Jumat, 9 Oktober 2026
- Advertisement -

Turunkan Alat Berat Lakukan Normalisasi

ROKANHILIR (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) melakukan kegiatan normalisasi berupa pengerukan saluran parit maupun pembersihan drainase yang ada. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi genangan air di sejumlah titik lingkungan masyarakat.

Salah satunya dipusatkan di jalan Selamat Ujung, Kelurahan Bagan Timur, Bangko, Senin (2/12). Guna memastikan kegiatan berjalan dengan baik, Bupati Rohil H Suyatno AMp meninjau pelaksanaan kegiatan yang mengerahkan satu unit alat berat eskavator tersebut didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohil Suwandi SSos.

"Saya minta semua parit yang tersumbat itu dibersihkan atau dibongkar. Sehingga diharapkan air mengalir dengan lancar, tidak tergenang lagi," kata bupati.

Menurut dia, penumpukan sampah menjadi salah satu faktor menyebabkan terjadinya genangan yang berimbas pada banjir. Kalau ini tidak disiasati maka kondisi menyusutnya air akan berlangsung dengan lama.

Baca Juga:  Penyakit Baru di AS, Pasien Demam Ditularkan Kutu

Bupati mengatakan ada beberapa titik yang menjadi perhatian pada saat ini. Seperti Sungai Pabrik, Sei Garam dan lain-lain. Jika memang perlu tidak hanya normalisasi saja tapi akan dilakukan pembongkaran terhadap adanya hunian di pinggiran parit atau sungai.

Menurut bupati, ada salah satu titik yang terdapat hunian sekitar delapan rumah yang mengakibatkan terhalangnya upaya normalisasi mengunakan alat berat. Untuk itu pemda akan melakukan langkah pendekatan terlebih dahulu untuk mengatasi hal ini, jika perlu akan dilakukan ganti rugi melibatkan tim independen.

"Jangan sampai karena tidak bisa diatasi terjadi banjir parah di daerah ini, tentunya tidak baik," pungkas bupati.

Ia menyebutkan dampak banjir cukup merugikan karena mengakibatkan kenyamanan masyarakat terganggu. Begitu juga dengan aktifitas sosial, pendidikan, bahkan keselamatan jiwa bagi anak-anak atau balita jika tidak diawasi dengan baik.

Baca Juga:  Bupati Apresiasi Pelantikan DPD dan DPC LLMB Rohil

"Makanya berkaitan dengan hal ini kami juga mengimbau agar orangtua meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing. Jangan lengah mengawasi anak-anaknya," kata bupati.

Pantauan di lapangan genangan air menjangkau halaman dan teras sebagian rumah warga yang terletak di Jalan Selamat Ujung. Genangan air juga berada di jalan namun hanya sebagian kecil saja. Ini tidak terlepas dari efektifnya kegiatan normalisasi yang telah dilakukan beberapa waktu sebelumnya.(adv)

ROKANHILIR (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) melakukan kegiatan normalisasi berupa pengerukan saluran parit maupun pembersihan drainase yang ada. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi genangan air di sejumlah titik lingkungan masyarakat.

Salah satunya dipusatkan di jalan Selamat Ujung, Kelurahan Bagan Timur, Bangko, Senin (2/12). Guna memastikan kegiatan berjalan dengan baik, Bupati Rohil H Suyatno AMp meninjau pelaksanaan kegiatan yang mengerahkan satu unit alat berat eskavator tersebut didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohil Suwandi SSos.

"Saya minta semua parit yang tersumbat itu dibersihkan atau dibongkar. Sehingga diharapkan air mengalir dengan lancar, tidak tergenang lagi," kata bupati.

Menurut dia, penumpukan sampah menjadi salah satu faktor menyebabkan terjadinya genangan yang berimbas pada banjir. Kalau ini tidak disiasati maka kondisi menyusutnya air akan berlangsung dengan lama.

Baca Juga:  Nekad, Suruh Orang Seludupkan Sabu ke Rutan, Terpaksa Dikurung di Sel Isolasi

Bupati mengatakan ada beberapa titik yang menjadi perhatian pada saat ini. Seperti Sungai Pabrik, Sei Garam dan lain-lain. Jika memang perlu tidak hanya normalisasi saja tapi akan dilakukan pembongkaran terhadap adanya hunian di pinggiran parit atau sungai.

- Advertisement -

Menurut bupati, ada salah satu titik yang terdapat hunian sekitar delapan rumah yang mengakibatkan terhalangnya upaya normalisasi mengunakan alat berat. Untuk itu pemda akan melakukan langkah pendekatan terlebih dahulu untuk mengatasi hal ini, jika perlu akan dilakukan ganti rugi melibatkan tim independen.

"Jangan sampai karena tidak bisa diatasi terjadi banjir parah di daerah ini, tentunya tidak baik," pungkas bupati.

- Advertisement -

Ia menyebutkan dampak banjir cukup merugikan karena mengakibatkan kenyamanan masyarakat terganggu. Begitu juga dengan aktifitas sosial, pendidikan, bahkan keselamatan jiwa bagi anak-anak atau balita jika tidak diawasi dengan baik.

Baca Juga:  Kini Anda Bisa Miliki Robot Anjing

"Makanya berkaitan dengan hal ini kami juga mengimbau agar orangtua meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing. Jangan lengah mengawasi anak-anaknya," kata bupati.

Pantauan di lapangan genangan air menjangkau halaman dan teras sebagian rumah warga yang terletak di Jalan Selamat Ujung. Genangan air juga berada di jalan namun hanya sebagian kecil saja. Ini tidak terlepas dari efektifnya kegiatan normalisasi yang telah dilakukan beberapa waktu sebelumnya.(adv)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

ROKANHILIR (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) melakukan kegiatan normalisasi berupa pengerukan saluran parit maupun pembersihan drainase yang ada. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi genangan air di sejumlah titik lingkungan masyarakat.

Salah satunya dipusatkan di jalan Selamat Ujung, Kelurahan Bagan Timur, Bangko, Senin (2/12). Guna memastikan kegiatan berjalan dengan baik, Bupati Rohil H Suyatno AMp meninjau pelaksanaan kegiatan yang mengerahkan satu unit alat berat eskavator tersebut didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohil Suwandi SSos.

"Saya minta semua parit yang tersumbat itu dibersihkan atau dibongkar. Sehingga diharapkan air mengalir dengan lancar, tidak tergenang lagi," kata bupati.

Menurut dia, penumpukan sampah menjadi salah satu faktor menyebabkan terjadinya genangan yang berimbas pada banjir. Kalau ini tidak disiasati maka kondisi menyusutnya air akan berlangsung dengan lama.

Baca Juga:  Kini Anda Bisa Miliki Robot Anjing

Bupati mengatakan ada beberapa titik yang menjadi perhatian pada saat ini. Seperti Sungai Pabrik, Sei Garam dan lain-lain. Jika memang perlu tidak hanya normalisasi saja tapi akan dilakukan pembongkaran terhadap adanya hunian di pinggiran parit atau sungai.

Menurut bupati, ada salah satu titik yang terdapat hunian sekitar delapan rumah yang mengakibatkan terhalangnya upaya normalisasi mengunakan alat berat. Untuk itu pemda akan melakukan langkah pendekatan terlebih dahulu untuk mengatasi hal ini, jika perlu akan dilakukan ganti rugi melibatkan tim independen.

"Jangan sampai karena tidak bisa diatasi terjadi banjir parah di daerah ini, tentunya tidak baik," pungkas bupati.

Ia menyebutkan dampak banjir cukup merugikan karena mengakibatkan kenyamanan masyarakat terganggu. Begitu juga dengan aktifitas sosial, pendidikan, bahkan keselamatan jiwa bagi anak-anak atau balita jika tidak diawasi dengan baik.

Baca Juga:  Vanessa Angel Terpental Keluar dari Mobil

"Makanya berkaitan dengan hal ini kami juga mengimbau agar orangtua meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing. Jangan lengah mengawasi anak-anaknya," kata bupati.

Pantauan di lapangan genangan air menjangkau halaman dan teras sebagian rumah warga yang terletak di Jalan Selamat Ujung. Genangan air juga berada di jalan namun hanya sebagian kecil saja. Ini tidak terlepas dari efektifnya kegiatan normalisasi yang telah dilakukan beberapa waktu sebelumnya.(adv)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari