Minggu, 7 Juli 2024

Aksi PA 212 Tanggal 26-28 Juni, Perkiraan Massa Ratusan Ribu Orang

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Persaudaraan Alumni (PA) 212 akan turun ke jalan melakukan aksi massa menjelang pembacaan putusan hasil sengketa Pilpres 2019 pada Rabu lusa (26/6/2019). Juru bicara PA 212, Novel Bamukmin menegaskan bahwa pihaknya tidak bertanggung jawab jika ada aksi massa di luar jadwal itu. Aksi massa PA 212 akan digelar di depan gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Meski begitu, Novel memastikan diri akan hadir dalam aksi massa 25-28 Juni 2019. Untuk PA 212 kita fokus tanggal 26-28 silakan elemen atau ormas lain ambil bagian, kan banyak dari alumni 212 dari berbagai ormas silakan. Tetapi kita dari sekarang juga hadir, kan kita ambil bagiannya sebagai penyelenggara tanggal 26,’’ ucap Novel Bamukmin, Senin (24/6/2019).

- Advertisement -
Baca Juga:  Menggapai Mimpi dari Sawit Riau

Aksi massa PA 212 hari Rabu nanti sesuai surat pemberitahuan yang telah diajukan ke Polda Metro Jaya. ’’Artinya kita bertanggung jawab tanggal hari itu, surat pemberitahuan itu juga sudah kita sampaikan ke polisi,’’ katanya.

Ia memperkirakan ada ratusan ribu orang dari berbagai daerah akan hadir dalam aksi massa PA 212. ’’Seperti biasanya alumni-alumni 212 itu mereka yang intinya yang hadir itu Jabodetabek, Jabar dan Banten. Kalau untuk perkiraan kita saat ini ya karena hari kerja mungkin ratusan ribu,’’ tuturnya.

Novel menambahkan, jadwal aksi massa PA 212 sengaja dipercepat untuk mengantisipasi kejadian seperti pengumuman hasil Pilpres 2019 pada 21 Mei lalu. ’’Untuk mengantisipasi dipercepat pula pengumuman hasil sidang MK itu. Jadi kita mengantisipasi tanggal 26, kalau kita ngambil tanggal 28 takutnya sudah selesai seperti tanggal 21-22 ternyata masuk 21 malam sudah diumumkan,’’ paparnya.

Namun jika putusan sengketa Pilpres dibacakan sesuai jadwal, maka tanggal 28 Juni akan menjadi puncak aksi massa PA 212. ’’Kalau MK enggak ngelantur seperti KPU mengambil langkah yang lebih cepat mengumumkan hasil persidangannya bisa jadi tanggal 28 puncak, bisa jadi sampai jutaan orang itu kalau memang itu MK sesuai jadwal. Tapi kalau gak sesuai jadwal mungkin puncaknya tanggal 26,’’ katanya.(wid/rmol)
Sumber: Pojoksatu.id/RMOL
Editor: Fopin A Sinaga

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Persaudaraan Alumni (PA) 212 akan turun ke jalan melakukan aksi massa menjelang pembacaan putusan hasil sengketa Pilpres 2019 pada Rabu lusa (26/6/2019). Juru bicara PA 212, Novel Bamukmin menegaskan bahwa pihaknya tidak bertanggung jawab jika ada aksi massa di luar jadwal itu. Aksi massa PA 212 akan digelar di depan gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Meski begitu, Novel memastikan diri akan hadir dalam aksi massa 25-28 Juni 2019. Untuk PA 212 kita fokus tanggal 26-28 silakan elemen atau ormas lain ambil bagian, kan banyak dari alumni 212 dari berbagai ormas silakan. Tetapi kita dari sekarang juga hadir, kan kita ambil bagiannya sebagai penyelenggara tanggal 26,’’ ucap Novel Bamukmin, Senin (24/6/2019).

Baca Juga:  Ali Kalora Diduga Tertembak

Aksi massa PA 212 hari Rabu nanti sesuai surat pemberitahuan yang telah diajukan ke Polda Metro Jaya. ’’Artinya kita bertanggung jawab tanggal hari itu, surat pemberitahuan itu juga sudah kita sampaikan ke polisi,’’ katanya.

Ia memperkirakan ada ratusan ribu orang dari berbagai daerah akan hadir dalam aksi massa PA 212. ’’Seperti biasanya alumni-alumni 212 itu mereka yang intinya yang hadir itu Jabodetabek, Jabar dan Banten. Kalau untuk perkiraan kita saat ini ya karena hari kerja mungkin ratusan ribu,’’ tuturnya.

Novel menambahkan, jadwal aksi massa PA 212 sengaja dipercepat untuk mengantisipasi kejadian seperti pengumuman hasil Pilpres 2019 pada 21 Mei lalu. ’’Untuk mengantisipasi dipercepat pula pengumuman hasil sidang MK itu. Jadi kita mengantisipasi tanggal 26, kalau kita ngambil tanggal 28 takutnya sudah selesai seperti tanggal 21-22 ternyata masuk 21 malam sudah diumumkan,’’ paparnya.

Namun jika putusan sengketa Pilpres dibacakan sesuai jadwal, maka tanggal 28 Juni akan menjadi puncak aksi massa PA 212. ’’Kalau MK enggak ngelantur seperti KPU mengambil langkah yang lebih cepat mengumumkan hasil persidangannya bisa jadi tanggal 28 puncak, bisa jadi sampai jutaan orang itu kalau memang itu MK sesuai jadwal. Tapi kalau gak sesuai jadwal mungkin puncaknya tanggal 26,’’ katanya.(wid/rmol)
Sumber: Pojoksatu.id/RMOL
Editor: Fopin A Sinaga
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari