Rabu, 7 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Drama di Old Trafford, Manchester United Pecat Ruben Amorim

MANCHESTER (RIAUPOS.CO) – Manchester United resmi mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim sebagai pelatih kepala. Keputusan ini diambil setelah hubungan antara pelatih asal Portugal tersebut dengan manajemen klub memburuk dalam waktu singkat akibat gejolak internal dan hasil tim yang dinilai belum memuaskan.

Ruben Amorim didatangkan pada November 2024 untuk menggantikan Erik ten Hag dengan ekspektasi besar. Ia sempat menghadirkan harapan dengan membawa Setan Merah melaju ke final Liga Europa 2025 di Bilbao. Namun, pencapaian tersebut belum cukup untuk menutup catatan kurang konsisten Manchester United di kompetisi domestik.

Manajemen klub menilai performa tim di Premier League belum sejalan dengan ambisi besar yang dicanangkan. Padahal, pada bursa transfer musim panas lalu, United menggelontorkan dana lebih dari 200 juta pounds untuk mendatangkan sejumlah pemain bintang, di antaranya Benjamin Sesko, Bryan Mbeumo, dan Matheus Cunha.

Baca Juga:  Vinales-Yamaha Bercerai Lebih Cepat

Dalam 20 pertandingan terakhir Premier League, Manchester United hanya mampu meraih delapan kemenangan, tujuh hasil imbang, dan lima kekalahan. Tren negatif kian terlihat dalam lima laga terakhir, di mana tim hanya mencatat satu kemenangan. Kondisi tersebut membuat MU tertahan di peringkat keenam klasemen, posisi yang dianggap belum ideal bagi klub dengan target papan atas.

Situasi semakin memanas usai pertandingan melawan Leeds. Dalam kesempatan tersebut, Amorim secara terbuka mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap kebijakan klub. Pernyataan terakhirnya yang menegaskan keinginan untuk memimpin tim dengan peran lebih luas dinilai sebagai tantangan terhadap struktur manajemen.

Melalui pernyataan resmi, Manchester United menyebut pergantian pelatih sebagai langkah darurat demi menyelamatkan musim. Klub menegaskan Ruben Amorim telah meninggalkan jabatannya sebagai pelatih kepala setelah ditunjuk pada November 2024 dan membawa tim ke final Liga Europa pada Mei lalu.

Baca Juga:  Silat Riau Raih Satu Emas dan Empat Perunggu

Manajemen menilai posisi klub yang berada di peringkat keenam Premier League menjadi pertimbangan utama untuk melakukan perubahan kepemimpinan saat ini. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang terbaik bagi tim untuk finis di posisi tertinggi klasemen.

Sebagai solusi sementara, Manchester United menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih interim. Ia akan memimpin tim dalam laga krusial menghadapi Burnley pada Rabu mendatang. Klub juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi Ruben Amorim dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya ke depan.(int/JPG)

MANCHESTER (RIAUPOS.CO) – Manchester United resmi mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim sebagai pelatih kepala. Keputusan ini diambil setelah hubungan antara pelatih asal Portugal tersebut dengan manajemen klub memburuk dalam waktu singkat akibat gejolak internal dan hasil tim yang dinilai belum memuaskan.

Ruben Amorim didatangkan pada November 2024 untuk menggantikan Erik ten Hag dengan ekspektasi besar. Ia sempat menghadirkan harapan dengan membawa Setan Merah melaju ke final Liga Europa 2025 di Bilbao. Namun, pencapaian tersebut belum cukup untuk menutup catatan kurang konsisten Manchester United di kompetisi domestik.

Manajemen klub menilai performa tim di Premier League belum sejalan dengan ambisi besar yang dicanangkan. Padahal, pada bursa transfer musim panas lalu, United menggelontorkan dana lebih dari 200 juta pounds untuk mendatangkan sejumlah pemain bintang, di antaranya Benjamin Sesko, Bryan Mbeumo, dan Matheus Cunha.

Baca Juga:  Manchester City dan Arsenal Menang

Dalam 20 pertandingan terakhir Premier League, Manchester United hanya mampu meraih delapan kemenangan, tujuh hasil imbang, dan lima kekalahan. Tren negatif kian terlihat dalam lima laga terakhir, di mana tim hanya mencatat satu kemenangan. Kondisi tersebut membuat MU tertahan di peringkat keenam klasemen, posisi yang dianggap belum ideal bagi klub dengan target papan atas.

Situasi semakin memanas usai pertandingan melawan Leeds. Dalam kesempatan tersebut, Amorim secara terbuka mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap kebijakan klub. Pernyataan terakhirnya yang menegaskan keinginan untuk memimpin tim dengan peran lebih luas dinilai sebagai tantangan terhadap struktur manajemen.

- Advertisement -

Melalui pernyataan resmi, Manchester United menyebut pergantian pelatih sebagai langkah darurat demi menyelamatkan musim. Klub menegaskan Ruben Amorim telah meninggalkan jabatannya sebagai pelatih kepala setelah ditunjuk pada November 2024 dan membawa tim ke final Liga Europa pada Mei lalu.

Baca Juga:  Meski Indonesia Menang Besar, Shin Tae Yong Tegur Pemain

Manajemen menilai posisi klub yang berada di peringkat keenam Premier League menjadi pertimbangan utama untuk melakukan perubahan kepemimpinan saat ini. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang terbaik bagi tim untuk finis di posisi tertinggi klasemen.

- Advertisement -

Sebagai solusi sementara, Manchester United menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih interim. Ia akan memimpin tim dalam laga krusial menghadapi Burnley pada Rabu mendatang. Klub juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi Ruben Amorim dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya ke depan.(int/JPG)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Jangan Lengah

Chelsea Bantai Everton

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

MANCHESTER (RIAUPOS.CO) – Manchester United resmi mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim sebagai pelatih kepala. Keputusan ini diambil setelah hubungan antara pelatih asal Portugal tersebut dengan manajemen klub memburuk dalam waktu singkat akibat gejolak internal dan hasil tim yang dinilai belum memuaskan.

Ruben Amorim didatangkan pada November 2024 untuk menggantikan Erik ten Hag dengan ekspektasi besar. Ia sempat menghadirkan harapan dengan membawa Setan Merah melaju ke final Liga Europa 2025 di Bilbao. Namun, pencapaian tersebut belum cukup untuk menutup catatan kurang konsisten Manchester United di kompetisi domestik.

Manajemen klub menilai performa tim di Premier League belum sejalan dengan ambisi besar yang dicanangkan. Padahal, pada bursa transfer musim panas lalu, United menggelontorkan dana lebih dari 200 juta pounds untuk mendatangkan sejumlah pemain bintang, di antaranya Benjamin Sesko, Bryan Mbeumo, dan Matheus Cunha.

Baca Juga:  Meski Indonesia Menang Besar, Shin Tae Yong Tegur Pemain

Dalam 20 pertandingan terakhir Premier League, Manchester United hanya mampu meraih delapan kemenangan, tujuh hasil imbang, dan lima kekalahan. Tren negatif kian terlihat dalam lima laga terakhir, di mana tim hanya mencatat satu kemenangan. Kondisi tersebut membuat MU tertahan di peringkat keenam klasemen, posisi yang dianggap belum ideal bagi klub dengan target papan atas.

Situasi semakin memanas usai pertandingan melawan Leeds. Dalam kesempatan tersebut, Amorim secara terbuka mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap kebijakan klub. Pernyataan terakhirnya yang menegaskan keinginan untuk memimpin tim dengan peran lebih luas dinilai sebagai tantangan terhadap struktur manajemen.

Melalui pernyataan resmi, Manchester United menyebut pergantian pelatih sebagai langkah darurat demi menyelamatkan musim. Klub menegaskan Ruben Amorim telah meninggalkan jabatannya sebagai pelatih kepala setelah ditunjuk pada November 2024 dan membawa tim ke final Liga Europa pada Mei lalu.

Baca Juga:  Jordi Cruyff Akan Bantu Cari Dirtek

Manajemen menilai posisi klub yang berada di peringkat keenam Premier League menjadi pertimbangan utama untuk melakukan perubahan kepemimpinan saat ini. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang terbaik bagi tim untuk finis di posisi tertinggi klasemen.

Sebagai solusi sementara, Manchester United menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih interim. Ia akan memimpin tim dalam laga krusial menghadapi Burnley pada Rabu mendatang. Klub juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi Ruben Amorim dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya ke depan.(int/JPG)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari