Senin, 24 Agustus 2026
- Advertisement -

Urai Kemacetan Arus Balik, Menaker Sarankan Pekerja Lakukan Sistem WFH

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyarankan pekerja yang mudik Idulfitri menghindari kembali ke Jakarta dan sekitarnya pada puncak arus balik. Mereka bisa bekerja dari rumah (work from home/WFH) untuk mengurai kemacetan arus balik.

”Sebagaimana imbauan Bapak Presiden Jokowi bahwa masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi pada momen Idulfitri tahun ini, untuk kembali lebih awal atau kembali setelah puncak arus balik,” kata Menaker, Sabtu (7/5/2022) malam.

Puncak arus balik Idulfitri 1443 Hijriah diprediksi terjadi pada 6 sampai dengan 8 Mei. Menaker juga menyarankan agar pengusaha berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pekerja atau buruh yang mudik Idulfitri. Sehingga, dapat menghindari puncak arus balik tersebut.

Baca Juga:  Ayo Ketuk Pintu Langit untuk Akhiri Pandemi Covid

”Tentunya, pelaksanaannya harus berdasar kesepakatan bersama dengan memperhatikan aturan yang berlaku di masing-masing tempat kerja,” ujar Ida.

Menurut Menaker, upaya itu dapat diwujudkan melalui dialog, komunikasi, dan koordinasi, yang intensif antara pengusaha dan pekerja atau buruh. Salah satu substansi yang dapat didialogkan adalah melakukan pekerjaan secara remote atau sistem WFH.

”Sistem ini tentunya sudah cukup familiar bagi kita di mana pengaturan ini pernah bersama-sama kita lakukan selama pandemi Covid-19. Sistem ini bisa diterapkan sementara waktu guna menghindari kepadatan puncak arus balik,” tenag Menaker Ida Fauziyah.

”Namun begitu, sekali lagi, pelaksanaannya tentu berdasar atas kesepakatan bersama dan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku,” tambah dia.

Baca Juga:  Piatek Buktikan Diri, Milan ke Perempatfinal

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyarankan pekerja yang mudik Idulfitri menghindari kembali ke Jakarta dan sekitarnya pada puncak arus balik. Mereka bisa bekerja dari rumah (work from home/WFH) untuk mengurai kemacetan arus balik.

”Sebagaimana imbauan Bapak Presiden Jokowi bahwa masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi pada momen Idulfitri tahun ini, untuk kembali lebih awal atau kembali setelah puncak arus balik,” kata Menaker, Sabtu (7/5/2022) malam.

Puncak arus balik Idulfitri 1443 Hijriah diprediksi terjadi pada 6 sampai dengan 8 Mei. Menaker juga menyarankan agar pengusaha berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pekerja atau buruh yang mudik Idulfitri. Sehingga, dapat menghindari puncak arus balik tersebut.

Baca Juga:  Ratusan Fans Bakal Sambut Kebebasan Ahmad Dhani

”Tentunya, pelaksanaannya harus berdasar kesepakatan bersama dengan memperhatikan aturan yang berlaku di masing-masing tempat kerja,” ujar Ida.

Menurut Menaker, upaya itu dapat diwujudkan melalui dialog, komunikasi, dan koordinasi, yang intensif antara pengusaha dan pekerja atau buruh. Salah satu substansi yang dapat didialogkan adalah melakukan pekerjaan secara remote atau sistem WFH.

- Advertisement -

”Sistem ini tentunya sudah cukup familiar bagi kita di mana pengaturan ini pernah bersama-sama kita lakukan selama pandemi Covid-19. Sistem ini bisa diterapkan sementara waktu guna menghindari kepadatan puncak arus balik,” tenag Menaker Ida Fauziyah.

”Namun begitu, sekali lagi, pelaksanaannya tentu berdasar atas kesepakatan bersama dan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku,” tambah dia.

- Advertisement -
Baca Juga:  Sembelih Hewan Kurban Pakai Alat Rumah Potong

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyarankan pekerja yang mudik Idulfitri menghindari kembali ke Jakarta dan sekitarnya pada puncak arus balik. Mereka bisa bekerja dari rumah (work from home/WFH) untuk mengurai kemacetan arus balik.

”Sebagaimana imbauan Bapak Presiden Jokowi bahwa masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi pada momen Idulfitri tahun ini, untuk kembali lebih awal atau kembali setelah puncak arus balik,” kata Menaker, Sabtu (7/5/2022) malam.

Puncak arus balik Idulfitri 1443 Hijriah diprediksi terjadi pada 6 sampai dengan 8 Mei. Menaker juga menyarankan agar pengusaha berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pekerja atau buruh yang mudik Idulfitri. Sehingga, dapat menghindari puncak arus balik tersebut.

Baca Juga:  Piatek Buktikan Diri, Milan ke Perempatfinal

”Tentunya, pelaksanaannya harus berdasar kesepakatan bersama dengan memperhatikan aturan yang berlaku di masing-masing tempat kerja,” ujar Ida.

Menurut Menaker, upaya itu dapat diwujudkan melalui dialog, komunikasi, dan koordinasi, yang intensif antara pengusaha dan pekerja atau buruh. Salah satu substansi yang dapat didialogkan adalah melakukan pekerjaan secara remote atau sistem WFH.

”Sistem ini tentunya sudah cukup familiar bagi kita di mana pengaturan ini pernah bersama-sama kita lakukan selama pandemi Covid-19. Sistem ini bisa diterapkan sementara waktu guna menghindari kepadatan puncak arus balik,” tenag Menaker Ida Fauziyah.

”Namun begitu, sekali lagi, pelaksanaannya tentu berdasar atas kesepakatan bersama dan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku,” tambah dia.

Baca Juga:  Gas dan Rem soal Covid-19 Harus Seimbang

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari