Senin, 1 Desember 2025
spot_img

Demi Juara, Ferrari Siap Gelontorkan Dana Besar

MARANELLO (RIAUPOS.CO) — Ambisi besar diusung Scuderia Ferrari pada Formula One (F1) 2020. Demi mengakhiri puasa gelar juara dunia sejak 2008 (kategori konstruktor), The Prancing Horse akan menggelontorkan dana besar untuk membangun mobil yang kompetitif pada musim depan.

Sekadar informasi, Scuderia Ferrari terakhir kali merebut gelar juara dunia pada kategori pembalap pada F1 2007 lewat Kimi Raikkonen. Sementara pada 2008 adalah terakhir kalinya menyabet gelar juara dunia konstruktor lewat duet Kimi Raikkonen dan Felipe Massa.

CEO Ferrari, Louis Camilleri mengatakan, penjualan mobil menunjukkan peningkatan pendapatan signifikan pada 2019. Karena itu, sokongan dana untuk Scuderia Ferrari bakal ditingkatkan demi mencapai gelar juara dunia F1 2020.

Baca Juga:  Pesenam Riau Raih 3 Emas di Kejurnas Junior Gimnastik 2024

"Kami sudah siap untuk menyuntikkan dana lagi. Beruntungnya, bisnis penjualan mobil dapat mendukung investasi tersebut, tidak hanya untuk staf, tetapi juga infrastruktur," kata Louis Camilleri, dikutip dari Autosport, Kamis (19/12).

"Ya, anggaran kami akan semakin mahal musim depan, akan tetapi itu yang dibutuhkan tim. Akan ada peningkatan anggaran yang cukup besar, tidak hanya soal uang, tetapi juga tambahan personel untuk menjalankan program itu," timpal Prinsipal Scuderia Ferrari, Mattia Binotto.

Satu yang pasti, anggaran untuk gaji kedua pembalap, yakni Charles Leclerc dan Sebastian Vettel tidak akan dinaikkan. Sebab, keduanya sudah menjalin kontrak hingga akhir musim F1 2020 sehingga besaran gaji tidak akan mengalami peningkatan.(int/eca)

Baca Juga:  Kata Sergio Perez, Pembalap Positif Covid-19 Mestinya Bisa Balapan

MARANELLO (RIAUPOS.CO) — Ambisi besar diusung Scuderia Ferrari pada Formula One (F1) 2020. Demi mengakhiri puasa gelar juara dunia sejak 2008 (kategori konstruktor), The Prancing Horse akan menggelontorkan dana besar untuk membangun mobil yang kompetitif pada musim depan.

Sekadar informasi, Scuderia Ferrari terakhir kali merebut gelar juara dunia pada kategori pembalap pada F1 2007 lewat Kimi Raikkonen. Sementara pada 2008 adalah terakhir kalinya menyabet gelar juara dunia konstruktor lewat duet Kimi Raikkonen dan Felipe Massa.

CEO Ferrari, Louis Camilleri mengatakan, penjualan mobil menunjukkan peningkatan pendapatan signifikan pada 2019. Karena itu, sokongan dana untuk Scuderia Ferrari bakal ditingkatkan demi mencapai gelar juara dunia F1 2020.

Baca Juga:  Menatap Persaingan MotoGP 2024, KTM Yakin Bakal Berbicara Banyak

"Kami sudah siap untuk menyuntikkan dana lagi. Beruntungnya, bisnis penjualan mobil dapat mendukung investasi tersebut, tidak hanya untuk staf, tetapi juga infrastruktur," kata Louis Camilleri, dikutip dari Autosport, Kamis (19/12).

"Ya, anggaran kami akan semakin mahal musim depan, akan tetapi itu yang dibutuhkan tim. Akan ada peningkatan anggaran yang cukup besar, tidak hanya soal uang, tetapi juga tambahan personel untuk menjalankan program itu," timpal Prinsipal Scuderia Ferrari, Mattia Binotto.

- Advertisement -

Satu yang pasti, anggaran untuk gaji kedua pembalap, yakni Charles Leclerc dan Sebastian Vettel tidak akan dinaikkan. Sebab, keduanya sudah menjalin kontrak hingga akhir musim F1 2020 sehingga besaran gaji tidak akan mengalami peningkatan.(int/eca)

Baca Juga:  Hmmm... Pernyataan Ronaldo Ini Merendahkan Roma
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

MARANELLO (RIAUPOS.CO) — Ambisi besar diusung Scuderia Ferrari pada Formula One (F1) 2020. Demi mengakhiri puasa gelar juara dunia sejak 2008 (kategori konstruktor), The Prancing Horse akan menggelontorkan dana besar untuk membangun mobil yang kompetitif pada musim depan.

Sekadar informasi, Scuderia Ferrari terakhir kali merebut gelar juara dunia pada kategori pembalap pada F1 2007 lewat Kimi Raikkonen. Sementara pada 2008 adalah terakhir kalinya menyabet gelar juara dunia konstruktor lewat duet Kimi Raikkonen dan Felipe Massa.

CEO Ferrari, Louis Camilleri mengatakan, penjualan mobil menunjukkan peningkatan pendapatan signifikan pada 2019. Karena itu, sokongan dana untuk Scuderia Ferrari bakal ditingkatkan demi mencapai gelar juara dunia F1 2020.

Baca Juga:  Giliran KONI Riau Tetapkan Pegawai Work From Home

"Kami sudah siap untuk menyuntikkan dana lagi. Beruntungnya, bisnis penjualan mobil dapat mendukung investasi tersebut, tidak hanya untuk staf, tetapi juga infrastruktur," kata Louis Camilleri, dikutip dari Autosport, Kamis (19/12).

"Ya, anggaran kami akan semakin mahal musim depan, akan tetapi itu yang dibutuhkan tim. Akan ada peningkatan anggaran yang cukup besar, tidak hanya soal uang, tetapi juga tambahan personel untuk menjalankan program itu," timpal Prinsipal Scuderia Ferrari, Mattia Binotto.

Satu yang pasti, anggaran untuk gaji kedua pembalap, yakni Charles Leclerc dan Sebastian Vettel tidak akan dinaikkan. Sebab, keduanya sudah menjalin kontrak hingga akhir musim F1 2020 sehingga besaran gaji tidak akan mengalami peningkatan.(int/eca)

Baca Juga:  PSPS Datangkan Tujuh Pemain Baru

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari