Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Diamuk Beruang, Pencari Ikan di Kampar Kiri Luka Parah

KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Seorang pencari ikan, Anisman (45), warga Desa Tanjung Karang Kecamatan Kampar Kiri mengalami luka berat pada Rabu (4/9) sore. Hampir Sekujur tubuhnya mengalami luka sayatan setelah seekor beruang mengamuk.

Nasib sial dialami Anisman ini bermula saat dirinya mencari ikan bersama temannya Darlis di Sungai Batang Ulak, Desa Sungai Serik. Kepala Desa Tanjung Karang Busrianto menjelaskan, keduanya memutuskan berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya sore itu. Perpindahan ini membuat mereka harus memanjat sebuah bukit di dekat sungai tersebut.

Saat memanjat bukit itulah, keduanya berhadap-hadapan dengan beruang itu. Hanya membawa barang seadanya penembak ikan tradisional, beruang itu langsung menuju ke arah mereka. Tanpa pikir panjang keduanyapun berusaha menjauh. Namun naas bagi Anisman, beruang memilih menerkamnya.

Baca Juga:  Tanggung Jawab Padamnya Listrik, Menteri Rini Diminta Mundur

"Keduanya berupaya menyelamatkan diri. Anisman berlari ke arah puncak bukit, Darlis lari ke arah bawah. Tak lama dia menyerang, beruangnya berhenti sendiri lalu pergi. Tapi Anis sudah tidak sadarkan diri,'' sebut Busrianto mengulang cerita Darlis yang selamat dari amukan beruang tersebut.

Melihat kawannya tergeletak tidak berdaya, Darlis berusaha mencari pertolongan. Dia bertemua seorang warga yang sedang mencari rusa tidak jauh dari lokasi kejadian. Anisman baru sadar saat sampai di Puskesmas Lipat Kain setelah dibawa menggunakan mobil ambulans Desa Sungai Rambai.

Luka di sekujur tubuh Anisman cukup parah. Dirinya mengalami cakaran mulai dari kepala, alis mata, punggung, paha hingga telapak kaki. Beruang itu, disebutkan saksi juga sempat menggigit Anisman di beberapa bagian. Karena sejumlah luka robek cukup parah hingga memerlukan jahitan, Anisman akhirnya dilarikan ke RSUD Arifin Achmad di Pekanbaru, malam tadi.(end)

Baca Juga:  Jadi Buah Tangan di Pengujung Masa Jabatan Firdaus

Laporan : Hendrawan (Kampar)

Editor    : Deslina

KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Seorang pencari ikan, Anisman (45), warga Desa Tanjung Karang Kecamatan Kampar Kiri mengalami luka berat pada Rabu (4/9) sore. Hampir Sekujur tubuhnya mengalami luka sayatan setelah seekor beruang mengamuk.

Nasib sial dialami Anisman ini bermula saat dirinya mencari ikan bersama temannya Darlis di Sungai Batang Ulak, Desa Sungai Serik. Kepala Desa Tanjung Karang Busrianto menjelaskan, keduanya memutuskan berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya sore itu. Perpindahan ini membuat mereka harus memanjat sebuah bukit di dekat sungai tersebut.

Saat memanjat bukit itulah, keduanya berhadap-hadapan dengan beruang itu. Hanya membawa barang seadanya penembak ikan tradisional, beruang itu langsung menuju ke arah mereka. Tanpa pikir panjang keduanyapun berusaha menjauh. Namun naas bagi Anisman, beruang memilih menerkamnya.

Baca Juga:  OTT Wahyu Setiawan, KPK Amankan Sejumlah Mata Uang Asing

"Keduanya berupaya menyelamatkan diri. Anisman berlari ke arah puncak bukit, Darlis lari ke arah bawah. Tak lama dia menyerang, beruangnya berhenti sendiri lalu pergi. Tapi Anis sudah tidak sadarkan diri,'' sebut Busrianto mengulang cerita Darlis yang selamat dari amukan beruang tersebut.

Melihat kawannya tergeletak tidak berdaya, Darlis berusaha mencari pertolongan. Dia bertemua seorang warga yang sedang mencari rusa tidak jauh dari lokasi kejadian. Anisman baru sadar saat sampai di Puskesmas Lipat Kain setelah dibawa menggunakan mobil ambulans Desa Sungai Rambai.

Luka di sekujur tubuh Anisman cukup parah. Dirinya mengalami cakaran mulai dari kepala, alis mata, punggung, paha hingga telapak kaki. Beruang itu, disebutkan saksi juga sempat menggigit Anisman di beberapa bagian. Karena sejumlah luka robek cukup parah hingga memerlukan jahitan, Anisman akhirnya dilarikan ke RSUD Arifin Achmad di Pekanbaru, malam tadi.(end)

Baca Juga:  Sengketa Lahan PTPN VIII dan Ponpes Habib Rizieq, Marzuki Alie Kirim Surat ke Mahfud MD

Laporan : Hendrawan (Kampar)

Editor    : Deslina

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Diamuk Beruang, Pencari Ikan di Kampar Kiri Luka Parah

KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Seorang pencari ikan, Anisman (45), warga Desa Tanjung Karang Kecamatan Kampar Kiri mengalami luka berat pada Rabu (4/9) sore. Hampir Sekujur tubuhnya mengalami luka sayatan setelah seekor beruang mengamuk.

Nasib sial dialami Anisman ini bermula saat dirinya mencari ikan bersama temannya Darlis di Sungai Batang Ulak, Desa Sungai Serik. Kepala Desa Tanjung Karang Busrianto menjelaskan, keduanya memutuskan berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya sore itu. Perpindahan ini membuat mereka harus memanjat sebuah bukit di dekat sungai tersebut.

Saat memanjat bukit itulah, keduanya berhadap-hadapan dengan beruang itu. Hanya membawa barang seadanya penembak ikan tradisional, beruang itu langsung menuju ke arah mereka. Tanpa pikir panjang keduanyapun berusaha menjauh. Namun naas bagi Anisman, beruang memilih menerkamnya.

Baca Juga:  ICW Sesalkan Jokowi Tak Terbitkan Perppu UU KPK

"Keduanya berupaya menyelamatkan diri. Anisman berlari ke arah puncak bukit, Darlis lari ke arah bawah. Tak lama dia menyerang, beruangnya berhenti sendiri lalu pergi. Tapi Anis sudah tidak sadarkan diri,'' sebut Busrianto mengulang cerita Darlis yang selamat dari amukan beruang tersebut.

Melihat kawannya tergeletak tidak berdaya, Darlis berusaha mencari pertolongan. Dia bertemua seorang warga yang sedang mencari rusa tidak jauh dari lokasi kejadian. Anisman baru sadar saat sampai di Puskesmas Lipat Kain setelah dibawa menggunakan mobil ambulans Desa Sungai Rambai.

Luka di sekujur tubuh Anisman cukup parah. Dirinya mengalami cakaran mulai dari kepala, alis mata, punggung, paha hingga telapak kaki. Beruang itu, disebutkan saksi juga sempat menggigit Anisman di beberapa bagian. Karena sejumlah luka robek cukup parah hingga memerlukan jahitan, Anisman akhirnya dilarikan ke RSUD Arifin Achmad di Pekanbaru, malam tadi.(end)

Baca Juga:  Pasar Murah HUT Ke-23 Padang Ekspres Diserbu Warga, Ini Kata Wako Hendri

Laporan : Hendrawan (Kampar)

Editor    : Deslina

KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Seorang pencari ikan, Anisman (45), warga Desa Tanjung Karang Kecamatan Kampar Kiri mengalami luka berat pada Rabu (4/9) sore. Hampir Sekujur tubuhnya mengalami luka sayatan setelah seekor beruang mengamuk.

Nasib sial dialami Anisman ini bermula saat dirinya mencari ikan bersama temannya Darlis di Sungai Batang Ulak, Desa Sungai Serik. Kepala Desa Tanjung Karang Busrianto menjelaskan, keduanya memutuskan berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya sore itu. Perpindahan ini membuat mereka harus memanjat sebuah bukit di dekat sungai tersebut.

Saat memanjat bukit itulah, keduanya berhadap-hadapan dengan beruang itu. Hanya membawa barang seadanya penembak ikan tradisional, beruang itu langsung menuju ke arah mereka. Tanpa pikir panjang keduanyapun berusaha menjauh. Namun naas bagi Anisman, beruang memilih menerkamnya.

Baca Juga:  Pembalap Australia Masih yang Tercepat

"Keduanya berupaya menyelamatkan diri. Anisman berlari ke arah puncak bukit, Darlis lari ke arah bawah. Tak lama dia menyerang, beruangnya berhenti sendiri lalu pergi. Tapi Anis sudah tidak sadarkan diri,'' sebut Busrianto mengulang cerita Darlis yang selamat dari amukan beruang tersebut.

Melihat kawannya tergeletak tidak berdaya, Darlis berusaha mencari pertolongan. Dia bertemua seorang warga yang sedang mencari rusa tidak jauh dari lokasi kejadian. Anisman baru sadar saat sampai di Puskesmas Lipat Kain setelah dibawa menggunakan mobil ambulans Desa Sungai Rambai.

Luka di sekujur tubuh Anisman cukup parah. Dirinya mengalami cakaran mulai dari kepala, alis mata, punggung, paha hingga telapak kaki. Beruang itu, disebutkan saksi juga sempat menggigit Anisman di beberapa bagian. Karena sejumlah luka robek cukup parah hingga memerlukan jahitan, Anisman akhirnya dilarikan ke RSUD Arifin Achmad di Pekanbaru, malam tadi.(end)

Baca Juga:  ICW Sesalkan Jokowi Tak Terbitkan Perppu UU KPK

Laporan : Hendrawan (Kampar)

Editor    : Deslina

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari