Sabtu, 5 April 2025
spot_img

13 Orang Hilang di Gunung Changshan saat Mencoba Cari Pesawat Jatuh

YUNNAN (RIAUPOS.CO) – Tiga belas orang yang hilang di Gunung Changshan, Provinsi Yunnan, Cina, sejak Kamis (12/5/2022) diyakini sebagai tim pencari pesawat angkut militer yang jatuh pada 80 tahun silam.

Dua tim pencari sejak Sabtu pagi dikerahkan ke objek wisata alam terpopuler di Kota Dali, Provinsi Yunnan, wilayah barat daya Cina itu.

Sebelumnya diberitakan ke-13 orang tersebut melakukan pendakian tanpa izin dari otoritas setempat dengan melewati pos tanpa penjagaan.

Hingga kini, tujuh orang dari mereka sudah berhasil dihubungi oleh tim pencari, sedangkan enam lainnya belum diketahui nasibnya.

Di antara pendaki yang hilang itu terdapat nama Sun Chunlong, mantan jurnalis dan pemrakarsa acara amal “Veteran Pulang”.

Baca Juga:  Bupati Pantau Rapid Test ODP di Gedung Olahraga Tualang

 

Sun dan teman-temannya mendaki Gunung Changshan untuk mencari pesawat angkut militer yang hilang kontak dan jatuh sekitar 80 tahun lalu.

Pesawat itu hilang saat melintasi Hump, sebuah rute di ujung timur pergunungan Himalaya, dalam perjalanan dari India ke Cina untuk untuk mengirimkan pasokan kepada pasukan Cina selama agresi Jepang (1931-1945), tulis situs thepaper.cn, mengutip beberapa sumber yang dekat dengan korban.

Para korban membawa beberapa unit telepon satelit, namun salah satu dari mereka kehabisan tenaga dan yang lain tidak bisa melanjutkan perjalanan karena hujan. Seorang pemandu wisata lokal dan anggota organisasi penyelamat sipil menemani perjalanan mereka.

“Kami akan berjalan selama empat hari membawa beban lebih dari 10 kilogram dengan memotong jalan keluar melalui semak-semak. Bagi saya, itu akan menjadi tantangan fisik terbesar dalam hidup saya,” tulis Sun di WeChat Moments pada Senin (9/5/2022) sebelum memasuki hutan.

Baca Juga:  Wali Kota Dumai Kembali Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

YUNNAN (RIAUPOS.CO) – Tiga belas orang yang hilang di Gunung Changshan, Provinsi Yunnan, Cina, sejak Kamis (12/5/2022) diyakini sebagai tim pencari pesawat angkut militer yang jatuh pada 80 tahun silam.

Dua tim pencari sejak Sabtu pagi dikerahkan ke objek wisata alam terpopuler di Kota Dali, Provinsi Yunnan, wilayah barat daya Cina itu.

Sebelumnya diberitakan ke-13 orang tersebut melakukan pendakian tanpa izin dari otoritas setempat dengan melewati pos tanpa penjagaan.

Hingga kini, tujuh orang dari mereka sudah berhasil dihubungi oleh tim pencari, sedangkan enam lainnya belum diketahui nasibnya.

Di antara pendaki yang hilang itu terdapat nama Sun Chunlong, mantan jurnalis dan pemrakarsa acara amal “Veteran Pulang”.

Baca Juga:  Air Bersih Tetap Jadi Prioritas

 

Sun dan teman-temannya mendaki Gunung Changshan untuk mencari pesawat angkut militer yang hilang kontak dan jatuh sekitar 80 tahun lalu.

Pesawat itu hilang saat melintasi Hump, sebuah rute di ujung timur pergunungan Himalaya, dalam perjalanan dari India ke Cina untuk untuk mengirimkan pasokan kepada pasukan Cina selama agresi Jepang (1931-1945), tulis situs thepaper.cn, mengutip beberapa sumber yang dekat dengan korban.

Para korban membawa beberapa unit telepon satelit, namun salah satu dari mereka kehabisan tenaga dan yang lain tidak bisa melanjutkan perjalanan karena hujan. Seorang pemandu wisata lokal dan anggota organisasi penyelamat sipil menemani perjalanan mereka.

“Kami akan berjalan selama empat hari membawa beban lebih dari 10 kilogram dengan memotong jalan keluar melalui semak-semak. Bagi saya, itu akan menjadi tantangan fisik terbesar dalam hidup saya,” tulis Sun di WeChat Moments pada Senin (9/5/2022) sebelum memasuki hutan.

Baca Juga:  Bupati Pantau Rapid Test ODP di Gedung Olahraga Tualang

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

13 Orang Hilang di Gunung Changshan saat Mencoba Cari Pesawat Jatuh

YUNNAN (RIAUPOS.CO) – Tiga belas orang yang hilang di Gunung Changshan, Provinsi Yunnan, Cina, sejak Kamis (12/5/2022) diyakini sebagai tim pencari pesawat angkut militer yang jatuh pada 80 tahun silam.

Dua tim pencari sejak Sabtu pagi dikerahkan ke objek wisata alam terpopuler di Kota Dali, Provinsi Yunnan, wilayah barat daya Cina itu.

Sebelumnya diberitakan ke-13 orang tersebut melakukan pendakian tanpa izin dari otoritas setempat dengan melewati pos tanpa penjagaan.

Hingga kini, tujuh orang dari mereka sudah berhasil dihubungi oleh tim pencari, sedangkan enam lainnya belum diketahui nasibnya.

Di antara pendaki yang hilang itu terdapat nama Sun Chunlong, mantan jurnalis dan pemrakarsa acara amal “Veteran Pulang”.

Baca Juga:  Air Bersih Tetap Jadi Prioritas

 

Sun dan teman-temannya mendaki Gunung Changshan untuk mencari pesawat angkut militer yang hilang kontak dan jatuh sekitar 80 tahun lalu.

Pesawat itu hilang saat melintasi Hump, sebuah rute di ujung timur pergunungan Himalaya, dalam perjalanan dari India ke Cina untuk untuk mengirimkan pasokan kepada pasukan Cina selama agresi Jepang (1931-1945), tulis situs thepaper.cn, mengutip beberapa sumber yang dekat dengan korban.

Para korban membawa beberapa unit telepon satelit, namun salah satu dari mereka kehabisan tenaga dan yang lain tidak bisa melanjutkan perjalanan karena hujan. Seorang pemandu wisata lokal dan anggota organisasi penyelamat sipil menemani perjalanan mereka.

“Kami akan berjalan selama empat hari membawa beban lebih dari 10 kilogram dengan memotong jalan keluar melalui semak-semak. Bagi saya, itu akan menjadi tantangan fisik terbesar dalam hidup saya,” tulis Sun di WeChat Moments pada Senin (9/5/2022) sebelum memasuki hutan.

Baca Juga:  Rizky Febian Syok Ibunya Menikah Lagi

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

YUNNAN (RIAUPOS.CO) – Tiga belas orang yang hilang di Gunung Changshan, Provinsi Yunnan, Cina, sejak Kamis (12/5/2022) diyakini sebagai tim pencari pesawat angkut militer yang jatuh pada 80 tahun silam.

Dua tim pencari sejak Sabtu pagi dikerahkan ke objek wisata alam terpopuler di Kota Dali, Provinsi Yunnan, wilayah barat daya Cina itu.

Sebelumnya diberitakan ke-13 orang tersebut melakukan pendakian tanpa izin dari otoritas setempat dengan melewati pos tanpa penjagaan.

Hingga kini, tujuh orang dari mereka sudah berhasil dihubungi oleh tim pencari, sedangkan enam lainnya belum diketahui nasibnya.

Di antara pendaki yang hilang itu terdapat nama Sun Chunlong, mantan jurnalis dan pemrakarsa acara amal “Veteran Pulang”.

Baca Juga:  Wali Kota Dumai Kembali Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

 

Sun dan teman-temannya mendaki Gunung Changshan untuk mencari pesawat angkut militer yang hilang kontak dan jatuh sekitar 80 tahun lalu.

Pesawat itu hilang saat melintasi Hump, sebuah rute di ujung timur pergunungan Himalaya, dalam perjalanan dari India ke Cina untuk untuk mengirimkan pasokan kepada pasukan Cina selama agresi Jepang (1931-1945), tulis situs thepaper.cn, mengutip beberapa sumber yang dekat dengan korban.

Para korban membawa beberapa unit telepon satelit, namun salah satu dari mereka kehabisan tenaga dan yang lain tidak bisa melanjutkan perjalanan karena hujan. Seorang pemandu wisata lokal dan anggota organisasi penyelamat sipil menemani perjalanan mereka.

“Kami akan berjalan selama empat hari membawa beban lebih dari 10 kilogram dengan memotong jalan keluar melalui semak-semak. Bagi saya, itu akan menjadi tantangan fisik terbesar dalam hidup saya,” tulis Sun di WeChat Moments pada Senin (9/5/2022) sebelum memasuki hutan.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Pelaku Illegal Logging di Kawasan HPT

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari