Sabtu, 15 Agustus 2026
- Advertisement -

Kemenlu RI Sampaikan Belasungkawa Atas Meninggalnya Shinzo Abe

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kemenlu RI lewat Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan simpati dan belasungkawa mendalam atas meninggalnya mantan perdana menteri Jepang Shinzo Abe.

“Dedikasinya untuk melayani negara dan rakyatnya akan selalu dikenang sebagai contoh terbaik untuk semua,” kata Retno ketika menyampaikan pernyataan pers usai Pertemuan Menlu G20 di Nusa Dua, Bali, Jumat (8/7/2022).

Shinzo Abe meninggal dunia pada usia 67 tahun setelah ditembak seorang pria ketika berkampanye di Prefektur Nara, Jumat (8/7/2022). Pelaku yang bernama Tetsuya Yamagami (41), menembak Abe 2 kali dari belakang dengan senjata buatan sendiri. Tetsuya diketahui merupakan mantan marinir Angkatan Laut dan Pasukan Bela Diri Jepang hingga 2005.

Baca Juga:  Luncurkan Minyakita, Pedagang Pasar Minta Zulhas Tak Hanya Lip Service

Insiden penembakan terhadap Abe merupakan pembunuhan pertama terhadap seorang pejabat atau mantan perdana menteri Jepang sejak zaman militerisme sebelum perang di tahun 1930-an. Berbicara sebelum pengumuman meninggalnya Shinzo Abe, Perdana Menteri Fumio Kishida sangat mengutuk penembakan itu.

Sementara rakyat Jepang dan para pemimpin dunia terkejut atas insiden penembakan yang menewaskan Shinzo Abe di negara yang jarang terjadi kekerasan politik serta ketatnya kontrol senjata.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kemenlu RI lewat Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan simpati dan belasungkawa mendalam atas meninggalnya mantan perdana menteri Jepang Shinzo Abe.

“Dedikasinya untuk melayani negara dan rakyatnya akan selalu dikenang sebagai contoh terbaik untuk semua,” kata Retno ketika menyampaikan pernyataan pers usai Pertemuan Menlu G20 di Nusa Dua, Bali, Jumat (8/7/2022).

Shinzo Abe meninggal dunia pada usia 67 tahun setelah ditembak seorang pria ketika berkampanye di Prefektur Nara, Jumat (8/7/2022). Pelaku yang bernama Tetsuya Yamagami (41), menembak Abe 2 kali dari belakang dengan senjata buatan sendiri. Tetsuya diketahui merupakan mantan marinir Angkatan Laut dan Pasukan Bela Diri Jepang hingga 2005.

Baca Juga:  Perdana Jejakkan Kaki di Kantor Bupati, Ini Pesan Afrizal dan Wakilnya

Insiden penembakan terhadap Abe merupakan pembunuhan pertama terhadap seorang pejabat atau mantan perdana menteri Jepang sejak zaman militerisme sebelum perang di tahun 1930-an. Berbicara sebelum pengumuman meninggalnya Shinzo Abe, Perdana Menteri Fumio Kishida sangat mengutuk penembakan itu.

Sementara rakyat Jepang dan para pemimpin dunia terkejut atas insiden penembakan yang menewaskan Shinzo Abe di negara yang jarang terjadi kekerasan politik serta ketatnya kontrol senjata.

- Advertisement -

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

- Advertisement -

 

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kemenlu RI lewat Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan simpati dan belasungkawa mendalam atas meninggalnya mantan perdana menteri Jepang Shinzo Abe.

“Dedikasinya untuk melayani negara dan rakyatnya akan selalu dikenang sebagai contoh terbaik untuk semua,” kata Retno ketika menyampaikan pernyataan pers usai Pertemuan Menlu G20 di Nusa Dua, Bali, Jumat (8/7/2022).

Shinzo Abe meninggal dunia pada usia 67 tahun setelah ditembak seorang pria ketika berkampanye di Prefektur Nara, Jumat (8/7/2022). Pelaku yang bernama Tetsuya Yamagami (41), menembak Abe 2 kali dari belakang dengan senjata buatan sendiri. Tetsuya diketahui merupakan mantan marinir Angkatan Laut dan Pasukan Bela Diri Jepang hingga 2005.

Baca Juga:  Dikaitkan dengan Viral Video Asusila, Soraya Rasyid Santai

Insiden penembakan terhadap Abe merupakan pembunuhan pertama terhadap seorang pejabat atau mantan perdana menteri Jepang sejak zaman militerisme sebelum perang di tahun 1930-an. Berbicara sebelum pengumuman meninggalnya Shinzo Abe, Perdana Menteri Fumio Kishida sangat mengutuk penembakan itu.

Sementara rakyat Jepang dan para pemimpin dunia terkejut atas insiden penembakan yang menewaskan Shinzo Abe di negara yang jarang terjadi kekerasan politik serta ketatnya kontrol senjata.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari