Kamis, 20 Agustus 2026
- Advertisement -

Petani Diminta Serentak Tanam Padi

SIAK (RIAUPOS.CO) — Persawahan di Kecamatan Sungai Mandau menjadi salah satu kawasan areal sentral pertanian di Kabupaten Siak.

Hasil pertanian terus produksi padi terus mengalami peningkatan, yang dulu 1 hektare mendapatkan 4-5 ton kini mencapai 9 ton per hektare.

Agar produksi padi tetap stabil dan meningkat, petani diharapkan dapat mengatur jadwal tanam secara bersama-sama atau serentak melakukan penanaman.

Saat ini luas persawahan di Kecamatan Sungai Mandau di tiga kampung yakni Kampung Muara Kelantan, Muara Bungkal dan Lubuk Jering seluas 545 hektare.

"Kami sudah meminta kepada petani untuk menyamakan  jadwal musim tanam padi," ujar Camat Sungai Mandau Yudha Rajasa usai gelar rapat musim tanam dengan gapoktan tiga kampung, Rabu (26/2).

Baca Juga:  Pemerintah Indonesia Siapkan Protokol untuk WNA

Selain itu, Yudha juga meminta agar merapikan administrasi kelompok tani dengan didampingi oleh masing-masing penyuluh lapangan.

"Dalam rapat gapoktan, kami meminta agar petani untuk menyamakan jadwal musim tanam. Kami ingin petani bangga menjadi petani,'' ungkapnya.

Yudha menyebutkan, tahun ini perdana gabah petani dihargai Rp4.500 yang biasanya sekitar Rp3.800-Rp4.100 dan diharapkan harga tersebut terus naik, sehingga dapat meningkatkan derajat kesejahteraan bagi petani Kecamatan Sungai Mandau khususnya.

SIAK (RIAUPOS.CO) — Persawahan di Kecamatan Sungai Mandau menjadi salah satu kawasan areal sentral pertanian di Kabupaten Siak.

Hasil pertanian terus produksi padi terus mengalami peningkatan, yang dulu 1 hektare mendapatkan 4-5 ton kini mencapai 9 ton per hektare.

Agar produksi padi tetap stabil dan meningkat, petani diharapkan dapat mengatur jadwal tanam secara bersama-sama atau serentak melakukan penanaman.

Saat ini luas persawahan di Kecamatan Sungai Mandau di tiga kampung yakni Kampung Muara Kelantan, Muara Bungkal dan Lubuk Jering seluas 545 hektare.

"Kami sudah meminta kepada petani untuk menyamakan  jadwal musim tanam padi," ujar Camat Sungai Mandau Yudha Rajasa usai gelar rapat musim tanam dengan gapoktan tiga kampung, Rabu (26/2).

- Advertisement -
Baca Juga:  Miss World 2019 Toni Ann-Singh

Selain itu, Yudha juga meminta agar merapikan administrasi kelompok tani dengan didampingi oleh masing-masing penyuluh lapangan.

"Dalam rapat gapoktan, kami meminta agar petani untuk menyamakan jadwal musim tanam. Kami ingin petani bangga menjadi petani,'' ungkapnya.

- Advertisement -

Yudha menyebutkan, tahun ini perdana gabah petani dihargai Rp4.500 yang biasanya sekitar Rp3.800-Rp4.100 dan diharapkan harga tersebut terus naik, sehingga dapat meningkatkan derajat kesejahteraan bagi petani Kecamatan Sungai Mandau khususnya.

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SIAK (RIAUPOS.CO) — Persawahan di Kecamatan Sungai Mandau menjadi salah satu kawasan areal sentral pertanian di Kabupaten Siak.

Hasil pertanian terus produksi padi terus mengalami peningkatan, yang dulu 1 hektare mendapatkan 4-5 ton kini mencapai 9 ton per hektare.

Agar produksi padi tetap stabil dan meningkat, petani diharapkan dapat mengatur jadwal tanam secara bersama-sama atau serentak melakukan penanaman.

Saat ini luas persawahan di Kecamatan Sungai Mandau di tiga kampung yakni Kampung Muara Kelantan, Muara Bungkal dan Lubuk Jering seluas 545 hektare.

"Kami sudah meminta kepada petani untuk menyamakan  jadwal musim tanam padi," ujar Camat Sungai Mandau Yudha Rajasa usai gelar rapat musim tanam dengan gapoktan tiga kampung, Rabu (26/2).

Baca Juga:  BTS Masuk Klub 1 Miliar Views

Selain itu, Yudha juga meminta agar merapikan administrasi kelompok tani dengan didampingi oleh masing-masing penyuluh lapangan.

"Dalam rapat gapoktan, kami meminta agar petani untuk menyamakan jadwal musim tanam. Kami ingin petani bangga menjadi petani,'' ungkapnya.

Yudha menyebutkan, tahun ini perdana gabah petani dihargai Rp4.500 yang biasanya sekitar Rp3.800-Rp4.100 dan diharapkan harga tersebut terus naik, sehingga dapat meningkatkan derajat kesejahteraan bagi petani Kecamatan Sungai Mandau khususnya.

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari