Sabtu, 23 Mei 2026
- Advertisement -

PTM Berjalan Baik, Tidak Muncul Klaster Sekolah

ROHIL (RIAUPOS.CO) – Sampai saat ini di wilayah Rokan Hilir (Rohil) secara umum terkait dengan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah-sekolah telah berjalan dengan baik, kekhawatiran terjadinya penularan Covid-19 di sekolah tidak terjadi sama sekali.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Rohil HM Nurhidayat SH MH, Ahad (3/10) di Bagansiapiapi. ’’Sejauh ini di Rohil terbukti proses PTM tidak ada kendala, bahkan didukung baik oleh berbagai pihak baik dari sekolah, pemerintah daerah setempat lewat gugus tugas yang ada maupun orang tua,wali siswa," kata Nurhidayat.

Dengan demikian terangnya untuk PTM tetap berjalan seperti biasanya, tidak ada sekolah yang harus diliburkan kembali. Dan pembelajaran secara langsung mulai dilakukan walaupun harus mengalami penyesuaian.

Baca Juga:  Kearifan di Salingkuang Tobek Sacampak Jalo

Dirinya yakin kondisi yang ada itu tetap dapat bertahan untuk jangka panjang kendati pada pelaksanaan PTM masih berlangsung dengan sejumlah pembatasan. Pembatasan dimaksud terangnya berupa pengurangan jumlah siswa yang masuk pada setiap kelasnya.

Hal itu untuk menjaga jarak sebagaimana yang dianjurkan dari Protokol Kesehatan (Prokes) tetap dapat terjaga dengan baik, selain itu jadwal masuk PTM bagi siswa digelar bergantian. 

"Untuk jumlah yang masuk setiap kelasnya dikurangi separuh, dari kapasitas sebelumnya. Bangku di ruangan dikeluarkan separuhnya, selain itu jadwal masuk belajar bergantian," kata Nurhidayat.(fad)

ROHIL (RIAUPOS.CO) – Sampai saat ini di wilayah Rokan Hilir (Rohil) secara umum terkait dengan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah-sekolah telah berjalan dengan baik, kekhawatiran terjadinya penularan Covid-19 di sekolah tidak terjadi sama sekali.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Rohil HM Nurhidayat SH MH, Ahad (3/10) di Bagansiapiapi. ’’Sejauh ini di Rohil terbukti proses PTM tidak ada kendala, bahkan didukung baik oleh berbagai pihak baik dari sekolah, pemerintah daerah setempat lewat gugus tugas yang ada maupun orang tua,wali siswa," kata Nurhidayat.

Dengan demikian terangnya untuk PTM tetap berjalan seperti biasanya, tidak ada sekolah yang harus diliburkan kembali. Dan pembelajaran secara langsung mulai dilakukan walaupun harus mengalami penyesuaian.

Baca Juga:  Menag Janji Rumah Ibadah Dibuka Bertahap, Ini Syaratnya

Dirinya yakin kondisi yang ada itu tetap dapat bertahan untuk jangka panjang kendati pada pelaksanaan PTM masih berlangsung dengan sejumlah pembatasan. Pembatasan dimaksud terangnya berupa pengurangan jumlah siswa yang masuk pada setiap kelasnya.

Hal itu untuk menjaga jarak sebagaimana yang dianjurkan dari Protokol Kesehatan (Prokes) tetap dapat terjaga dengan baik, selain itu jadwal masuk PTM bagi siswa digelar bergantian. 

- Advertisement -

"Untuk jumlah yang masuk setiap kelasnya dikurangi separuh, dari kapasitas sebelumnya. Bangku di ruangan dikeluarkan separuhnya, selain itu jadwal masuk belajar bergantian," kata Nurhidayat.(fad)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Karbit Kelepus

Bona Malwal (2)

Pasangan Manipulatif

Ditabrak dari Belakang

Perlawanan

Salah Naik Mobil

Trending Tags

Rubrik dicari

ROHIL (RIAUPOS.CO) – Sampai saat ini di wilayah Rokan Hilir (Rohil) secara umum terkait dengan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah-sekolah telah berjalan dengan baik, kekhawatiran terjadinya penularan Covid-19 di sekolah tidak terjadi sama sekali.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Rohil HM Nurhidayat SH MH, Ahad (3/10) di Bagansiapiapi. ’’Sejauh ini di Rohil terbukti proses PTM tidak ada kendala, bahkan didukung baik oleh berbagai pihak baik dari sekolah, pemerintah daerah setempat lewat gugus tugas yang ada maupun orang tua,wali siswa," kata Nurhidayat.

Dengan demikian terangnya untuk PTM tetap berjalan seperti biasanya, tidak ada sekolah yang harus diliburkan kembali. Dan pembelajaran secara langsung mulai dilakukan walaupun harus mengalami penyesuaian.

Baca Juga:  Menag Janji Rumah Ibadah Dibuka Bertahap, Ini Syaratnya

Dirinya yakin kondisi yang ada itu tetap dapat bertahan untuk jangka panjang kendati pada pelaksanaan PTM masih berlangsung dengan sejumlah pembatasan. Pembatasan dimaksud terangnya berupa pengurangan jumlah siswa yang masuk pada setiap kelasnya.

Hal itu untuk menjaga jarak sebagaimana yang dianjurkan dari Protokol Kesehatan (Prokes) tetap dapat terjaga dengan baik, selain itu jadwal masuk PTM bagi siswa digelar bergantian. 

"Untuk jumlah yang masuk setiap kelasnya dikurangi separuh, dari kapasitas sebelumnya. Bangku di ruangan dikeluarkan separuhnya, selain itu jadwal masuk belajar bergantian," kata Nurhidayat.(fad)

Terbaru

Terpopuler

Karbit Kelepus

Bona Malwal (2)

Pasangan Manipulatif

Ditabrak dari Belakang

Perlawanan

Salah Naik Mobil

Trending Tags

Rubrik dicari