Minggu, 28 Juni 2026
- Advertisement -

Karhutla Muncul di Tenggayun dan Sonde

MERANTI(RIAUPOS.CO) – Jumlah desa yamg dilanda bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kepulauan Meranti terus bertambah. Selain Desa Gayung Kiri dan Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang yang telah membara sejak akhir pekan lalu, kini titik api kembali terpantau di dua desa lainnya.

Dua desa tersebut terdiri dari Desa Tenggayun Raya Rangsang Pesisir dan Desa Sonde, Kecamatan Rangsang Barat. Hal ini disampaikan Kepala Seksi Karhutla dan Kecelakaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti Ekaliptus kepada Riau Pos, Selasa (23/2) siang.

"Titik api Gayung Kiri dan Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang masih pendinginan. Sementara Senin sore kebakaran atau titik api kembali terpantau di di perbatasan Desa Tenggayun Raya Rangsang Pesisir dan Desa Sonde, Kecamatan Rangsang Barat," ungkapnya.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, pihaknya berserta tim gabungan dari unsur kepolisian, TNI dibantu masyarakat dan masyarakat peduli api (MPA) hingga masyarakat setempat sudah berada di setiap lokasi untuk melakukan penanggulangan.

Namun upaya penanggulangan yang dilakukan oleh tim gabungan terbentur oleh kondisi angin kencang hingga minimnya sumber air. Sehingga api yang sudah padam muncul kembali di lahan seluas 6,5 ha tersebut.(wir)

MERANTI(RIAUPOS.CO) – Jumlah desa yamg dilanda bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kepulauan Meranti terus bertambah. Selain Desa Gayung Kiri dan Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang yang telah membara sejak akhir pekan lalu, kini titik api kembali terpantau di dua desa lainnya.

Dua desa tersebut terdiri dari Desa Tenggayun Raya Rangsang Pesisir dan Desa Sonde, Kecamatan Rangsang Barat. Hal ini disampaikan Kepala Seksi Karhutla dan Kecelakaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti Ekaliptus kepada Riau Pos, Selasa (23/2) siang.

"Titik api Gayung Kiri dan Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang masih pendinginan. Sementara Senin sore kebakaran atau titik api kembali terpantau di di perbatasan Desa Tenggayun Raya Rangsang Pesisir dan Desa Sonde, Kecamatan Rangsang Barat," ungkapnya.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, pihaknya berserta tim gabungan dari unsur kepolisian, TNI dibantu masyarakat dan masyarakat peduli api (MPA) hingga masyarakat setempat sudah berada di setiap lokasi untuk melakukan penanggulangan.

Namun upaya penanggulangan yang dilakukan oleh tim gabungan terbentur oleh kondisi angin kencang hingga minimnya sumber air. Sehingga api yang sudah padam muncul kembali di lahan seluas 6,5 ha tersebut.(wir)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

MERANTI(RIAUPOS.CO) – Jumlah desa yamg dilanda bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kepulauan Meranti terus bertambah. Selain Desa Gayung Kiri dan Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang yang telah membara sejak akhir pekan lalu, kini titik api kembali terpantau di dua desa lainnya.

Dua desa tersebut terdiri dari Desa Tenggayun Raya Rangsang Pesisir dan Desa Sonde, Kecamatan Rangsang Barat. Hal ini disampaikan Kepala Seksi Karhutla dan Kecelakaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti Ekaliptus kepada Riau Pos, Selasa (23/2) siang.

"Titik api Gayung Kiri dan Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang masih pendinginan. Sementara Senin sore kebakaran atau titik api kembali terpantau di di perbatasan Desa Tenggayun Raya Rangsang Pesisir dan Desa Sonde, Kecamatan Rangsang Barat," ungkapnya.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, pihaknya berserta tim gabungan dari unsur kepolisian, TNI dibantu masyarakat dan masyarakat peduli api (MPA) hingga masyarakat setempat sudah berada di setiap lokasi untuk melakukan penanggulangan.

Namun upaya penanggulangan yang dilakukan oleh tim gabungan terbentur oleh kondisi angin kencang hingga minimnya sumber air. Sehingga api yang sudah padam muncul kembali di lahan seluas 6,5 ha tersebut.(wir)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari