Minggu, 6 April 2025
spot_img

Tahanan Rutan IIB Tapaktuan Kabur lewat Flafon

TAPAKTUAN (RIAUPOS.CO) — Tiga tahanan Rutan Klas IIB Tapaktuan melarikan diri menggunakan kain dibuat sebagai tali menjebol plafon kamar dan melompati tembok. Aksi diperkirakan sekitar pukul 04.30 WIB, Sabtu (29/2).

“Tiga tahanan itu melarikan diri menaiki atap kamar tahanan lalu menjebol plapon pinggir kamar. Setelah plafon dijebol lalu pelaku membuat seikat tali dari kain sarung yang disambung dan setelah itu pelaku turun dengan tali tersebut,” kata Sofyan Kalapas Rutan Klas IIB Tapaktuan.

Lanjutnya, sesudah berhasil turun lalu ke tiga pelaku itu menaiki dinding pagar kawat dan turun lewat dinding depan lapas melalui tiang bendera depan kantor lapas, menyebabkan tiangnya patah.

Baca Juga:  Cara Jokowi Atasi Banjir dan Longsor di Sukajaya

Adapun ketiga tahanan melarikan diri dari Rutan Klas IIB Tapaktuan yakni Alfin, kasus kekerasan terhadap anak dengan hukuman 10 tahun 6 bulan penjara. Karmaidin, kasus penadah dan perlindungan anak dengan hukuman 7 tahun 10 bulan warga Aceh Selatan dan Muhammadin, kasus pencurian hukuman 7 tahun 6 bulan warga Aceh Selatan.

“Untuk identitas lengkap pelaku sedang diproses untuk dikembangkan pihak berwenang. Hingga saat ini petugas Rutan dibantu personel Polres Aceh Selatan masih terus melakukan pengejaran terhadap ketiga tahanan tersebut,” ungkapnya.(yat/min/jpg)

TAPAKTUAN (RIAUPOS.CO) — Tiga tahanan Rutan Klas IIB Tapaktuan melarikan diri menggunakan kain dibuat sebagai tali menjebol plafon kamar dan melompati tembok. Aksi diperkirakan sekitar pukul 04.30 WIB, Sabtu (29/2).

“Tiga tahanan itu melarikan diri menaiki atap kamar tahanan lalu menjebol plapon pinggir kamar. Setelah plafon dijebol lalu pelaku membuat seikat tali dari kain sarung yang disambung dan setelah itu pelaku turun dengan tali tersebut,” kata Sofyan Kalapas Rutan Klas IIB Tapaktuan.

Lanjutnya, sesudah berhasil turun lalu ke tiga pelaku itu menaiki dinding pagar kawat dan turun lewat dinding depan lapas melalui tiang bendera depan kantor lapas, menyebabkan tiangnya patah.

Baca Juga:  Wali Kota Dumai Ajak Umat Islam Makmurkan Masjid

Adapun ketiga tahanan melarikan diri dari Rutan Klas IIB Tapaktuan yakni Alfin, kasus kekerasan terhadap anak dengan hukuman 10 tahun 6 bulan penjara. Karmaidin, kasus penadah dan perlindungan anak dengan hukuman 7 tahun 10 bulan warga Aceh Selatan dan Muhammadin, kasus pencurian hukuman 7 tahun 6 bulan warga Aceh Selatan.

“Untuk identitas lengkap pelaku sedang diproses untuk dikembangkan pihak berwenang. Hingga saat ini petugas Rutan dibantu personel Polres Aceh Selatan masih terus melakukan pengejaran terhadap ketiga tahanan tersebut,” ungkapnya.(yat/min/jpg)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Tahanan Rutan IIB Tapaktuan Kabur lewat Flafon

TAPAKTUAN (RIAUPOS.CO) — Tiga tahanan Rutan Klas IIB Tapaktuan melarikan diri menggunakan kain dibuat sebagai tali menjebol plafon kamar dan melompati tembok. Aksi diperkirakan sekitar pukul 04.30 WIB, Sabtu (29/2).

“Tiga tahanan itu melarikan diri menaiki atap kamar tahanan lalu menjebol plapon pinggir kamar. Setelah plafon dijebol lalu pelaku membuat seikat tali dari kain sarung yang disambung dan setelah itu pelaku turun dengan tali tersebut,” kata Sofyan Kalapas Rutan Klas IIB Tapaktuan.

Lanjutnya, sesudah berhasil turun lalu ke tiga pelaku itu menaiki dinding pagar kawat dan turun lewat dinding depan lapas melalui tiang bendera depan kantor lapas, menyebabkan tiangnya patah.

Baca Juga:  Mobil Vendor Pengisi Mesin ATM Dirampok,Ratusan Juta Dibawa Kabur

Adapun ketiga tahanan melarikan diri dari Rutan Klas IIB Tapaktuan yakni Alfin, kasus kekerasan terhadap anak dengan hukuman 10 tahun 6 bulan penjara. Karmaidin, kasus penadah dan perlindungan anak dengan hukuman 7 tahun 10 bulan warga Aceh Selatan dan Muhammadin, kasus pencurian hukuman 7 tahun 6 bulan warga Aceh Selatan.

“Untuk identitas lengkap pelaku sedang diproses untuk dikembangkan pihak berwenang. Hingga saat ini petugas Rutan dibantu personel Polres Aceh Selatan masih terus melakukan pengejaran terhadap ketiga tahanan tersebut,” ungkapnya.(yat/min/jpg)

TAPAKTUAN (RIAUPOS.CO) — Tiga tahanan Rutan Klas IIB Tapaktuan melarikan diri menggunakan kain dibuat sebagai tali menjebol plafon kamar dan melompati tembok. Aksi diperkirakan sekitar pukul 04.30 WIB, Sabtu (29/2).

“Tiga tahanan itu melarikan diri menaiki atap kamar tahanan lalu menjebol plapon pinggir kamar. Setelah plafon dijebol lalu pelaku membuat seikat tali dari kain sarung yang disambung dan setelah itu pelaku turun dengan tali tersebut,” kata Sofyan Kalapas Rutan Klas IIB Tapaktuan.

Lanjutnya, sesudah berhasil turun lalu ke tiga pelaku itu menaiki dinding pagar kawat dan turun lewat dinding depan lapas melalui tiang bendera depan kantor lapas, menyebabkan tiangnya patah.

Baca Juga:  Masif Tanam Pohon Kesukaan Codet Cs di Terowongan Tol

Adapun ketiga tahanan melarikan diri dari Rutan Klas IIB Tapaktuan yakni Alfin, kasus kekerasan terhadap anak dengan hukuman 10 tahun 6 bulan penjara. Karmaidin, kasus penadah dan perlindungan anak dengan hukuman 7 tahun 10 bulan warga Aceh Selatan dan Muhammadin, kasus pencurian hukuman 7 tahun 6 bulan warga Aceh Selatan.

“Untuk identitas lengkap pelaku sedang diproses untuk dikembangkan pihak berwenang. Hingga saat ini petugas Rutan dibantu personel Polres Aceh Selatan masih terus melakukan pengejaran terhadap ketiga tahanan tersebut,” ungkapnya.(yat/min/jpg)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari