Minggu, 10 Mei 2026
- Advertisement -

Dihajar Brutal di Dagu, Tumbang dan KO

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Patricio "Pitbull" Freire menjalani laga-laga yang berat dalam ajang Bellator World Grand Prix di kelas bulu.

Pitbull bukan cuma berupaya untuk merebut gelar dalam ajang itu. Tetapi, setiap pertandingan berarti sangat besar untuknya. Sebab, jika sampai kalah, Pitbull akan kehilangan sabuk juara kelas bulu miliknya.

Pada Bellator World Grand Prix 2020, Pitbull berhasil menembus semifinal. Kemarin (13/11) WIB, dia mengalahkan Pedro Carvalho. Pitbull menang KO pada ronde pertama di Mohegan Sun Arena, Uncasville, Connecticut.

Pitbull beraksi dengan sangat agresif sejak bel awal pertarungan berbunyi. Berondongan pukulannya membuat Carvalho kewalahan. Pitbull yang berasal dari Brasil tersebut terus menghajar Carvalho dengan kombinasi pukulan tangan dan kiri.

Baca Juga:  Sederetan Bintang Akan Bermain di Tokyo

Saat ronde pertama berjalan 2 menit dan 10 detik, sebuah pukulan telak Pitbull mengenai dagu Carvalho. Lawannya yang asal Portugal itu langsung tumbang. Pitbull sudah siap untuk memberikan pukulan-pukulan yang lebih brutal lagi.

Namun, wasit akhirnya meloncat, menyelamatkan, dan menghentikan pertarungan. Keputusan itu diambil oleh wasit untuk mencegah Carvalho mengalami luka yang lebih fatal.
"Mustahil bagi seorang manusia yang telah menerima pukulan tangan kanan saya ke arah dagu dan mereka masih tetap bisa berdiri. Saya tahu persis itu," ucap Pitbull sebagaimana dilansir CBS Sports.

Pada pertemuan selanjutnya, Pitbull akan menantang Emmanuel Sanchez. Di duel sebelumnya, Sanchez mengalahkan Daniel Weichel lewat keputusan mutlak dalam lima ronde. Tiga wasit memberikan nilai absolut yakni 48-46, 49-46, dan 49-45 untuk kemenangan Sanchez.

Baca Juga:  Gunduli Stoke City, Leicester Lolos ke Babak Keempat

"Dia (Sanchez) adalah lawan yang sangat berat," ucap Pitbull. "Sekarang dia lebih dinamis dan saya sangat suka dengan gayanya. Saya tidak sabar dan sangat menantikan untuk melawannya," tambah Pitbull lagi.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Patricio "Pitbull" Freire menjalani laga-laga yang berat dalam ajang Bellator World Grand Prix di kelas bulu.

Pitbull bukan cuma berupaya untuk merebut gelar dalam ajang itu. Tetapi, setiap pertandingan berarti sangat besar untuknya. Sebab, jika sampai kalah, Pitbull akan kehilangan sabuk juara kelas bulu miliknya.

Pada Bellator World Grand Prix 2020, Pitbull berhasil menembus semifinal. Kemarin (13/11) WIB, dia mengalahkan Pedro Carvalho. Pitbull menang KO pada ronde pertama di Mohegan Sun Arena, Uncasville, Connecticut.

Pitbull beraksi dengan sangat agresif sejak bel awal pertarungan berbunyi. Berondongan pukulannya membuat Carvalho kewalahan. Pitbull yang berasal dari Brasil tersebut terus menghajar Carvalho dengan kombinasi pukulan tangan dan kiri.

Baca Juga:  Komisi Wasit Italia Minta Maaf kepada AC Milan

Saat ronde pertama berjalan 2 menit dan 10 detik, sebuah pukulan telak Pitbull mengenai dagu Carvalho. Lawannya yang asal Portugal itu langsung tumbang. Pitbull sudah siap untuk memberikan pukulan-pukulan yang lebih brutal lagi.

- Advertisement -

Namun, wasit akhirnya meloncat, menyelamatkan, dan menghentikan pertarungan. Keputusan itu diambil oleh wasit untuk mencegah Carvalho mengalami luka yang lebih fatal.
"Mustahil bagi seorang manusia yang telah menerima pukulan tangan kanan saya ke arah dagu dan mereka masih tetap bisa berdiri. Saya tahu persis itu," ucap Pitbull sebagaimana dilansir CBS Sports.

Pada pertemuan selanjutnya, Pitbull akan menantang Emmanuel Sanchez. Di duel sebelumnya, Sanchez mengalahkan Daniel Weichel lewat keputusan mutlak dalam lima ronde. Tiga wasit memberikan nilai absolut yakni 48-46, 49-46, dan 49-45 untuk kemenangan Sanchez.

- Advertisement -
Baca Juga:  Djokovic, Pemegang Rekor Juara Grand Slam di Tiga Dekade

"Dia (Sanchez) adalah lawan yang sangat berat," ucap Pitbull. "Sekarang dia lebih dinamis dan saya sangat suka dengan gayanya. Saya tidak sabar dan sangat menantikan untuk melawannya," tambah Pitbull lagi.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Patricio "Pitbull" Freire menjalani laga-laga yang berat dalam ajang Bellator World Grand Prix di kelas bulu.

Pitbull bukan cuma berupaya untuk merebut gelar dalam ajang itu. Tetapi, setiap pertandingan berarti sangat besar untuknya. Sebab, jika sampai kalah, Pitbull akan kehilangan sabuk juara kelas bulu miliknya.

Pada Bellator World Grand Prix 2020, Pitbull berhasil menembus semifinal. Kemarin (13/11) WIB, dia mengalahkan Pedro Carvalho. Pitbull menang KO pada ronde pertama di Mohegan Sun Arena, Uncasville, Connecticut.

Pitbull beraksi dengan sangat agresif sejak bel awal pertarungan berbunyi. Berondongan pukulannya membuat Carvalho kewalahan. Pitbull yang berasal dari Brasil tersebut terus menghajar Carvalho dengan kombinasi pukulan tangan dan kiri.

Baca Juga:  Sederetan Bintang Akan Bermain di Tokyo

Saat ronde pertama berjalan 2 menit dan 10 detik, sebuah pukulan telak Pitbull mengenai dagu Carvalho. Lawannya yang asal Portugal itu langsung tumbang. Pitbull sudah siap untuk memberikan pukulan-pukulan yang lebih brutal lagi.

Namun, wasit akhirnya meloncat, menyelamatkan, dan menghentikan pertarungan. Keputusan itu diambil oleh wasit untuk mencegah Carvalho mengalami luka yang lebih fatal.
"Mustahil bagi seorang manusia yang telah menerima pukulan tangan kanan saya ke arah dagu dan mereka masih tetap bisa berdiri. Saya tahu persis itu," ucap Pitbull sebagaimana dilansir CBS Sports.

Pada pertemuan selanjutnya, Pitbull akan menantang Emmanuel Sanchez. Di duel sebelumnya, Sanchez mengalahkan Daniel Weichel lewat keputusan mutlak dalam lima ronde. Tiga wasit memberikan nilai absolut yakni 48-46, 49-46, dan 49-45 untuk kemenangan Sanchez.

Baca Juga:  Rangnick DALAM ANCAMAN

"Dia (Sanchez) adalah lawan yang sangat berat," ucap Pitbull. "Sekarang dia lebih dinamis dan saya sangat suka dengan gayanya. Saya tidak sabar dan sangat menantikan untuk melawannya," tambah Pitbull lagi.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari