Jumat, 21 Agustus 2026
- Advertisement -

Pelaku Perampokan Sandera Warga

ROKANHILIR (RIAUPOS.CO) — Polisi berhasil membekuk lima pelaku perampokan penangkaran walet yang terletak di Jalan Lintas Ujung Tanjung, Kepenghuluan Melayu Besar, Tanah Putih Tanjung Melawan, Senin (2/12). Sebelumnya, aksi para pelaku sempat ketahuan oleh masyarakat. Kemudian dilaporkan ke Pos Lantas Simpang Poros. Setelah mendapat laporan, Kaposlantas Bripka M Said melaporkan kejadian itu ke personel piket Polsek Rimba Melintang. Selanjutnya sejumlah polisi dan warga mendatangi ruko walet dimaksud.

"Pelaku menggunakan air softgun menyandera korban Gultom, istri dan dua anak yang masih kecil yang tinggal di sebelah ruko walet," kata Kapolres Rohil AKBP M Mustofa SIK MSI melalui Kasubag Humas Polres AKP Juliandi SH, Selasa (3/12).

Baca Juga:  Obat HIV Diyakini Bisa Obati Pasien Virus Corona

Beberapa pelaku yang mengetahui aksinya sudah ketahuan, langsung melarikan diri. Petugas yang bergerak cepat menerobos kediaman Gultom. Saat itu, salah seorang polisi sempat melakukan tembakan peringatan dua kali agar pelaku menyerah. Pelaku yang panik berusaha keluar dan mengarahkan senjata ke Brigadir Aan. Namun polisi lebih cepat. Dua pelaku berhasil dilumpuhkan dengan tembakan.

Pelaku Dithe terkena tembakan di perut dan saat ini dirujuk ke RS Bhayangkara Pekanbaru. Sedangkan pelaku Salam mengalami luka tembak dibetis dan tembus.

Dari pemeriksaan yang dilakukan polisi terungkap aksi itu direncanakan sebelumnya. Pelaku sempat berkumpul bersama pada Ahad (1/12) sore. Terduga pelaku berkumpul di Hotel Kesuma dan ada yang memberikan perlengkapan untuk mencuri walet, satu softgun dan uang Rp1,5 juta.

Baca Juga:  Bupati Sampaikan Capaian Kinerja Pemkab

Kawanan itu kemudian pergi ke arah Ujung Tanjung. Sampai di jalan lintas mereka melihat ruko walet. Meskipun ada penjaga, dengan berbekal senjata air softgun tanpa perlawanan para pelaku merangsek masuk saat itu.(fad)

ROKANHILIR (RIAUPOS.CO) — Polisi berhasil membekuk lima pelaku perampokan penangkaran walet yang terletak di Jalan Lintas Ujung Tanjung, Kepenghuluan Melayu Besar, Tanah Putih Tanjung Melawan, Senin (2/12). Sebelumnya, aksi para pelaku sempat ketahuan oleh masyarakat. Kemudian dilaporkan ke Pos Lantas Simpang Poros. Setelah mendapat laporan, Kaposlantas Bripka M Said melaporkan kejadian itu ke personel piket Polsek Rimba Melintang. Selanjutnya sejumlah polisi dan warga mendatangi ruko walet dimaksud.

"Pelaku menggunakan air softgun menyandera korban Gultom, istri dan dua anak yang masih kecil yang tinggal di sebelah ruko walet," kata Kapolres Rohil AKBP M Mustofa SIK MSI melalui Kasubag Humas Polres AKP Juliandi SH, Selasa (3/12).

Baca Juga:  Mesin Listrik Yamaha untuk Motor dan Mobil Resmi Dijual

Beberapa pelaku yang mengetahui aksinya sudah ketahuan, langsung melarikan diri. Petugas yang bergerak cepat menerobos kediaman Gultom. Saat itu, salah seorang polisi sempat melakukan tembakan peringatan dua kali agar pelaku menyerah. Pelaku yang panik berusaha keluar dan mengarahkan senjata ke Brigadir Aan. Namun polisi lebih cepat. Dua pelaku berhasil dilumpuhkan dengan tembakan.

Pelaku Dithe terkena tembakan di perut dan saat ini dirujuk ke RS Bhayangkara Pekanbaru. Sedangkan pelaku Salam mengalami luka tembak dibetis dan tembus.

Dari pemeriksaan yang dilakukan polisi terungkap aksi itu direncanakan sebelumnya. Pelaku sempat berkumpul bersama pada Ahad (1/12) sore. Terduga pelaku berkumpul di Hotel Kesuma dan ada yang memberikan perlengkapan untuk mencuri walet, satu softgun dan uang Rp1,5 juta.

- Advertisement -
Baca Juga:  Dampak Penebalan Otot Jantung Akibat Tekanan Darah Tinggi

Kawanan itu kemudian pergi ke arah Ujung Tanjung. Sampai di jalan lintas mereka melihat ruko walet. Meskipun ada penjaga, dengan berbekal senjata air softgun tanpa perlawanan para pelaku merangsek masuk saat itu.(fad)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

ROKANHILIR (RIAUPOS.CO) — Polisi berhasil membekuk lima pelaku perampokan penangkaran walet yang terletak di Jalan Lintas Ujung Tanjung, Kepenghuluan Melayu Besar, Tanah Putih Tanjung Melawan, Senin (2/12). Sebelumnya, aksi para pelaku sempat ketahuan oleh masyarakat. Kemudian dilaporkan ke Pos Lantas Simpang Poros. Setelah mendapat laporan, Kaposlantas Bripka M Said melaporkan kejadian itu ke personel piket Polsek Rimba Melintang. Selanjutnya sejumlah polisi dan warga mendatangi ruko walet dimaksud.

"Pelaku menggunakan air softgun menyandera korban Gultom, istri dan dua anak yang masih kecil yang tinggal di sebelah ruko walet," kata Kapolres Rohil AKBP M Mustofa SIK MSI melalui Kasubag Humas Polres AKP Juliandi SH, Selasa (3/12).

Baca Juga:  Sebuah Studi Menjelaskan, 20 Ribu Tahun Lalu Corona Pernah Jangkiti Asia Timur 

Beberapa pelaku yang mengetahui aksinya sudah ketahuan, langsung melarikan diri. Petugas yang bergerak cepat menerobos kediaman Gultom. Saat itu, salah seorang polisi sempat melakukan tembakan peringatan dua kali agar pelaku menyerah. Pelaku yang panik berusaha keluar dan mengarahkan senjata ke Brigadir Aan. Namun polisi lebih cepat. Dua pelaku berhasil dilumpuhkan dengan tembakan.

Pelaku Dithe terkena tembakan di perut dan saat ini dirujuk ke RS Bhayangkara Pekanbaru. Sedangkan pelaku Salam mengalami luka tembak dibetis dan tembus.

Dari pemeriksaan yang dilakukan polisi terungkap aksi itu direncanakan sebelumnya. Pelaku sempat berkumpul bersama pada Ahad (1/12) sore. Terduga pelaku berkumpul di Hotel Kesuma dan ada yang memberikan perlengkapan untuk mencuri walet, satu softgun dan uang Rp1,5 juta.

Baca Juga:  Menag Lantik Para Pejabat dengan Protokol Covid-19

Kawanan itu kemudian pergi ke arah Ujung Tanjung. Sampai di jalan lintas mereka melihat ruko walet. Meskipun ada penjaga, dengan berbekal senjata air softgun tanpa perlawanan para pelaku merangsek masuk saat itu.(fad)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari