto memegang kamus bahasa Inggris dialek Scouse dalam akun Instagram-nya, @mosalah.

Dia membandingkan frasa unik dari dialek Scouse dengan dialek bahasa Arab yang telah dia gunakan di negaranya, Mesir. 

“Ternyata ada kesamaan,” tulis Salah dalam keterangan di bawah foto unggahannya itu, dilansir di Liverpool Echo. 
Unggahan Salah tersebut mendapat komentar beragam dari warganet.

“Mo belajar logat Scouse! Bagus Mo, teman baikmu!” tulis salah seorang warganet yang diindikasikan sebagai Kopites -sebutan fans Liverpool. “Makin mencintai Raja Mesir ini,” sebut Kopites lainnya. 

Baca Juga:  Ledek Transfer Mantan
Ada pula yang agak menyindir. “Belajar dialek Scouse, Mo? Kamu kan tak lagi di sini dan ke Real Madrid musim depan,” tulis warganet lainnya. 
Bicara dengan dialek Scouse memang menjadi handicap Pemain Terbaik Timur Tengah 2019 itu sejak pertama datang di Melwood, kamp latihan Liverpool. 
Bahkan, itu yang sering menyulitkan Salah dalam berkomunikasi dengan rekan setimnya. Meskipun, musim ini sudah tidak seberat sebelum-sebelumnya.

“Aku memahami dialek Scouse. Tapi, itu sangat menyusahkan! Dialeknya sulit dipahami,” ungkap Salah dalam wawancara kepada Liverpool Echo saat musim pertamanya sebagai striker Liverpool. 

Di antara beberapa pemain asli Liverpool yang pernah dia ajak mengobrol, Salah menyebut nama Jon Flanagan yang paling susah dipahami.

Baca Juga:  Saling Asih dan Asuh demi Kemajuan Olahraga Riau

“Dialek (Scouse) Flanno (sapaan akrab Flannagan) termasuk yang paling buruk. 

Aku pun bahkan tak bisa memahami apa pun dari yang dia omongkan. Caranya dalam berbicara itu tidak seperti dia berbicara secara normal,” beber Salah tentang Flannagan. Untungnya, sejak musim lalu Flannagan sudah hengkang ke Rangers dan telah bereuni dengan mantan kapten Liverpool Steven Gerrard. 
Sumber: Jawapos.com 
Editor: Erizal
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

LIVERPOOL (RIAUPOS.CO) — Bukan soal produktivitas gol yang menjadi handicap Mo Salah di Liverpool. Namun, ngomong dengan dialek Scouse khas orang-orang Merseyside yang menjadi masalahnya. 

Meskipun dia telah lebih dari dua tahun berada di tengah-tengah Scouser -sebutan orang Liverpool. Kemarin Salah mengunggah foto memegang kamus bahasa Inggris dialek Scouse dalam akun Instagram-nya, @mosalah.

Dia membandingkan frasa unik dari dialek Scouse dengan dialek bahasa Arab yang telah dia gunakan di negaranya, Mesir. 

“Ternyata ada kesamaan,” tulis Salah dalam keterangan di bawah foto unggahannya itu, dilansir di Liverpool Echo. 
Unggahan Salah tersebut mendapat komentar beragam dari warganet.

“Mo belajar logat Scouse! Bagus Mo, teman baikmu!” tulis salah seorang warganet yang diindikasikan sebagai Kopites -sebutan fans Liverpool. “Makin mencintai Raja Mesir ini,” sebut Kopites lainnya. 

Baca Juga:  Jika Gagal Dapat Vlahovic, Arsenal Disarankan Buru Penyerang Ajax Ini
Ada pula yang agak menyindir. “Belajar dialek Scouse, Mo? Kamu kan tak lagi di sini dan ke Real Madrid musim depan,” tulis warganet lainnya. 
Bicara dengan dialek Scouse memang menjadi handicap Pemain Terbaik Timur Tengah 2019 itu sejak pertama datang di Melwood, kamp latihan Liverpool. 
Bahkan, itu yang sering menyulitkan Salah dalam berkomunikasi dengan rekan setimnya. Meskipun, musim ini sudah tidak seberat sebelum-sebelumnya.

“Aku memahami dialek Scouse. Tapi, itu sangat menyusahkan! Dialeknya sulit dipahami,” ungkap Salah dalam wawancara kepada Liverpool Echo saat musim pertamanya sebagai striker Liverpool. 

Di antara beberapa pemain asli Liverpool yang pernah dia ajak mengobrol, Salah menyebut nama Jon Flanagan yang paling susah dipahami.

Baca Juga:  Rotasi Sebelum Derbi

“Dialek (Scouse) Flanno (sapaan akrab Flannagan) termasuk yang paling buruk. 

Aku pun bahkan tak bisa memahami apa pun dari yang dia omongkan. Caranya dalam berbicara itu tidak seperti dia berbicara secara normal,” beber Salah tentang Flannagan. Untungnya, sejak musim lalu Flannagan sudah hengkang ke Rangers dan telah bereuni dengan mantan kapten Liverpool Steven Gerrard. 
Sumber: Jawapos.com 
Editor: Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari