Sabtu, 18 April 2026
- Advertisement -

Novel Siap Dipertemukan dengan Dua Tersangka Penyiram Dirinya

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan belum usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi korban dalam kasus penyiraman air keras yang menimpa dirinya. Di sela-sela jeda pemeriksaan, ia sempat menyampaikan beberapa hal terkait kasusnya.

Novel mengatakan, pemeriksaan ini bukan hal baru baginya. Karena saat dirawat di Singapura dan pada 20 Juni 2019 dia juga sudah memberikan kesaksian kepada penyidik terkait kasus tersebut.

Dalam kasusnya ini, Novel berharap, penyidik kepolisian bisa mengungkap sepenuhnya hingga dalangnya. Dia juga menginginkan agar pengungkapan berdasarkan fakta.

"Saya berkepentingan untuk mengungkapkan perkara dan saya ingin pengungkapan dilakukan seobjektif mungkin berdasarkan bukti dan fakta-fakta," kata dia di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/1).

Baca Juga:  Dua Anak Sapi Mati, Diduga Diserang Harimau di Tapung Hilir

Saat disinggung terkait kemungkinan adanya konfrontir dengan dua orang tersangka yang sudah ditangkap, Novel belum dapat memastikan. Dia akan menunggu intruksi penyidik selanjutnya.

"Pastinya pun kalau konfrontir itu kan dari penyidik. Dan saya tidak tahu. Sekarang saya memberi keterangan apa yang ditanya, semua saya  jawab," imbuhnya.

Meski begitu, Novel menyatakan, dirinya siap apabila nantinya memang penyidik mempertemukannya dengan 2 tersangka penyiraman. "Kalau dipandang perlu, saya siap bertemu," tegasnya.

Sebelumnya, polisi berhasil mengamankan RM dan RB yang diduga sebagai dua pelaku penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan. Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, keduanya merupakan anggota polisi aktif.

Listyo mengatakan, pengungkapan pelaku ini terjadi atas informasi signifikan yang ditemukan oleh Tim Teknis bentukan Polri. Informasi tersebut kemudian didalami, dan petunjuk mengarah kepada dua pelaku tersebut.

Baca Juga:  Dipasarkan Sampai ke Belanda dan Asia Tenggara

"Tadi malam kami Tim Teknis bekerjasama dengan Dankor Brimob telah mengamankan pelaku yang diduga melakukan penyiraman saudara NB. Jadi pelaku ada 2 orang inisial RM dan RB. Anggota Polri aktif," kata Listyo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (27/12).

Editor: Erizal
Sumber: Jawapos.com

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan belum usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi korban dalam kasus penyiraman air keras yang menimpa dirinya. Di sela-sela jeda pemeriksaan, ia sempat menyampaikan beberapa hal terkait kasusnya.

Novel mengatakan, pemeriksaan ini bukan hal baru baginya. Karena saat dirawat di Singapura dan pada 20 Juni 2019 dia juga sudah memberikan kesaksian kepada penyidik terkait kasus tersebut.

Dalam kasusnya ini, Novel berharap, penyidik kepolisian bisa mengungkap sepenuhnya hingga dalangnya. Dia juga menginginkan agar pengungkapan berdasarkan fakta.

"Saya berkepentingan untuk mengungkapkan perkara dan saya ingin pengungkapan dilakukan seobjektif mungkin berdasarkan bukti dan fakta-fakta," kata dia di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/1).

Baca Juga:  Dua Anak Sapi Mati, Diduga Diserang Harimau di Tapung Hilir

Saat disinggung terkait kemungkinan adanya konfrontir dengan dua orang tersangka yang sudah ditangkap, Novel belum dapat memastikan. Dia akan menunggu intruksi penyidik selanjutnya.

- Advertisement -

"Pastinya pun kalau konfrontir itu kan dari penyidik. Dan saya tidak tahu. Sekarang saya memberi keterangan apa yang ditanya, semua saya  jawab," imbuhnya.

Meski begitu, Novel menyatakan, dirinya siap apabila nantinya memang penyidik mempertemukannya dengan 2 tersangka penyiraman. "Kalau dipandang perlu, saya siap bertemu," tegasnya.

- Advertisement -

Sebelumnya, polisi berhasil mengamankan RM dan RB yang diduga sebagai dua pelaku penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan. Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, keduanya merupakan anggota polisi aktif.

Listyo mengatakan, pengungkapan pelaku ini terjadi atas informasi signifikan yang ditemukan oleh Tim Teknis bentukan Polri. Informasi tersebut kemudian didalami, dan petunjuk mengarah kepada dua pelaku tersebut.

Baca Juga:  Menkopolhukam Akan Panggil 4 Institusi untuk Menepis Kecurigaan Publik

"Tadi malam kami Tim Teknis bekerjasama dengan Dankor Brimob telah mengamankan pelaku yang diduga melakukan penyiraman saudara NB. Jadi pelaku ada 2 orang inisial RM dan RB. Anggota Polri aktif," kata Listyo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (27/12).

Editor: Erizal
Sumber: Jawapos.com

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan belum usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi korban dalam kasus penyiraman air keras yang menimpa dirinya. Di sela-sela jeda pemeriksaan, ia sempat menyampaikan beberapa hal terkait kasusnya.

Novel mengatakan, pemeriksaan ini bukan hal baru baginya. Karena saat dirawat di Singapura dan pada 20 Juni 2019 dia juga sudah memberikan kesaksian kepada penyidik terkait kasus tersebut.

Dalam kasusnya ini, Novel berharap, penyidik kepolisian bisa mengungkap sepenuhnya hingga dalangnya. Dia juga menginginkan agar pengungkapan berdasarkan fakta.

"Saya berkepentingan untuk mengungkapkan perkara dan saya ingin pengungkapan dilakukan seobjektif mungkin berdasarkan bukti dan fakta-fakta," kata dia di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/1).

Baca Juga:  Novel Baswedan Minta Pelaku Dibebaskan

Saat disinggung terkait kemungkinan adanya konfrontir dengan dua orang tersangka yang sudah ditangkap, Novel belum dapat memastikan. Dia akan menunggu intruksi penyidik selanjutnya.

"Pastinya pun kalau konfrontir itu kan dari penyidik. Dan saya tidak tahu. Sekarang saya memberi keterangan apa yang ditanya, semua saya  jawab," imbuhnya.

Meski begitu, Novel menyatakan, dirinya siap apabila nantinya memang penyidik mempertemukannya dengan 2 tersangka penyiraman. "Kalau dipandang perlu, saya siap bertemu," tegasnya.

Sebelumnya, polisi berhasil mengamankan RM dan RB yang diduga sebagai dua pelaku penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan. Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, keduanya merupakan anggota polisi aktif.

Listyo mengatakan, pengungkapan pelaku ini terjadi atas informasi signifikan yang ditemukan oleh Tim Teknis bentukan Polri. Informasi tersebut kemudian didalami, dan petunjuk mengarah kepada dua pelaku tersebut.

Baca Juga:  Dua Anak Sapi Mati, Diduga Diserang Harimau di Tapung Hilir

"Tadi malam kami Tim Teknis bekerjasama dengan Dankor Brimob telah mengamankan pelaku yang diduga melakukan penyiraman saudara NB. Jadi pelaku ada 2 orang inisial RM dan RB. Anggota Polri aktif," kata Listyo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (27/12).

Editor: Erizal
Sumber: Jawapos.com

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari