Selasa, 21 April 2026
- Advertisement -

Dari Niat hingga Kekompakan, Ini Arahan Menag untuk Petugas Haji Indonesia 2025

RIAUPOS.CO — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memberikan empat pesan utama kepada seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2025.

Pesan ini disampaikan oleh Tenaga Ahli Menag, Bunyamin Yafid, dalam pertemuan bersama jajaran petugas haji di Kantor Daker Makkah, Arab Saudi, pada Selasa malam (20/5/2025).

Menurut Bunyamin, pesan pertama yang paling mendasar adalah pentingnya meluruskan niat. Menag menekankan bahwa tugas sebagai petugas haji harus diniatkan sebagai bentuk pelayanan terhadap tamu Allah, bukan sekadar pekerjaan formal.

“Raja Arab Saudi saja menyebut dirinya pelayan tamu Allah, apalagi kita,” ungkap Bunyamin.

Pesan kedua menyoroti pentingnya kekompakan dalam tim. Kerja kolektif di lapangan menuntut seluruh petugas saling mendukung dan berbagi peran secara harmonis.

Baca Juga:  Prabowo dan Arab Saudi Sepakat, Indonesia Segera Miliki Kampung Haji di Makkah

One team, one spirit, one goal. Ada yang mengurus makanan, konsumsi, semua harus kompak,” tegasnya.

Pesan ketiga adalah menjaga semangat kerja secara konsisten. Menag mengingatkan agar motivasi tidak hanya tinggi di awal tugas saja, tetapi tetap terjaga hingga akhir masa pelayanan.

“Jangan semangat di awal saja lalu melemah di akhir. Tetap istikamah dan jangan lelah,” pesannya.

Pesan keempat dan terakhir, Menag berpesan agar para petugas menghindari konflik internal. Penting untuk saling menghargai, menjaga keharmonisan tim, dan selalu melibatkan doa dalam setiap langkah.

“Jangan andalkan kekuatan manusia dan sistem saja, tapi juga kekuatan langit. Allah punya banyak cara untuk menolong kita,” tutur Bunyamin.

Baca Juga:  Warga Rantau Binuang Mengadu ke DPD

Empat pesan ini diharapkan menjadi landasan moral bagi petugas PPIH selama menjalankan tugas pelayanan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci agar pelaksanaan ibadah berlangsung lancar, aman, dan penuh keberkahan.

Sumber: Jawapos.com

RIAUPOS.CO — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memberikan empat pesan utama kepada seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2025.

Pesan ini disampaikan oleh Tenaga Ahli Menag, Bunyamin Yafid, dalam pertemuan bersama jajaran petugas haji di Kantor Daker Makkah, Arab Saudi, pada Selasa malam (20/5/2025).

Menurut Bunyamin, pesan pertama yang paling mendasar adalah pentingnya meluruskan niat. Menag menekankan bahwa tugas sebagai petugas haji harus diniatkan sebagai bentuk pelayanan terhadap tamu Allah, bukan sekadar pekerjaan formal.

“Raja Arab Saudi saja menyebut dirinya pelayan tamu Allah, apalagi kita,” ungkap Bunyamin.

Pesan kedua menyoroti pentingnya kekompakan dalam tim. Kerja kolektif di lapangan menuntut seluruh petugas saling mendukung dan berbagi peran secara harmonis.

- Advertisement -
Baca Juga:  Warga Rantau Binuang Mengadu ke DPD

One team, one spirit, one goal. Ada yang mengurus makanan, konsumsi, semua harus kompak,” tegasnya.

Pesan ketiga adalah menjaga semangat kerja secara konsisten. Menag mengingatkan agar motivasi tidak hanya tinggi di awal tugas saja, tetapi tetap terjaga hingga akhir masa pelayanan.

- Advertisement -

“Jangan semangat di awal saja lalu melemah di akhir. Tetap istikamah dan jangan lelah,” pesannya.

Pesan keempat dan terakhir, Menag berpesan agar para petugas menghindari konflik internal. Penting untuk saling menghargai, menjaga keharmonisan tim, dan selalu melibatkan doa dalam setiap langkah.

“Jangan andalkan kekuatan manusia dan sistem saja, tapi juga kekuatan langit. Allah punya banyak cara untuk menolong kita,” tutur Bunyamin.

Baca Juga:  Demonstran Hong Kong Serang Toko Milik Pengusaha Tiongkok Daratan

Empat pesan ini diharapkan menjadi landasan moral bagi petugas PPIH selama menjalankan tugas pelayanan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci agar pelaksanaan ibadah berlangsung lancar, aman, dan penuh keberkahan.

Sumber: Jawapos.com

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

RIAUPOS.CO — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memberikan empat pesan utama kepada seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2025.

Pesan ini disampaikan oleh Tenaga Ahli Menag, Bunyamin Yafid, dalam pertemuan bersama jajaran petugas haji di Kantor Daker Makkah, Arab Saudi, pada Selasa malam (20/5/2025).

Menurut Bunyamin, pesan pertama yang paling mendasar adalah pentingnya meluruskan niat. Menag menekankan bahwa tugas sebagai petugas haji harus diniatkan sebagai bentuk pelayanan terhadap tamu Allah, bukan sekadar pekerjaan formal.

“Raja Arab Saudi saja menyebut dirinya pelayan tamu Allah, apalagi kita,” ungkap Bunyamin.

Pesan kedua menyoroti pentingnya kekompakan dalam tim. Kerja kolektif di lapangan menuntut seluruh petugas saling mendukung dan berbagi peran secara harmonis.

Baca Juga:  PR Indonesia Nobatkan Mendag Lutfi Sebagai Pemimpin Paling Populer

One team, one spirit, one goal. Ada yang mengurus makanan, konsumsi, semua harus kompak,” tegasnya.

Pesan ketiga adalah menjaga semangat kerja secara konsisten. Menag mengingatkan agar motivasi tidak hanya tinggi di awal tugas saja, tetapi tetap terjaga hingga akhir masa pelayanan.

“Jangan semangat di awal saja lalu melemah di akhir. Tetap istikamah dan jangan lelah,” pesannya.

Pesan keempat dan terakhir, Menag berpesan agar para petugas menghindari konflik internal. Penting untuk saling menghargai, menjaga keharmonisan tim, dan selalu melibatkan doa dalam setiap langkah.

“Jangan andalkan kekuatan manusia dan sistem saja, tapi juga kekuatan langit. Allah punya banyak cara untuk menolong kita,” tutur Bunyamin.

Baca Juga:  Seorang Wanita Tewas di Lubang Drainase Kota Bangkinang

Empat pesan ini diharapkan menjadi landasan moral bagi petugas PPIH selama menjalankan tugas pelayanan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci agar pelaksanaan ibadah berlangsung lancar, aman, dan penuh keberkahan.

Sumber: Jawapos.com

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari