Sabtu, 9 Mei 2026
- Advertisement -

Komnas HAM Sesali Kericuhan, Akibatkan 95 Mahasiswa Terluka

JAKARTA(RIAUPOS.CO)– Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendatangi Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) menyusul banyaknya mahasiswa korban luka akibat kericuhan demonstrasi di Gedung DPR. Total ada 90 mahasiswa luka yang dilarikan ke RSPP pada Selasa (24/9), namun data terakhir sebanyak 87 di antaranya sudah diizinkan pulang.

Komisioner Komnas HAM Amiruddin Al Rahab menjelaskan, pihaknya mempertanyakan kepada kepolisian mengapa kericuhan dalam aksi demonstrasi mahasiswa bisa terjadi. Dia menyesalkan ada banyak mahasiswa yang menjadi korban luka dalam peristiwa tersebut.

“Tentu kami dari Komnas HAM datang ke RSPP memastikan kondisi para mahasiswa seperti apa. Tapi tadi setelah kami dapat laporan, para mahasiswa sudah tertangani oleh dokter dengan baik. Yang masih dirawat sudah ditangani untuk observasi lebih lanjut,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (25/9).

Baca Juga:  70 Tahun Jawa Pos dan Hidup Koran setelah Itu

Amiruddin menjelaskan, setiap saat di Indonesia dengan masyarakat yang heterogen pasti akan selalu menghadapi aksi massa. Hanya bagaimana caranya, dia berharap aparat bisa bersikap dengan bijaksana tanpa represif dan reaktif.

“Demonstrasi itu bentuk dari ekspresi mahasiswa menyatakan pendapat. Agar semua pihak memperhatikan hal ini dengan baik, kepolisian jangan reaktif. Polisi harus lebih baik hadapi aksi-aksi massa seperti ini. Sehingga tak selalu berhadapan dengan kekerasan,” tukasnya.

Maka, Komnas HAM akan berkomunikasi dengan Polri untuk meminta penjelasan atas peristiwa unjuk rasa tersebut. Termasuk mempertanyakan video-video yang beredar, yang berisi mahasiswa terluka. Dia berharap setiap aksi bisa menghindari chaos dan kericuhan untuk meminimalisir korban.

Baca Juga:  Sukses dengan Kemendikbud, PkM OSA Ke-5 ADPI Gandeng Kemenparekraf

“Kami juga akan memperhatikan aksi-aksi tak hanya di Jakarta, bekerja sama dengan perwakilan di Medan, Palembang, dan lainnya. Siapapun yang mengalami kekerasan bisa melapor ke kami,” tandasnya.

Editor : Deslina
Sumber: jawapos.com

JAKARTA(RIAUPOS.CO)– Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendatangi Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) menyusul banyaknya mahasiswa korban luka akibat kericuhan demonstrasi di Gedung DPR. Total ada 90 mahasiswa luka yang dilarikan ke RSPP pada Selasa (24/9), namun data terakhir sebanyak 87 di antaranya sudah diizinkan pulang.

Komisioner Komnas HAM Amiruddin Al Rahab menjelaskan, pihaknya mempertanyakan kepada kepolisian mengapa kericuhan dalam aksi demonstrasi mahasiswa bisa terjadi. Dia menyesalkan ada banyak mahasiswa yang menjadi korban luka dalam peristiwa tersebut.

“Tentu kami dari Komnas HAM datang ke RSPP memastikan kondisi para mahasiswa seperti apa. Tapi tadi setelah kami dapat laporan, para mahasiswa sudah tertangani oleh dokter dengan baik. Yang masih dirawat sudah ditangani untuk observasi lebih lanjut,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (25/9).

Baca Juga:  70 Tahun Jawa Pos dan Hidup Koran setelah Itu

Amiruddin menjelaskan, setiap saat di Indonesia dengan masyarakat yang heterogen pasti akan selalu menghadapi aksi massa. Hanya bagaimana caranya, dia berharap aparat bisa bersikap dengan bijaksana tanpa represif dan reaktif.

“Demonstrasi itu bentuk dari ekspresi mahasiswa menyatakan pendapat. Agar semua pihak memperhatikan hal ini dengan baik, kepolisian jangan reaktif. Polisi harus lebih baik hadapi aksi-aksi massa seperti ini. Sehingga tak selalu berhadapan dengan kekerasan,” tukasnya.

- Advertisement -

Maka, Komnas HAM akan berkomunikasi dengan Polri untuk meminta penjelasan atas peristiwa unjuk rasa tersebut. Termasuk mempertanyakan video-video yang beredar, yang berisi mahasiswa terluka. Dia berharap setiap aksi bisa menghindari chaos dan kericuhan untuk meminimalisir korban.

Baca Juga:  Wali Kota Tegal Lakukan Lockdown Wilayahnya

“Kami juga akan memperhatikan aksi-aksi tak hanya di Jakarta, bekerja sama dengan perwakilan di Medan, Palembang, dan lainnya. Siapapun yang mengalami kekerasan bisa melapor ke kami,” tandasnya.

- Advertisement -
Editor : Deslina
Sumber: jawapos.com

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA(RIAUPOS.CO)– Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendatangi Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) menyusul banyaknya mahasiswa korban luka akibat kericuhan demonstrasi di Gedung DPR. Total ada 90 mahasiswa luka yang dilarikan ke RSPP pada Selasa (24/9), namun data terakhir sebanyak 87 di antaranya sudah diizinkan pulang.

Komisioner Komnas HAM Amiruddin Al Rahab menjelaskan, pihaknya mempertanyakan kepada kepolisian mengapa kericuhan dalam aksi demonstrasi mahasiswa bisa terjadi. Dia menyesalkan ada banyak mahasiswa yang menjadi korban luka dalam peristiwa tersebut.

“Tentu kami dari Komnas HAM datang ke RSPP memastikan kondisi para mahasiswa seperti apa. Tapi tadi setelah kami dapat laporan, para mahasiswa sudah tertangani oleh dokter dengan baik. Yang masih dirawat sudah ditangani untuk observasi lebih lanjut,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (25/9).

Baca Juga:  23 Kabupaten dan Kota Masih Jalani PPKM Level 3

Amiruddin menjelaskan, setiap saat di Indonesia dengan masyarakat yang heterogen pasti akan selalu menghadapi aksi massa. Hanya bagaimana caranya, dia berharap aparat bisa bersikap dengan bijaksana tanpa represif dan reaktif.

“Demonstrasi itu bentuk dari ekspresi mahasiswa menyatakan pendapat. Agar semua pihak memperhatikan hal ini dengan baik, kepolisian jangan reaktif. Polisi harus lebih baik hadapi aksi-aksi massa seperti ini. Sehingga tak selalu berhadapan dengan kekerasan,” tukasnya.

Maka, Komnas HAM akan berkomunikasi dengan Polri untuk meminta penjelasan atas peristiwa unjuk rasa tersebut. Termasuk mempertanyakan video-video yang beredar, yang berisi mahasiswa terluka. Dia berharap setiap aksi bisa menghindari chaos dan kericuhan untuk meminimalisir korban.

Baca Juga:  Tim Satgas Rokan Hulu Komit Tekan Penyebaran Covid-19

“Kami juga akan memperhatikan aksi-aksi tak hanya di Jakarta, bekerja sama dengan perwakilan di Medan, Palembang, dan lainnya. Siapapun yang mengalami kekerasan bisa melapor ke kami,” tandasnya.

Editor : Deslina
Sumber: jawapos.com

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari