Minggu, 6 April 2025
spot_img

Jakarta Banjir, 1.564 Gardu Listrik PLN Masih Padam

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jabodetabek sejak Senin (24/2) malam menyisakan genangan, bahkan banjir di beberapa kawasan. Merespons kondisi ini, PT PLN (Persero) pun melakukan pemadaman untuk menjaga keselamatan masyarakat.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menyebut, dari data sebanyak 2.229 gardu yang terdampak banjir, sebanyak 1.564 gardu distribusi masih padam hingga saat ini. Namun, sebanyak 638 gardu sudah dinyalakan.

"Saat ini kami mengontrol keadaan kelistrikan di Jakarta, Banten, dan Jabar yang dalam hal ini kami fokus ke Jakarta," ujarnya di Kantor PLN Jakarta Pusat, Selasa (25/2).

Zulkifli mengaku bersimpati terhadap warga yang terkena musibah banjir hingga saat ini. Pihaknya siap membantu seluruh masyarakat yang terdampak.

Baca Juga:  Puan: Orang Pergi Sendiri Kenapa Kami yang Harus Minta Pulang?

"Namun demikian kami dengan sangat terpaksa harus memadamkan beberapa gardu distribusi agar warga tidak terkena akibatnya, dalam hal ini tersengat oleh listrik," imbuhnya.

Lebih lanjut dia memaparkan, ada empat rumah sakit, dan enam SPBU yang terendam banjir. PLN membantu suplai listrik rumah sakit terdampak dengan genset.

"Jadi sepanjang instalasi bangunannya aman, gensetnya kami operasikan," tuturnya.

General Manager (GM) PLN Disjaya DKI Jakarta Ikhsan mengatakan, pihaknya masih memadamkan 834 gardu. Perseroan mengerahkan 1.000 petugas patroliuntuk memantau kondisi di lapangan.

"Jika dipastikan sudah aman dan ada berita acara dengan tokoh masyarakat setempat, itu akan segera kami nyalakan. Ini sangat terpaksa kami padamkan untuk keselamatan warga," ucapnya.

Baca Juga:  Siswa Diingatkan Hindari Kerumunan

Kemudian, GM Banten Dody menambahkan, pihaknya memadamkan 84 gardu yang terdampak di perbatasan dengan Jakarta, yakni daerah Cikupa, Teluk Naga, dan Serpong. Namun sebanyak 40 gardu telah dinormalkan.

Sementara itu, GM Jawa Barat Agung menuturkan, sejak tadi pagi ada sebanyak 1.111 gardu yang dipadamkan. Namun kini tinggal 745 yang belum dinormalisasi di Bekasi, Karawang, Purwakarta.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jabodetabek sejak Senin (24/2) malam menyisakan genangan, bahkan banjir di beberapa kawasan. Merespons kondisi ini, PT PLN (Persero) pun melakukan pemadaman untuk menjaga keselamatan masyarakat.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menyebut, dari data sebanyak 2.229 gardu yang terdampak banjir, sebanyak 1.564 gardu distribusi masih padam hingga saat ini. Namun, sebanyak 638 gardu sudah dinyalakan.

"Saat ini kami mengontrol keadaan kelistrikan di Jakarta, Banten, dan Jabar yang dalam hal ini kami fokus ke Jakarta," ujarnya di Kantor PLN Jakarta Pusat, Selasa (25/2).

Zulkifli mengaku bersimpati terhadap warga yang terkena musibah banjir hingga saat ini. Pihaknya siap membantu seluruh masyarakat yang terdampak.

Baca Juga:  Curi 5.500 Masker di Hongkong, WNI Dipenjara 4 Pekan

"Namun demikian kami dengan sangat terpaksa harus memadamkan beberapa gardu distribusi agar warga tidak terkena akibatnya, dalam hal ini tersengat oleh listrik," imbuhnya.

Lebih lanjut dia memaparkan, ada empat rumah sakit, dan enam SPBU yang terendam banjir. PLN membantu suplai listrik rumah sakit terdampak dengan genset.

"Jadi sepanjang instalasi bangunannya aman, gensetnya kami operasikan," tuturnya.

General Manager (GM) PLN Disjaya DKI Jakarta Ikhsan mengatakan, pihaknya masih memadamkan 834 gardu. Perseroan mengerahkan 1.000 petugas patroliuntuk memantau kondisi di lapangan.

"Jika dipastikan sudah aman dan ada berita acara dengan tokoh masyarakat setempat, itu akan segera kami nyalakan. Ini sangat terpaksa kami padamkan untuk keselamatan warga," ucapnya.

Baca Juga:  Awal Tahun, Harga BBM Nonsubsidi Turun

Kemudian, GM Banten Dody menambahkan, pihaknya memadamkan 84 gardu yang terdampak di perbatasan dengan Jakarta, yakni daerah Cikupa, Teluk Naga, dan Serpong. Namun sebanyak 40 gardu telah dinormalkan.

Sementara itu, GM Jawa Barat Agung menuturkan, sejak tadi pagi ada sebanyak 1.111 gardu yang dipadamkan. Namun kini tinggal 745 yang belum dinormalisasi di Bekasi, Karawang, Purwakarta.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Jakarta Banjir, 1.564 Gardu Listrik PLN Masih Padam

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jabodetabek sejak Senin (24/2) malam menyisakan genangan, bahkan banjir di beberapa kawasan. Merespons kondisi ini, PT PLN (Persero) pun melakukan pemadaman untuk menjaga keselamatan masyarakat.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menyebut, dari data sebanyak 2.229 gardu yang terdampak banjir, sebanyak 1.564 gardu distribusi masih padam hingga saat ini. Namun, sebanyak 638 gardu sudah dinyalakan.

"Saat ini kami mengontrol keadaan kelistrikan di Jakarta, Banten, dan Jabar yang dalam hal ini kami fokus ke Jakarta," ujarnya di Kantor PLN Jakarta Pusat, Selasa (25/2).

Zulkifli mengaku bersimpati terhadap warga yang terkena musibah banjir hingga saat ini. Pihaknya siap membantu seluruh masyarakat yang terdampak.

Baca Juga:  Ivent Balap Sepeda Tour De Siak ke 7 Tahun 2019 Sukses Digelar

"Namun demikian kami dengan sangat terpaksa harus memadamkan beberapa gardu distribusi agar warga tidak terkena akibatnya, dalam hal ini tersengat oleh listrik," imbuhnya.

Lebih lanjut dia memaparkan, ada empat rumah sakit, dan enam SPBU yang terendam banjir. PLN membantu suplai listrik rumah sakit terdampak dengan genset.

"Jadi sepanjang instalasi bangunannya aman, gensetnya kami operasikan," tuturnya.

General Manager (GM) PLN Disjaya DKI Jakarta Ikhsan mengatakan, pihaknya masih memadamkan 834 gardu. Perseroan mengerahkan 1.000 petugas patroliuntuk memantau kondisi di lapangan.

"Jika dipastikan sudah aman dan ada berita acara dengan tokoh masyarakat setempat, itu akan segera kami nyalakan. Ini sangat terpaksa kami padamkan untuk keselamatan warga," ucapnya.

Baca Juga:  Marah kepada Marcron, Macron: Jangan Main-Main dengan Turki

Kemudian, GM Banten Dody menambahkan, pihaknya memadamkan 84 gardu yang terdampak di perbatasan dengan Jakarta, yakni daerah Cikupa, Teluk Naga, dan Serpong. Namun sebanyak 40 gardu telah dinormalkan.

Sementara itu, GM Jawa Barat Agung menuturkan, sejak tadi pagi ada sebanyak 1.111 gardu yang dipadamkan. Namun kini tinggal 745 yang belum dinormalisasi di Bekasi, Karawang, Purwakarta.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jabodetabek sejak Senin (24/2) malam menyisakan genangan, bahkan banjir di beberapa kawasan. Merespons kondisi ini, PT PLN (Persero) pun melakukan pemadaman untuk menjaga keselamatan masyarakat.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menyebut, dari data sebanyak 2.229 gardu yang terdampak banjir, sebanyak 1.564 gardu distribusi masih padam hingga saat ini. Namun, sebanyak 638 gardu sudah dinyalakan.

"Saat ini kami mengontrol keadaan kelistrikan di Jakarta, Banten, dan Jabar yang dalam hal ini kami fokus ke Jakarta," ujarnya di Kantor PLN Jakarta Pusat, Selasa (25/2).

Zulkifli mengaku bersimpati terhadap warga yang terkena musibah banjir hingga saat ini. Pihaknya siap membantu seluruh masyarakat yang terdampak.

Baca Juga:  Marah kepada Marcron, Macron: Jangan Main-Main dengan Turki

"Namun demikian kami dengan sangat terpaksa harus memadamkan beberapa gardu distribusi agar warga tidak terkena akibatnya, dalam hal ini tersengat oleh listrik," imbuhnya.

Lebih lanjut dia memaparkan, ada empat rumah sakit, dan enam SPBU yang terendam banjir. PLN membantu suplai listrik rumah sakit terdampak dengan genset.

"Jadi sepanjang instalasi bangunannya aman, gensetnya kami operasikan," tuturnya.

General Manager (GM) PLN Disjaya DKI Jakarta Ikhsan mengatakan, pihaknya masih memadamkan 834 gardu. Perseroan mengerahkan 1.000 petugas patroliuntuk memantau kondisi di lapangan.

"Jika dipastikan sudah aman dan ada berita acara dengan tokoh masyarakat setempat, itu akan segera kami nyalakan. Ini sangat terpaksa kami padamkan untuk keselamatan warga," ucapnya.

Baca Juga:  Awal Tahun, Harga BBM Nonsubsidi Turun

Kemudian, GM Banten Dody menambahkan, pihaknya memadamkan 84 gardu yang terdampak di perbatasan dengan Jakarta, yakni daerah Cikupa, Teluk Naga, dan Serpong. Namun sebanyak 40 gardu telah dinormalkan.

Sementara itu, GM Jawa Barat Agung menuturkan, sejak tadi pagi ada sebanyak 1.111 gardu yang dipadamkan. Namun kini tinggal 745 yang belum dinormalisasi di Bekasi, Karawang, Purwakarta.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari