Minggu, 26 April 2026
- Advertisement -

Terkait Sasaran Pembunuh Bayaran, Polisi Kawal Ketat 4 Pejabat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian membeber empat nama pejabat yang jadi sasaran pembunuhan saat kericuhan Rabu lalu (22/5). Yakni Menko Polhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen dan Keamanan Gories Mere.

Tito menjelaskan, empat nama tersebut muncul dari pengakuan para tersangka yang sudah ditangkap. Yakni, HK, AZ, IR, TJ, AD, dan satu tersangka berinisial AF.

”Hasil pemeriksaan terhadap tersangka, bukan informasi intelijen,” terang Tito.

Selain nama-nama tersebut, ada juga seorang pimpinan lembaga survei yang diincar oleh perusuh. Namun, Tito enggan menyebutkan nama pimpinan lembaga survei tersebut. Yang pasti, informasi itu sudah ditindaklanjuti dengan mengirimkan tim untuk memberikan perlindungan kepada empat pejabat dan satu pimpinan lembaga survei itu.  ”Kami memberikan pengamanan dan pengawalan,” ungkap dia.

Baca Juga:  Pekan Ini Polri Tetapkan Tersangka Kebakaran Kejagung

Data terakhir yang diperoleh Jawa Pos (JPG), perusuh yang ditangkap polisi sebanyak 442 orang. ”Kami akan lihat siapa yang menyuruh mereka datang,” ungkap Tito.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu menegaskan, pihaknya tidak sembarangan bertindak. Tito tegas menyebut, penangkapan terkait senjata api dan rencana pembunuhan sama sekali bukan rekayasa. Dia memastikan, pihaknya bisa membuktikan langkah-langkah yang mereka lakukan benar.  ”Dan kami akan buktikan di persidangan,” ucap dia.(syn/idr/oni/ted)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos
Editor: Eko Faizin

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian membeber empat nama pejabat yang jadi sasaran pembunuhan saat kericuhan Rabu lalu (22/5). Yakni Menko Polhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen dan Keamanan Gories Mere.

Tito menjelaskan, empat nama tersebut muncul dari pengakuan para tersangka yang sudah ditangkap. Yakni, HK, AZ, IR, TJ, AD, dan satu tersangka berinisial AF.

”Hasil pemeriksaan terhadap tersangka, bukan informasi intelijen,” terang Tito.

Selain nama-nama tersebut, ada juga seorang pimpinan lembaga survei yang diincar oleh perusuh. Namun, Tito enggan menyebutkan nama pimpinan lembaga survei tersebut. Yang pasti, informasi itu sudah ditindaklanjuti dengan mengirimkan tim untuk memberikan perlindungan kepada empat pejabat dan satu pimpinan lembaga survei itu.  ”Kami memberikan pengamanan dan pengawalan,” ungkap dia.

Baca Juga:  Soal Kejadian di Km 50, Fadli Zon Jadi Saksi Meringankan Habib Bahar

Data terakhir yang diperoleh Jawa Pos (JPG), perusuh yang ditangkap polisi sebanyak 442 orang. ”Kami akan lihat siapa yang menyuruh mereka datang,” ungkap Tito.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu menegaskan, pihaknya tidak sembarangan bertindak. Tito tegas menyebut, penangkapan terkait senjata api dan rencana pembunuhan sama sekali bukan rekayasa. Dia memastikan, pihaknya bisa membuktikan langkah-langkah yang mereka lakukan benar.  ”Dan kami akan buktikan di persidangan,” ucap dia.(syn/idr/oni/ted)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos
Editor: Eko Faizin
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian membeber empat nama pejabat yang jadi sasaran pembunuhan saat kericuhan Rabu lalu (22/5). Yakni Menko Polhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen dan Keamanan Gories Mere.

Tito menjelaskan, empat nama tersebut muncul dari pengakuan para tersangka yang sudah ditangkap. Yakni, HK, AZ, IR, TJ, AD, dan satu tersangka berinisial AF.

”Hasil pemeriksaan terhadap tersangka, bukan informasi intelijen,” terang Tito.

Selain nama-nama tersebut, ada juga seorang pimpinan lembaga survei yang diincar oleh perusuh. Namun, Tito enggan menyebutkan nama pimpinan lembaga survei tersebut. Yang pasti, informasi itu sudah ditindaklanjuti dengan mengirimkan tim untuk memberikan perlindungan kepada empat pejabat dan satu pimpinan lembaga survei itu.  ”Kami memberikan pengamanan dan pengawalan,” ungkap dia.

Baca Juga:  Soal Kejadian di Km 50, Fadli Zon Jadi Saksi Meringankan Habib Bahar

Data terakhir yang diperoleh Jawa Pos (JPG), perusuh yang ditangkap polisi sebanyak 442 orang. ”Kami akan lihat siapa yang menyuruh mereka datang,” ungkap Tito.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu menegaskan, pihaknya tidak sembarangan bertindak. Tito tegas menyebut, penangkapan terkait senjata api dan rencana pembunuhan sama sekali bukan rekayasa. Dia memastikan, pihaknya bisa membuktikan langkah-langkah yang mereka lakukan benar.  ”Dan kami akan buktikan di persidangan,” ucap dia.(syn/idr/oni/ted)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos
Editor: Eko Faizin

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari