Jalan yang merupakan kewenangan Provinsi Riau di kabupaten/kota mulai banyak dikeluhkan. Kondisinya yang rusak membuat arus lalu lintas tak lancar.
Tidak jarang kondisi jalan tersebut membuat para pengendara harus berjibaku dengan lumpur untuk dapat melintas. Seperti yang sempat diperbincangkan di media sosial, terkait foto-foto truk pengangkut sawit yang tumbang dan terpuruk ketika melintas di jalan Desa Kuala Keritang Kecamatan Keritang, Indragiri Hilir (Inhil). Termasuk juga keluhan masyarakat Kabupaten Siak, Rokan Hulu (Rohul), dan Kampar terkait hal serupa.
Bagi para pengguna jalan di Riau merasakan hal ini; jalan rusak ada di mana-mana. Di dalam Kota Pekanbaru rusak parah. Di luar Kota Pekanbaru atau antar provinsi, jauh lebih parah. Lubang kecil, sedang hingga menganga, besar, semua ada. Da yang dangkal, setengah dangkal, bahkan sangat dalam. Ban mobil bisa tenggelam habis masuk ke dalam lubang.
Entah kapan baiknya jalan rusak ini. Lima tahun lalu, tiga tahun lalu, sudah rusak. Sampai hari ini, masih rusak. Salah satu contoh jalan menuju PasirpengarIan, Kabupaten Rokan Hulu. Jalan mulai terasa rusak parah setelah simpang Petapahan, Kecamatan tampung, Kabupaten Kampar.
Dari Pekanbaru sampai simpang Petapahan, jalan masih bagus. Tapi setelah simpang ini hancur lebur. Pengemudi yang melintasi jalan ini, bahkan antar provinsi, harus pandai-pandai memilih jalan. Tak jarang harus memakan jalan lawan, antre panjang, yang penting aman dan kendaraan tidak bermasalah.
Masih beruntung jika terang atau tidak hujan. Meski banyak lubang, tapi masih kelihatan jelas. Jika hujan, lubang tertutup habis. Banjir. Air tumpah ruah sampai ke tepi jalan. Antrean makin panjang dan jalan dari Pekanbaru menuju Rohul makin terasa sangat jauh.
Tidak hanya setelah simpang Petapahan, sampai ke Tandun, Kabun, Ujung Batu juga banyak jalan rusak. Bahkan sampai Pasirpengaraian. Apa boleh buat, mau tidak mau, masyarakat harus melewati jalan ini untuk sampai ke Pasirpengaraian, juga ke Sumatera Utara.
Sementara itu bila musim penghujan membuat kondisi jalan di Desa Sontang, Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau hancur. Jalan milik Pemprov Riau ini hancur bak kubangan kerbau. Akses jalan Provinsi Riau ini menghubungkan Kabupaten Rohul ke Kabupaten Bengkalis. Jalan tersebut sudah lebih setahun belum juga dilakukan pengaspalan. Akibatnya, di saat musim penghujan ini kondisinya lumpurnya mencapai kedalaman satu meter.
Entah kapan jalan-jalan ini akan mulus. Apakah setahun lagi, dua tahun lagi, atau lima tahun lagi. Sebagian ruas jalan memang terlihat baru diaspal, tapi menjelang ruas jalan lain diaspal juga, jalan yang mulus ini sudah akan kembali rusak. Entahlah.***

