Minggu, 6 April 2025
spot_img

DPRD Ingatkan Pemerintah Proaktif Antisipasi DBD

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Ketua Komisi III DPRD Kuansing Romi Alfisahputra SE bicara soal dampak pergantian musim. Dari musim kemarau ke musim hujan. Masyarakat dihadapkan dengan ancaman serangan demam berdarah dengue (DBD).

Karena itu, ia mengingatkan pemerintah agar proaktif mengantisipasi serangan nyamuk membahayakan itu.

"Akhir-akhir ini banyak warga Kuansing terserang DBD. Infonya, ada sejumlah warga Benai, Simandolak, yang diduga terserang DBD. Saya minta Dinas Kesehatan (Diskes) mengantisipasi merebaknya DBD," kata Romi kepada wartawan, Rabu (20/11).

Salah satu langkah yang harus dilakukan, katanya, harus dilakukan fogging di kawasan terindikasi terjangkit DBD. "Jangan tunggu makan korban baru bertindak. Diskes harus melakukan antisipasi atau pencegahan jauh-jauh hari, karena mengingat kondisi ini akan terjadi tiap tahun," diingatkannya lagi.

Selain itu, dimintanya agar digencarkan propaganda tentang pencegahan dan bahaya DBD ini kepada masyarakat. Agar semua elemen ikut berpartisipasi melakukan pencegahan. “Kalau sudah terdapat warga yang terserang DBD, lakukan  fogging dengan segera. Jangan menunda,” desaknya.

Selain itu, Romi juga menegaskan, agar petugas kesehatan di kecamatan atau puskesmas juga proaktif melaporkan tiap kejadian. "Jika sudah mewabah di daerahnya, laporkan segera dan minta dilakukan tindakan," sebutnya.(jps)

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Ketua Komisi III DPRD Kuansing Romi Alfisahputra SE bicara soal dampak pergantian musim. Dari musim kemarau ke musim hujan. Masyarakat dihadapkan dengan ancaman serangan demam berdarah dengue (DBD).

Karena itu, ia mengingatkan pemerintah agar proaktif mengantisipasi serangan nyamuk membahayakan itu.

"Akhir-akhir ini banyak warga Kuansing terserang DBD. Infonya, ada sejumlah warga Benai, Simandolak, yang diduga terserang DBD. Saya minta Dinas Kesehatan (Diskes) mengantisipasi merebaknya DBD," kata Romi kepada wartawan, Rabu (20/11).

Salah satu langkah yang harus dilakukan, katanya, harus dilakukan fogging di kawasan terindikasi terjangkit DBD. "Jangan tunggu makan korban baru bertindak. Diskes harus melakukan antisipasi atau pencegahan jauh-jauh hari, karena mengingat kondisi ini akan terjadi tiap tahun," diingatkannya lagi.

Selain itu, dimintanya agar digencarkan propaganda tentang pencegahan dan bahaya DBD ini kepada masyarakat. Agar semua elemen ikut berpartisipasi melakukan pencegahan. “Kalau sudah terdapat warga yang terserang DBD, lakukan  fogging dengan segera. Jangan menunda,” desaknya.

Selain itu, Romi juga menegaskan, agar petugas kesehatan di kecamatan atau puskesmas juga proaktif melaporkan tiap kejadian. "Jika sudah mewabah di daerahnya, laporkan segera dan minta dilakukan tindakan," sebutnya.(jps)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

DPRD Ingatkan Pemerintah Proaktif Antisipasi DBD

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Ketua Komisi III DPRD Kuansing Romi Alfisahputra SE bicara soal dampak pergantian musim. Dari musim kemarau ke musim hujan. Masyarakat dihadapkan dengan ancaman serangan demam berdarah dengue (DBD).

Karena itu, ia mengingatkan pemerintah agar proaktif mengantisipasi serangan nyamuk membahayakan itu.

"Akhir-akhir ini banyak warga Kuansing terserang DBD. Infonya, ada sejumlah warga Benai, Simandolak, yang diduga terserang DBD. Saya minta Dinas Kesehatan (Diskes) mengantisipasi merebaknya DBD," kata Romi kepada wartawan, Rabu (20/11).

Salah satu langkah yang harus dilakukan, katanya, harus dilakukan fogging di kawasan terindikasi terjangkit DBD. "Jangan tunggu makan korban baru bertindak. Diskes harus melakukan antisipasi atau pencegahan jauh-jauh hari, karena mengingat kondisi ini akan terjadi tiap tahun," diingatkannya lagi.

Selain itu, dimintanya agar digencarkan propaganda tentang pencegahan dan bahaya DBD ini kepada masyarakat. Agar semua elemen ikut berpartisipasi melakukan pencegahan. “Kalau sudah terdapat warga yang terserang DBD, lakukan  fogging dengan segera. Jangan menunda,” desaknya.

Selain itu, Romi juga menegaskan, agar petugas kesehatan di kecamatan atau puskesmas juga proaktif melaporkan tiap kejadian. "Jika sudah mewabah di daerahnya, laporkan segera dan minta dilakukan tindakan," sebutnya.(jps)

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Ketua Komisi III DPRD Kuansing Romi Alfisahputra SE bicara soal dampak pergantian musim. Dari musim kemarau ke musim hujan. Masyarakat dihadapkan dengan ancaman serangan demam berdarah dengue (DBD).

Karena itu, ia mengingatkan pemerintah agar proaktif mengantisipasi serangan nyamuk membahayakan itu.

"Akhir-akhir ini banyak warga Kuansing terserang DBD. Infonya, ada sejumlah warga Benai, Simandolak, yang diduga terserang DBD. Saya minta Dinas Kesehatan (Diskes) mengantisipasi merebaknya DBD," kata Romi kepada wartawan, Rabu (20/11).

Salah satu langkah yang harus dilakukan, katanya, harus dilakukan fogging di kawasan terindikasi terjangkit DBD. "Jangan tunggu makan korban baru bertindak. Diskes harus melakukan antisipasi atau pencegahan jauh-jauh hari, karena mengingat kondisi ini akan terjadi tiap tahun," diingatkannya lagi.

Selain itu, dimintanya agar digencarkan propaganda tentang pencegahan dan bahaya DBD ini kepada masyarakat. Agar semua elemen ikut berpartisipasi melakukan pencegahan. “Kalau sudah terdapat warga yang terserang DBD, lakukan  fogging dengan segera. Jangan menunda,” desaknya.

Selain itu, Romi juga menegaskan, agar petugas kesehatan di kecamatan atau puskesmas juga proaktif melaporkan tiap kejadian. "Jika sudah mewabah di daerahnya, laporkan segera dan minta dilakukan tindakan," sebutnya.(jps)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari