Jumat, 28 Agustus 2026
- Advertisement -

Fiat Chrysler Italia Tutup Pabrik Sementara

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Virus corona yang telah melanda banyak negara di luar Cina telah banyak menyebabkan kerugian. Akibat virus corona jenis baru atau Covid-19, iklim industri termasuk otomotif dunia juga terganggu.

Di Italia misalnya. Negara yang industri otomotifnya juga terkenal besar dengan banyak koleksi merek dunia kini juga terganggu. Pemerintah setempat juga menerapkan status lockdown atau karantina agar penyebaran Covid-19 bisa ditanggulangi.

Tak hanya merek lokal Italia, baru-baru ini Covid-19 juga mulai mengganggu aktivitas merek lainnya. Fiat Chrysler mengatakan pada Rabu (11/3) bahwa pihaknya akan mengintensifkan langkah-langkah terhadap penyebaran Covid-19 di Italia termasuk menutup sementara pabrik di sana. Pemerintah Italia sendiri telah menerapkan karantina nasional.

Baca Juga:  DPRD Dorong Pemkab Beli Peralatan Mobile PCR Lab 

Shutdown sementara di pabrik Fiat Chrysler termasuk tiga hari di tiga pabrik yang memproduksi kendaraan Fiat dan Alfa Romeo dan dua hari di pabrik lain yang merakit crossover Jeep dan Fiat kecil. Beberapa produk Jeep, Fiat, dan Alfa Romeo diimpor ke AS.

Langkah-langkah baru itu dilakukan ketika 12.462 kasus Covid-19 dikonfirmasi menjangkiti masyarakat Italia. Hingga Kamis (12/3), sebanyak 827 orang meninggal dunia.

Langkah-langkah lain yang diumumkan oleh Fiat Chrysler termasuk sanitasi intensif pekerjaan dan tempat istirahat tambahan, program kerja dari rumah untuk karyawan berbasis kantor, dan perlambatan jalur produksi.

"Fiat Chrysler Automobiles menerapkan langkah-langkah baru di seluruh fasilitasnya di Italia untuk mendukung kampanye nasional mengatasi krisis Covid-19," kata pembuat mobil Italia-Amerika itu dalam rilisnya.

Baca Juga:  Cak Imin Sebut PKI Itu Masa Lalu

Pertemuan publik di Italia juga dilarang mulai dari pernikahan hingga pemakaman, acara olahraga dan layanan keagamaan. Masyarakat di sana didorong untuk tinggal di rumah dan membatasi kontak sosial sebanyak mungkin. Perjalanan hanya diperbolehkan untuk situasi kerja darurat dan keadaan darurat atau alasan kesehatan.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Virus corona yang telah melanda banyak negara di luar Cina telah banyak menyebabkan kerugian. Akibat virus corona jenis baru atau Covid-19, iklim industri termasuk otomotif dunia juga terganggu.

Di Italia misalnya. Negara yang industri otomotifnya juga terkenal besar dengan banyak koleksi merek dunia kini juga terganggu. Pemerintah setempat juga menerapkan status lockdown atau karantina agar penyebaran Covid-19 bisa ditanggulangi.

Tak hanya merek lokal Italia, baru-baru ini Covid-19 juga mulai mengganggu aktivitas merek lainnya. Fiat Chrysler mengatakan pada Rabu (11/3) bahwa pihaknya akan mengintensifkan langkah-langkah terhadap penyebaran Covid-19 di Italia termasuk menutup sementara pabrik di sana. Pemerintah Italia sendiri telah menerapkan karantina nasional.

Baca Juga:  Dua Tersangka Peredaran Narkoba Diamankan Polisi

Shutdown sementara di pabrik Fiat Chrysler termasuk tiga hari di tiga pabrik yang memproduksi kendaraan Fiat dan Alfa Romeo dan dua hari di pabrik lain yang merakit crossover Jeep dan Fiat kecil. Beberapa produk Jeep, Fiat, dan Alfa Romeo diimpor ke AS.

Langkah-langkah baru itu dilakukan ketika 12.462 kasus Covid-19 dikonfirmasi menjangkiti masyarakat Italia. Hingga Kamis (12/3), sebanyak 827 orang meninggal dunia.

- Advertisement -

Langkah-langkah lain yang diumumkan oleh Fiat Chrysler termasuk sanitasi intensif pekerjaan dan tempat istirahat tambahan, program kerja dari rumah untuk karyawan berbasis kantor, dan perlambatan jalur produksi.

"Fiat Chrysler Automobiles menerapkan langkah-langkah baru di seluruh fasilitasnya di Italia untuk mendukung kampanye nasional mengatasi krisis Covid-19," kata pembuat mobil Italia-Amerika itu dalam rilisnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Pasien Kanker di Italia Telantar

Pertemuan publik di Italia juga dilarang mulai dari pernikahan hingga pemakaman, acara olahraga dan layanan keagamaan. Masyarakat di sana didorong untuk tinggal di rumah dan membatasi kontak sosial sebanyak mungkin. Perjalanan hanya diperbolehkan untuk situasi kerja darurat dan keadaan darurat atau alasan kesehatan.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Virus corona yang telah melanda banyak negara di luar Cina telah banyak menyebabkan kerugian. Akibat virus corona jenis baru atau Covid-19, iklim industri termasuk otomotif dunia juga terganggu.

Di Italia misalnya. Negara yang industri otomotifnya juga terkenal besar dengan banyak koleksi merek dunia kini juga terganggu. Pemerintah setempat juga menerapkan status lockdown atau karantina agar penyebaran Covid-19 bisa ditanggulangi.

Tak hanya merek lokal Italia, baru-baru ini Covid-19 juga mulai mengganggu aktivitas merek lainnya. Fiat Chrysler mengatakan pada Rabu (11/3) bahwa pihaknya akan mengintensifkan langkah-langkah terhadap penyebaran Covid-19 di Italia termasuk menutup sementara pabrik di sana. Pemerintah Italia sendiri telah menerapkan karantina nasional.

Baca Juga:  Pasien Kanker di Italia Telantar

Shutdown sementara di pabrik Fiat Chrysler termasuk tiga hari di tiga pabrik yang memproduksi kendaraan Fiat dan Alfa Romeo dan dua hari di pabrik lain yang merakit crossover Jeep dan Fiat kecil. Beberapa produk Jeep, Fiat, dan Alfa Romeo diimpor ke AS.

Langkah-langkah baru itu dilakukan ketika 12.462 kasus Covid-19 dikonfirmasi menjangkiti masyarakat Italia. Hingga Kamis (12/3), sebanyak 827 orang meninggal dunia.

Langkah-langkah lain yang diumumkan oleh Fiat Chrysler termasuk sanitasi intensif pekerjaan dan tempat istirahat tambahan, program kerja dari rumah untuk karyawan berbasis kantor, dan perlambatan jalur produksi.

"Fiat Chrysler Automobiles menerapkan langkah-langkah baru di seluruh fasilitasnya di Italia untuk mendukung kampanye nasional mengatasi krisis Covid-19," kata pembuat mobil Italia-Amerika itu dalam rilisnya.

Baca Juga:  Sambut Ramadan, Airlangga Hartarto Ziarah Makam Keluarga di Astana Oetara

Pertemuan publik di Italia juga dilarang mulai dari pernikahan hingga pemakaman, acara olahraga dan layanan keagamaan. Masyarakat di sana didorong untuk tinggal di rumah dan membatasi kontak sosial sebanyak mungkin. Perjalanan hanya diperbolehkan untuk situasi kerja darurat dan keadaan darurat atau alasan kesehatan.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari