Minggu, 13 September 2026
- Advertisement -

Wakil Ketua KPK Minta Polri Segera Umumkan Pelakunya

JAKARTA RIAUPOS.CO) — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mendesak kepolisian untuk segera mengumumkan pelaku penyiraman air keras kepada Novel Baswedan. Sebab, jika tidak, maka dunia internasional akan terus menyoroti kasus ini.

“Oleh sebab itu kalau kita mau konsisten, ini harus cepat. Atau kalau nggak, pihak asing akan menyoroti kasus ini,” ungkap Saut di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (15/12).

Saut juga mengkau optimis, jika pelaku penyiraman air keras terhadap Novel telah diungkap, maka itu dapat mendorong indeks persepsi korupsi (IPK) di Indonesia menjadi lebih baik.

"Mudah-mudahan bisa mendorong Indeks Persepsi Korupsi kita," paparnya.

Lebih lanjut, Saut yang merupakan mantan Kepala Staf BIN itu juga berharap, pimpinan komisi antirasuah periode 2019-2024 bisa mendorong penuntasan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Sebab masa jabatan pimpinan KPK periode 2015-2019 yang digawangi Agus Rahardjo akan berakhir.

Baca Juga:  Positif 221 Orang, Sumbar Datangkan Alat Semprot dan 46 Ribu Liter Disinfektan

"Novel banyak mengorbankan dirinya untuk negaranya, bahkan dia harus keluar dari Polri untuk lebih fokus di situ," pungkasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

JAKARTA RIAUPOS.CO) — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mendesak kepolisian untuk segera mengumumkan pelaku penyiraman air keras kepada Novel Baswedan. Sebab, jika tidak, maka dunia internasional akan terus menyoroti kasus ini.

“Oleh sebab itu kalau kita mau konsisten, ini harus cepat. Atau kalau nggak, pihak asing akan menyoroti kasus ini,” ungkap Saut di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (15/12).

Saut juga mengkau optimis, jika pelaku penyiraman air keras terhadap Novel telah diungkap, maka itu dapat mendorong indeks persepsi korupsi (IPK) di Indonesia menjadi lebih baik.

"Mudah-mudahan bisa mendorong Indeks Persepsi Korupsi kita," paparnya.

Lebih lanjut, Saut yang merupakan mantan Kepala Staf BIN itu juga berharap, pimpinan komisi antirasuah periode 2019-2024 bisa mendorong penuntasan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Sebab masa jabatan pimpinan KPK periode 2015-2019 yang digawangi Agus Rahardjo akan berakhir.

- Advertisement -
Baca Juga:  Pemerintah Naikkan Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex

"Novel banyak mengorbankan dirinya untuk negaranya, bahkan dia harus keluar dari Polri untuk lebih fokus di situ," pungkasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA RIAUPOS.CO) — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mendesak kepolisian untuk segera mengumumkan pelaku penyiraman air keras kepada Novel Baswedan. Sebab, jika tidak, maka dunia internasional akan terus menyoroti kasus ini.

“Oleh sebab itu kalau kita mau konsisten, ini harus cepat. Atau kalau nggak, pihak asing akan menyoroti kasus ini,” ungkap Saut di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (15/12).

Saut juga mengkau optimis, jika pelaku penyiraman air keras terhadap Novel telah diungkap, maka itu dapat mendorong indeks persepsi korupsi (IPK) di Indonesia menjadi lebih baik.

"Mudah-mudahan bisa mendorong Indeks Persepsi Korupsi kita," paparnya.

Lebih lanjut, Saut yang merupakan mantan Kepala Staf BIN itu juga berharap, pimpinan komisi antirasuah periode 2019-2024 bisa mendorong penuntasan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Sebab masa jabatan pimpinan KPK periode 2015-2019 yang digawangi Agus Rahardjo akan berakhir.

Baca Juga:  Capaian Vaksinasi Covid-19 di Atas 100 Persen

"Novel banyak mengorbankan dirinya untuk negaranya, bahkan dia harus keluar dari Polri untuk lebih fokus di situ," pungkasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari