Jumat, 4 April 2025
spot_img

Bara JP: Pak Moeldoko, Kami Bukan Pengemis Jabatan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) menyatakan keberatan dengan pernyataan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang menyebut partai pendukung dan relawan yang tidak tertampung di kabinet akan dimasukkan jadi staf KSP.

Bara JP mengatakan saat penentuan kabinet relawan tidak pernah kecewa walau tidak masuk karena itu hak prerogatif Presiden. Selain itu juga tidak pernah mendorong relawan untuk masuk di kabinet, walaupun sangat siap jika diberikan tugas oleh Jokowi.

“Pak Moeldoko, Bara JP bukan pengemis jabatan. Jangan menempatkan kami seperti mengeluh, kecewa, atau seakan-akan ngambek, sekalipun tidak dapat jabatan seperti yang bapak katakan," ujar Ketua Umum Bara JP Viktor S. Sirait di Jakarta, Selasa, 5 November 2019.

Baca Juga:  Kru Kapal World Dream Negatif Corona

Dia mengatakan Moeldoko tidak punya kapasitas mengurus penugasan-penugasan relawan. Dia meminta Moeldoko lebih baik mengurus KSP dengan baik.

"Lebih baik Moeldoko membantu Pak Presiden dengan baik, menangkal radikalisme tidak menyentuh istana. Kami relawan Bara JP punya hubungan khusus dengan Pak Jokowi. Kami tidak akan dan tidak pernah meminta-minta jabatan, namun akan tetap dan siap membantu sesuai dengan kapasitas yang dibutuhkan Pak Jokowi," katanya.

Ia menambahkan Bara JP adalah relawan pionir, yang pertama mendorong Jokowi melalui PDIP untuk dicalonkan di Pilpres 2014.

"Dan kami kerja keras di seluruh Tanah Air maupun luar negeri, untuk memenangkan Jokowi 2019. Jika tidak dapat jabatan tidak soal, karena urusan kami ketika dukung Jokowi bukanlah urusan jabatan, tetapi urusan memenangkan pemimpin yang baik, bersih, merakyat, seperti Pak Jokowi, serta untuk urusan bangsa ke depan,” katanya.

Baca Juga:  BPKP Dapat Tugas Awasi Pengadaan Barang dan Jasa

Seperti diketahui, Moeldoko dalam wawancara khusus dengan salah satu media nasional pada Senin, 4 November 2019, menyebut beberapa orang dari parpol dan relawan yang tidak tertampung di kabinet sebagai menteri atau wakil menteri akan dimasukkan sebagai staf KSP.(fri/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) menyatakan keberatan dengan pernyataan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang menyebut partai pendukung dan relawan yang tidak tertampung di kabinet akan dimasukkan jadi staf KSP.

Bara JP mengatakan saat penentuan kabinet relawan tidak pernah kecewa walau tidak masuk karena itu hak prerogatif Presiden. Selain itu juga tidak pernah mendorong relawan untuk masuk di kabinet, walaupun sangat siap jika diberikan tugas oleh Jokowi.

“Pak Moeldoko, Bara JP bukan pengemis jabatan. Jangan menempatkan kami seperti mengeluh, kecewa, atau seakan-akan ngambek, sekalipun tidak dapat jabatan seperti yang bapak katakan," ujar Ketua Umum Bara JP Viktor S. Sirait di Jakarta, Selasa, 5 November 2019.

Baca Juga:  Jajaran Peradilan Diminta Pilih Ketua MA yang Berintegritas

Dia mengatakan Moeldoko tidak punya kapasitas mengurus penugasan-penugasan relawan. Dia meminta Moeldoko lebih baik mengurus KSP dengan baik.

"Lebih baik Moeldoko membantu Pak Presiden dengan baik, menangkal radikalisme tidak menyentuh istana. Kami relawan Bara JP punya hubungan khusus dengan Pak Jokowi. Kami tidak akan dan tidak pernah meminta-minta jabatan, namun akan tetap dan siap membantu sesuai dengan kapasitas yang dibutuhkan Pak Jokowi," katanya.

Ia menambahkan Bara JP adalah relawan pionir, yang pertama mendorong Jokowi melalui PDIP untuk dicalonkan di Pilpres 2014.

"Dan kami kerja keras di seluruh Tanah Air maupun luar negeri, untuk memenangkan Jokowi 2019. Jika tidak dapat jabatan tidak soal, karena urusan kami ketika dukung Jokowi bukanlah urusan jabatan, tetapi urusan memenangkan pemimpin yang baik, bersih, merakyat, seperti Pak Jokowi, serta untuk urusan bangsa ke depan,” katanya.

Baca Juga:  Warga Sungai Medang Pelalawan Dambakan Semenisasi Jalan

Seperti diketahui, Moeldoko dalam wawancara khusus dengan salah satu media nasional pada Senin, 4 November 2019, menyebut beberapa orang dari parpol dan relawan yang tidak tertampung di kabinet sebagai menteri atau wakil menteri akan dimasukkan sebagai staf KSP.(fri/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Bara JP: Pak Moeldoko, Kami Bukan Pengemis Jabatan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) menyatakan keberatan dengan pernyataan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang menyebut partai pendukung dan relawan yang tidak tertampung di kabinet akan dimasukkan jadi staf KSP.

Bara JP mengatakan saat penentuan kabinet relawan tidak pernah kecewa walau tidak masuk karena itu hak prerogatif Presiden. Selain itu juga tidak pernah mendorong relawan untuk masuk di kabinet, walaupun sangat siap jika diberikan tugas oleh Jokowi.

“Pak Moeldoko, Bara JP bukan pengemis jabatan. Jangan menempatkan kami seperti mengeluh, kecewa, atau seakan-akan ngambek, sekalipun tidak dapat jabatan seperti yang bapak katakan," ujar Ketua Umum Bara JP Viktor S. Sirait di Jakarta, Selasa, 5 November 2019.

Baca Juga:  Program Pamungkas KLHK Memulihkan Ekonomi dan Lingkungan di Daerah

Dia mengatakan Moeldoko tidak punya kapasitas mengurus penugasan-penugasan relawan. Dia meminta Moeldoko lebih baik mengurus KSP dengan baik.

"Lebih baik Moeldoko membantu Pak Presiden dengan baik, menangkal radikalisme tidak menyentuh istana. Kami relawan Bara JP punya hubungan khusus dengan Pak Jokowi. Kami tidak akan dan tidak pernah meminta-minta jabatan, namun akan tetap dan siap membantu sesuai dengan kapasitas yang dibutuhkan Pak Jokowi," katanya.

Ia menambahkan Bara JP adalah relawan pionir, yang pertama mendorong Jokowi melalui PDIP untuk dicalonkan di Pilpres 2014.

"Dan kami kerja keras di seluruh Tanah Air maupun luar negeri, untuk memenangkan Jokowi 2019. Jika tidak dapat jabatan tidak soal, karena urusan kami ketika dukung Jokowi bukanlah urusan jabatan, tetapi urusan memenangkan pemimpin yang baik, bersih, merakyat, seperti Pak Jokowi, serta untuk urusan bangsa ke depan,” katanya.

Baca Juga:  BPKP Dapat Tugas Awasi Pengadaan Barang dan Jasa

Seperti diketahui, Moeldoko dalam wawancara khusus dengan salah satu media nasional pada Senin, 4 November 2019, menyebut beberapa orang dari parpol dan relawan yang tidak tertampung di kabinet sebagai menteri atau wakil menteri akan dimasukkan sebagai staf KSP.(fri/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) menyatakan keberatan dengan pernyataan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang menyebut partai pendukung dan relawan yang tidak tertampung di kabinet akan dimasukkan jadi staf KSP.

Bara JP mengatakan saat penentuan kabinet relawan tidak pernah kecewa walau tidak masuk karena itu hak prerogatif Presiden. Selain itu juga tidak pernah mendorong relawan untuk masuk di kabinet, walaupun sangat siap jika diberikan tugas oleh Jokowi.

“Pak Moeldoko, Bara JP bukan pengemis jabatan. Jangan menempatkan kami seperti mengeluh, kecewa, atau seakan-akan ngambek, sekalipun tidak dapat jabatan seperti yang bapak katakan," ujar Ketua Umum Bara JP Viktor S. Sirait di Jakarta, Selasa, 5 November 2019.

Baca Juga:  Pamerkan Alat Kelamin dan Masturbasi saat Mengemudi, Seorang Pria Ditangkap

Dia mengatakan Moeldoko tidak punya kapasitas mengurus penugasan-penugasan relawan. Dia meminta Moeldoko lebih baik mengurus KSP dengan baik.

"Lebih baik Moeldoko membantu Pak Presiden dengan baik, menangkal radikalisme tidak menyentuh istana. Kami relawan Bara JP punya hubungan khusus dengan Pak Jokowi. Kami tidak akan dan tidak pernah meminta-minta jabatan, namun akan tetap dan siap membantu sesuai dengan kapasitas yang dibutuhkan Pak Jokowi," katanya.

Ia menambahkan Bara JP adalah relawan pionir, yang pertama mendorong Jokowi melalui PDIP untuk dicalonkan di Pilpres 2014.

"Dan kami kerja keras di seluruh Tanah Air maupun luar negeri, untuk memenangkan Jokowi 2019. Jika tidak dapat jabatan tidak soal, karena urusan kami ketika dukung Jokowi bukanlah urusan jabatan, tetapi urusan memenangkan pemimpin yang baik, bersih, merakyat, seperti Pak Jokowi, serta untuk urusan bangsa ke depan,” katanya.

Baca Juga:  KPI Ancam Hentikan Tayangan Brownis Trans TV

Seperti diketahui, Moeldoko dalam wawancara khusus dengan salah satu media nasional pada Senin, 4 November 2019, menyebut beberapa orang dari parpol dan relawan yang tidak tertampung di kabinet sebagai menteri atau wakil menteri akan dimasukkan sebagai staf KSP.(fri/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari