Sabtu, 5 September 2026
- Advertisement -

Beredar Kabar Polri Benturan dengan TNI Saat Pengamanan Demo Mahasiswa

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto langsung meluruskan soal kabar polisi dengan TNI bentrok saat mengamankan demo mahasiswa di depan Gedung DPRD Sumut, Selasa (24/9) lalu.

Dia mengatakan kedua belah pihak hanya saling mengingatkan dalam situasi yang memanas. “Tidak ada (bentrok) hanya mengingatkan satu sama lain,” ujarnya, Selasa (24/9) malam di depan Gedung DPRD Sumut.

“Saya ingatkan tidak ada benturan, Dandim beliau membantu kami menetralisir (keadaan),” tegasnya.

Kapolda Sumut dan jajarannya langsung kumpul di Kodim 0201/BS pada Selasa malam itu. Belum diketahui apa yang akan dibahas kedua belah pihak.

Sebelumnya, mahasiswa yang dipukul mundur berada di Jalan Kejaksaan atau depan Kodim 0201/BS dan meminta perlindungan TNI.

Baca Juga:  3 Jenis Olahraga yang Bisa Kendalikan Gula Darah

Tetiba jelang Selasa petang, mahasiswa masuk merangsek ke dalam Lapangan Benteng dan adu mulut dengan polisi yang masih menjaga gedung DPRD Sumut tepat di sebelah Lapangan Benteng.

Massa kemudian kian dekat hingga pagar Lapangan Benteng. Namun, kemudian suasana memanas saling ejek dan lempar batu, lalu membuat polisi menembakkan watorcanon ke arah Lapangan Benteng.

TNI yang melihat air ditembakkan ke dalam Lapangan Benteng tak terima, dan berteriak.

“Enggak kayak gini,” teriak anggota TNI.

Teriakan demi teriakan terdengar sahut sahutan. “Jangan mau diadudomba, “ teriak lainnya.

Beruntung, situasi kemudian reda. Mahasiswa pun berhasil diminta keluar lapangan. Mahasiwa kemudian kembali balik ke Jalan Pengadilan depan Kodim 0201/BS. (nin)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Baca Juga:  Coki Akan Memaafkan Gubernur Sumut, Ini Syaratnya

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto langsung meluruskan soal kabar polisi dengan TNI bentrok saat mengamankan demo mahasiswa di depan Gedung DPRD Sumut, Selasa (24/9) lalu.

Dia mengatakan kedua belah pihak hanya saling mengingatkan dalam situasi yang memanas. “Tidak ada (bentrok) hanya mengingatkan satu sama lain,” ujarnya, Selasa (24/9) malam di depan Gedung DPRD Sumut.

“Saya ingatkan tidak ada benturan, Dandim beliau membantu kami menetralisir (keadaan),” tegasnya.

Kapolda Sumut dan jajarannya langsung kumpul di Kodim 0201/BS pada Selasa malam itu. Belum diketahui apa yang akan dibahas kedua belah pihak.

- Advertisement -

Sebelumnya, mahasiswa yang dipukul mundur berada di Jalan Kejaksaan atau depan Kodim 0201/BS dan meminta perlindungan TNI.

Baca Juga:  Cak Nun Berharap Jokowi-Habib Rizieq Dialog Empat Mata

Tetiba jelang Selasa petang, mahasiswa masuk merangsek ke dalam Lapangan Benteng dan adu mulut dengan polisi yang masih menjaga gedung DPRD Sumut tepat di sebelah Lapangan Benteng.

- Advertisement -

Massa kemudian kian dekat hingga pagar Lapangan Benteng. Namun, kemudian suasana memanas saling ejek dan lempar batu, lalu membuat polisi menembakkan watorcanon ke arah Lapangan Benteng.

TNI yang melihat air ditembakkan ke dalam Lapangan Benteng tak terima, dan berteriak.

“Enggak kayak gini,” teriak anggota TNI.

Teriakan demi teriakan terdengar sahut sahutan. “Jangan mau diadudomba, “ teriak lainnya.

Beruntung, situasi kemudian reda. Mahasiswa pun berhasil diminta keluar lapangan. Mahasiwa kemudian kembali balik ke Jalan Pengadilan depan Kodim 0201/BS. (nin)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Baca Juga:  Dua Waitress dan LC Diamankan Bersama Lima Pil Ekstasi
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto langsung meluruskan soal kabar polisi dengan TNI bentrok saat mengamankan demo mahasiswa di depan Gedung DPRD Sumut, Selasa (24/9) lalu.

Dia mengatakan kedua belah pihak hanya saling mengingatkan dalam situasi yang memanas. “Tidak ada (bentrok) hanya mengingatkan satu sama lain,” ujarnya, Selasa (24/9) malam di depan Gedung DPRD Sumut.

“Saya ingatkan tidak ada benturan, Dandim beliau membantu kami menetralisir (keadaan),” tegasnya.

Kapolda Sumut dan jajarannya langsung kumpul di Kodim 0201/BS pada Selasa malam itu. Belum diketahui apa yang akan dibahas kedua belah pihak.

Sebelumnya, mahasiswa yang dipukul mundur berada di Jalan Kejaksaan atau depan Kodim 0201/BS dan meminta perlindungan TNI.

Baca Juga:  Apa Kabar Jalan Tol Pekanbaru - Padang? Ini Kata Menteri PUPR

Tetiba jelang Selasa petang, mahasiswa masuk merangsek ke dalam Lapangan Benteng dan adu mulut dengan polisi yang masih menjaga gedung DPRD Sumut tepat di sebelah Lapangan Benteng.

Massa kemudian kian dekat hingga pagar Lapangan Benteng. Namun, kemudian suasana memanas saling ejek dan lempar batu, lalu membuat polisi menembakkan watorcanon ke arah Lapangan Benteng.

TNI yang melihat air ditembakkan ke dalam Lapangan Benteng tak terima, dan berteriak.

“Enggak kayak gini,” teriak anggota TNI.

Teriakan demi teriakan terdengar sahut sahutan. “Jangan mau diadudomba, “ teriak lainnya.

Beruntung, situasi kemudian reda. Mahasiswa pun berhasil diminta keluar lapangan. Mahasiwa kemudian kembali balik ke Jalan Pengadilan depan Kodim 0201/BS. (nin)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Baca Juga:  Penentuan Kabareskrim Baru Harus Bebas dari Intervensi Elite

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari