30.2 C
Pekanbaru
Jumat, 4 April 2025
spot_img

Pancaroba, Waspadai Angin Kencang

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Memasuki musim peralihan dari kemarau menuju penghujan atau pancaroba, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang yang dapat terjadi.

Kepala BPBD Kota Pekanbaru Zarman Candra menyebutkan, saat ini kondisi cuaca sedang berada dalam masa peralihan dari musim kemarau ke penghujan. Di mana dalam masa peralihan ini, potensi angin kencang masih terjadi di Kota Pekanbaru.

Itu sebabnya pihaknya meminta masyarakat untuk waspada dan melakukan langkah antisipasi terhadap perubahan cuaca yang terjadi begitu cepat di Kota Pekanbaru salah satunya terhadap angin kencang.

”Perubahan dari cuaca panas ke hujan itu sangat cepat. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena potensi angin kencang juga masih terjadi,” ucapnya, Kamis (26/9).

Baca Juga:  Pasar Limapuluh Menjadi Sasaran Imbauan Antisipasi Virus Corona

Menurut Zarman, secara nasional prediksi cuaca saat ini sudah mulai memasuki Pasalnya puncak kemarau terjadi pada awal September ini. Karena itu potensi cuaca ekstrem bisa terjadi sehingga masyarakat diminta untuk lebih meningkatkan kewaspadaan.

Untuk penanganan lebih lanjut, pihaknya juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mitigasi, seperti berkoordinasi dengan DLHK untuk melakukan pemangkasan pohon yang lapuk dan rimbun di saat angin kencang terjadi, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) untuk melakukan penanganan jika memang adanya pohon tumbang untuk melakukan evakuasi.

”Pohon itu bisa saja tumbang dan mengenai masyarakat. Seperti yang terjadi baru-baru ini, banyak pohon tumbang menutupi badan jalan akibat angin kencang. Makanya koordinasi dalam hal mitigasi diperlukan baik bersama DLHK maupun DPKP,” katanya.

Baca Juga:  Kelanjutan Pasar Cik Puan Kian Tak Jelas

Tak hanya antar-dinas terkait, lanjut Zarman, pihaknya juga  terus berkoordinasi dengan BMKG terkait prakiraan cuaca, dan mulai memasuki masa peralihan ke musim penghujan.

- Advertisement -

”Kondisi pancaroba ini membuat perubahan cuaca yang terjadi secara signifikan, atau bisa berubah dengan waktu cepat. Makanya semua pihak baik masyarakat maupun dinas terkait harus sama-sama waspada terhadap perubahan cuaca dan potensi bencana alam yang dapat terjadi,” ujarnya.(ayi)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

BERITA LAINNYA

Banjir Rob Genangi Daerah Pesisir Dumai, Hari Raya Tetap Jalan

Banjir pasang air laut atau yang dikenal dengan rob, kembali muncul sejak hari pertama Idulfitri 1446 H dan menggenangi sejumlah dataran rendah di daerah pesisir pantai dan sepanjang aliran sungai di wilayah Kota Dumai.

Libur Lebaran, Tempat Wisata di Rohul Dipadati Warga – Kapolres Imbau Tingkatkan Keamanan

Libur Hari Raya Idulfitri 1446 H dimanfaatkan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) untuk berkunjung ke berbagai objek wisata dan taman bermain bersama keluarga. Sejumlah lokasi wisata pun tampak dipadati pengunjung selama momen cuti bersama ini.

Istri Korban Minta Hukuman Mati bagi Pelaku Penikaman di Bagansiapiapi

Istri almarhum Herman yang merupakan salah satu korban tewas akibat ditikam di Kompleks BMH (Bum Me He) Gang Utama 3, Jalan Utama, Bagansiapiapi meminta agar pelaku penikaman yang menewaskan suaminya bisa dihukum berat.

Wako Pekanbaru Pastikan Tak Ada Penumpukan Sampah di TPS

PENANGANAN sampah di Kota Pekanbaru menjadi atensi serius Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho. Tak ingin terjadi penumpukan sampah di tempat pembuangan sampah (TPS) di momentum masih Idulfitri 1446 H, Agung Nugroho melakukan peninjauan ke sejumlah TPS di Pekanbaru, Kamis (3/4).