Minggu, 6 April 2025
spot_img

Rapid Test Massal Segera Sasar Dua Kecamatan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Rapid test kembali akan digelar Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk memantau secara dini penyebaran Covid-19. Rapid test massal akan menyasar dua kecamatan, yakni Kecamatan Marpoyan Damai dan Bukit Raya.

Demikian dikatakan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Muhammad Amin, Rabu (27/5) di sela-sela rapat evaluasi PSBB tahap III. Rapid test digelar pada wilayah yang masih menjadi zona merah.

"Kami berencana akan melakukan di Kecamatan Marpoyan Damai dan Bukit Raya. Nanti bisa diselenggarakan di Pasar Arengka atau Pasar Dupa di dua kecamatan itu," urainya.

Menurut dia, pada dua kecamatan itu jumlah sebaran kasus Covid-19 cukup tinggi dan merupakan wilayah zona merah.

Baca Juga:  Pers Harus Mampu Berinovasi dan Kolaborasi

"Untuk pelaksanaan rapid tes massal masih menyesuaikan dengan pihak kecamatan," imbuhnya.

Diuraikannya, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru sudah menyiapkan alat rapid test sebanyak 1.500 unit. Selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap ketiga, terjadi perlambatan kasus Covid-19 di Pekanbaru.

"Kasus menurun selama PSBB tahap III ini. Tidak ada terjadi transmisi lokal saat selama PSBB, hanya ada satu kasus positif selama PSBB,’’ urainya.

Sebelumnya, rapid test sudah digelar di empat kelurahan. Yakni Tuah Karya di Pasar Simpang Panam, dan Sialang Munggu, Delima dan Tobek Godang di kantor lurah masing-masing. Disini didapati total 11 orang reaktif dan satu di antaranya kemudian terkonfirmasi positif Covid-19.(ali)

Baca Juga:  DPRD Apresiasi Rumah Pangan Madani

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Rapid test kembali akan digelar Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk memantau secara dini penyebaran Covid-19. Rapid test massal akan menyasar dua kecamatan, yakni Kecamatan Marpoyan Damai dan Bukit Raya.

Demikian dikatakan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Muhammad Amin, Rabu (27/5) di sela-sela rapat evaluasi PSBB tahap III. Rapid test digelar pada wilayah yang masih menjadi zona merah.

"Kami berencana akan melakukan di Kecamatan Marpoyan Damai dan Bukit Raya. Nanti bisa diselenggarakan di Pasar Arengka atau Pasar Dupa di dua kecamatan itu," urainya.

Menurut dia, pada dua kecamatan itu jumlah sebaran kasus Covid-19 cukup tinggi dan merupakan wilayah zona merah.

Baca Juga:  Gubri Lepas 2.573 Personel Gabungan

"Untuk pelaksanaan rapid tes massal masih menyesuaikan dengan pihak kecamatan," imbuhnya.

Diuraikannya, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru sudah menyiapkan alat rapid test sebanyak 1.500 unit. Selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap ketiga, terjadi perlambatan kasus Covid-19 di Pekanbaru.

"Kasus menurun selama PSBB tahap III ini. Tidak ada terjadi transmisi lokal saat selama PSBB, hanya ada satu kasus positif selama PSBB,’’ urainya.

Sebelumnya, rapid test sudah digelar di empat kelurahan. Yakni Tuah Karya di Pasar Simpang Panam, dan Sialang Munggu, Delima dan Tobek Godang di kantor lurah masing-masing. Disini didapati total 11 orang reaktif dan satu di antaranya kemudian terkonfirmasi positif Covid-19.(ali)

Baca Juga:  DPRD Apresiasi Pemko Raih WTP
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Rapid Test Massal Segera Sasar Dua Kecamatan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Rapid test kembali akan digelar Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk memantau secara dini penyebaran Covid-19. Rapid test massal akan menyasar dua kecamatan, yakni Kecamatan Marpoyan Damai dan Bukit Raya.

Demikian dikatakan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Muhammad Amin, Rabu (27/5) di sela-sela rapat evaluasi PSBB tahap III. Rapid test digelar pada wilayah yang masih menjadi zona merah.

"Kami berencana akan melakukan di Kecamatan Marpoyan Damai dan Bukit Raya. Nanti bisa diselenggarakan di Pasar Arengka atau Pasar Dupa di dua kecamatan itu," urainya.

Menurut dia, pada dua kecamatan itu jumlah sebaran kasus Covid-19 cukup tinggi dan merupakan wilayah zona merah.

Baca Juga:  Pers Harus Mampu Berinovasi dan Kolaborasi

"Untuk pelaksanaan rapid tes massal masih menyesuaikan dengan pihak kecamatan," imbuhnya.

Diuraikannya, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru sudah menyiapkan alat rapid test sebanyak 1.500 unit. Selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap ketiga, terjadi perlambatan kasus Covid-19 di Pekanbaru.

"Kasus menurun selama PSBB tahap III ini. Tidak ada terjadi transmisi lokal saat selama PSBB, hanya ada satu kasus positif selama PSBB,’’ urainya.

Sebelumnya, rapid test sudah digelar di empat kelurahan. Yakni Tuah Karya di Pasar Simpang Panam, dan Sialang Munggu, Delima dan Tobek Godang di kantor lurah masing-masing. Disini didapati total 11 orang reaktif dan satu di antaranya kemudian terkonfirmasi positif Covid-19.(ali)

Baca Juga:  Kota Pekanbaru Jadi Rujukan Konsep Smart City dan Pelayanan Publik

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Rapid test kembali akan digelar Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk memantau secara dini penyebaran Covid-19. Rapid test massal akan menyasar dua kecamatan, yakni Kecamatan Marpoyan Damai dan Bukit Raya.

Demikian dikatakan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Muhammad Amin, Rabu (27/5) di sela-sela rapat evaluasi PSBB tahap III. Rapid test digelar pada wilayah yang masih menjadi zona merah.

"Kami berencana akan melakukan di Kecamatan Marpoyan Damai dan Bukit Raya. Nanti bisa diselenggarakan di Pasar Arengka atau Pasar Dupa di dua kecamatan itu," urainya.

Menurut dia, pada dua kecamatan itu jumlah sebaran kasus Covid-19 cukup tinggi dan merupakan wilayah zona merah.

Baca Juga:  Rusak Parah, Warga Swadaya Timbun Jalan Garuda

"Untuk pelaksanaan rapid tes massal masih menyesuaikan dengan pihak kecamatan," imbuhnya.

Diuraikannya, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru sudah menyiapkan alat rapid test sebanyak 1.500 unit. Selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap ketiga, terjadi perlambatan kasus Covid-19 di Pekanbaru.

"Kasus menurun selama PSBB tahap III ini. Tidak ada terjadi transmisi lokal saat selama PSBB, hanya ada satu kasus positif selama PSBB,’’ urainya.

Sebelumnya, rapid test sudah digelar di empat kelurahan. Yakni Tuah Karya di Pasar Simpang Panam, dan Sialang Munggu, Delima dan Tobek Godang di kantor lurah masing-masing. Disini didapati total 11 orang reaktif dan satu di antaranya kemudian terkonfirmasi positif Covid-19.(ali)

Baca Juga:  DPRD Apresiasi Rumah Pangan Madani
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari