Minggu, 30 November 2025
spot_img

Langkah Pemkab Lestarikan Sejarah Didukung

ROKAN HILIR (RIAUPOS.CO) — Unsur Pemerintahan Kecamatan (Upika) Sinaboi mengapresiasi kepedulian Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) untuk mengembangkan destinasi wisata religius Jejamu Toluk Gong di Kepenghuluan Raja Bejamu, Sinaboi.

“Iven itu merupakan keinginan bersama seluruh masyarakat, termasuk didukung dari para tokoh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Rohil maupun Kecamatan Sinaboi. Tentunya dengan dukungan dari pemkab akan membuat destinasi wisata ini dapat dipertahankan dan semakin lebih baik lagi ke depannya,” kata Camat Sinaboi, Tengku Hasyim, Kamis (27/2).

Ia pun mengharapkan pembenahan di lingkungan sekitaran destinasi wisata dapat dilakukan, melibatkan peran dari dinas terkait seperti PUPR maupun Dinas Pariwisata setempat.

Dukungan senada disampaikan Ketua LAMR Rohil Datuk Rasyid Abizar. Ia menegaskan agar Pemda Rohil dapat memperhatikan akan upaya yang dilakukan oleh masyarakat, apalagi hal itu berkaitan dengan tujuan untuk mengangkat kembali kebudayaan yang ada di tengah masyarakat khususnya masyarakat Melayu.

Baca Juga:  Gaji Guru Honorer Berdasar Masa Kerja

“Apa yang menjadi sejarah pendahulu perlu diangkat kembali agar dikenal dengan baik oleh generasi penerus, seperti di Teluk Gong ini ada peristiwa penting berupa singgahnya rombongan Raja Pekaitan untuk menuju ke kerajaan Siak, pada waktu itu. Kita harapkan pemkab memberikan dukungan untuk melestarikan tempat bersejarah ini,” kata Rasyid.

Selain dukungan dari pemkab terangnya tak kalah penting juga dari masyarakat terutama yang tinggal di lingkungan tempat tersebut.  

Sementara itu salah satu tokoh masyarakat sekaligus Ketua LAMR Sinaboi H Zainal Abidin menuturkan sejarah berkaitan teluk itu adanya raja dari Pekaitan bersama dengan hulubalang dan pengawal hendak berangkat ke kerajaan Siak.

Disiapkan aneka kue seperti kekaeh, dendoam, kue loyang. Peralatan senjata turut dibawa, cukup dengan tepung tawar beras kuning, ada juga untuk hiburan alat musik berupa biola, gong, kendang, tambul dan lain-lain.(adv)

Baca Juga:  Uni Eropa Perjuangkan Hak Tinggal di Inggris

ROKAN HILIR (RIAUPOS.CO) — Unsur Pemerintahan Kecamatan (Upika) Sinaboi mengapresiasi kepedulian Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) untuk mengembangkan destinasi wisata religius Jejamu Toluk Gong di Kepenghuluan Raja Bejamu, Sinaboi.

“Iven itu merupakan keinginan bersama seluruh masyarakat, termasuk didukung dari para tokoh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Rohil maupun Kecamatan Sinaboi. Tentunya dengan dukungan dari pemkab akan membuat destinasi wisata ini dapat dipertahankan dan semakin lebih baik lagi ke depannya,” kata Camat Sinaboi, Tengku Hasyim, Kamis (27/2).

Ia pun mengharapkan pembenahan di lingkungan sekitaran destinasi wisata dapat dilakukan, melibatkan peran dari dinas terkait seperti PUPR maupun Dinas Pariwisata setempat.

Dukungan senada disampaikan Ketua LAMR Rohil Datuk Rasyid Abizar. Ia menegaskan agar Pemda Rohil dapat memperhatikan akan upaya yang dilakukan oleh masyarakat, apalagi hal itu berkaitan dengan tujuan untuk mengangkat kembali kebudayaan yang ada di tengah masyarakat khususnya masyarakat Melayu.

Baca Juga:  Menteri Agama Lantik Khairunnas Rajab sebagai Rektor UIN Suska Riau

“Apa yang menjadi sejarah pendahulu perlu diangkat kembali agar dikenal dengan baik oleh generasi penerus, seperti di Teluk Gong ini ada peristiwa penting berupa singgahnya rombongan Raja Pekaitan untuk menuju ke kerajaan Siak, pada waktu itu. Kita harapkan pemkab memberikan dukungan untuk melestarikan tempat bersejarah ini,” kata Rasyid.

- Advertisement -

Selain dukungan dari pemkab terangnya tak kalah penting juga dari masyarakat terutama yang tinggal di lingkungan tempat tersebut.  

Sementara itu salah satu tokoh masyarakat sekaligus Ketua LAMR Sinaboi H Zainal Abidin menuturkan sejarah berkaitan teluk itu adanya raja dari Pekaitan bersama dengan hulubalang dan pengawal hendak berangkat ke kerajaan Siak.

- Advertisement -

Disiapkan aneka kue seperti kekaeh, dendoam, kue loyang. Peralatan senjata turut dibawa, cukup dengan tepung tawar beras kuning, ada juga untuk hiburan alat musik berupa biola, gong, kendang, tambul dan lain-lain.(adv)

Baca Juga:  Pemerintah:  Kepres Kedaruratan Keuangan Negara Hoaks
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

ROKAN HILIR (RIAUPOS.CO) — Unsur Pemerintahan Kecamatan (Upika) Sinaboi mengapresiasi kepedulian Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) untuk mengembangkan destinasi wisata religius Jejamu Toluk Gong di Kepenghuluan Raja Bejamu, Sinaboi.

“Iven itu merupakan keinginan bersama seluruh masyarakat, termasuk didukung dari para tokoh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Rohil maupun Kecamatan Sinaboi. Tentunya dengan dukungan dari pemkab akan membuat destinasi wisata ini dapat dipertahankan dan semakin lebih baik lagi ke depannya,” kata Camat Sinaboi, Tengku Hasyim, Kamis (27/2).

Ia pun mengharapkan pembenahan di lingkungan sekitaran destinasi wisata dapat dilakukan, melibatkan peran dari dinas terkait seperti PUPR maupun Dinas Pariwisata setempat.

Dukungan senada disampaikan Ketua LAMR Rohil Datuk Rasyid Abizar. Ia menegaskan agar Pemda Rohil dapat memperhatikan akan upaya yang dilakukan oleh masyarakat, apalagi hal itu berkaitan dengan tujuan untuk mengangkat kembali kebudayaan yang ada di tengah masyarakat khususnya masyarakat Melayu.

Baca Juga:  Joe Biden dan PM Jepang Suga Jalin Persatuan Hadapi Ketegasan Cina

“Apa yang menjadi sejarah pendahulu perlu diangkat kembali agar dikenal dengan baik oleh generasi penerus, seperti di Teluk Gong ini ada peristiwa penting berupa singgahnya rombongan Raja Pekaitan untuk menuju ke kerajaan Siak, pada waktu itu. Kita harapkan pemkab memberikan dukungan untuk melestarikan tempat bersejarah ini,” kata Rasyid.

Selain dukungan dari pemkab terangnya tak kalah penting juga dari masyarakat terutama yang tinggal di lingkungan tempat tersebut.  

Sementara itu salah satu tokoh masyarakat sekaligus Ketua LAMR Sinaboi H Zainal Abidin menuturkan sejarah berkaitan teluk itu adanya raja dari Pekaitan bersama dengan hulubalang dan pengawal hendak berangkat ke kerajaan Siak.

Disiapkan aneka kue seperti kekaeh, dendoam, kue loyang. Peralatan senjata turut dibawa, cukup dengan tepung tawar beras kuning, ada juga untuk hiburan alat musik berupa biola, gong, kendang, tambul dan lain-lain.(adv)

Baca Juga:  Pengunjung Jam Gadang Bukittinggi Membeludak, Lalu Lintas Padat Merayap

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari