Sabtu, 18 April 2026
- Advertisement -

Perusahaan dan Instansi Meski Sediakan Sarana Hydrant

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru atau Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mengimbau agar perusahaan hingga instansi bisa menyediakan sarana hydrant sebagai langkah antisipasi jika terjadi kebakaran.

Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Burhan Gurning mengimbau kepada pihak perusahaan seperti mal, pemilik badan usaha, pertokoan, perkantoran, pusat pendidikan, pasar tradisional atau pasar modern, perumahan serta lingkungan perumahan padat penduduk, minimal menyediakan hydrant di lingkungan mereka.

”Kami mengimbau agar memperhatikan ketersediaan hydrant sebagai langkah antisipasi jika terjadi kebakaran. Kita lebih baik mengantisipasi dan mencegah terjadinya kebakaran,” ujar Burhan Gurning kepada Riau Pos, Rabu (25/9).

Selain itu, Burhan Gurning juga meminta kepada seluruh warga agar selalu waspada di saat musim kemarau kali ini dengan tidak membakar sampah di tengah-tengah pemukiman padat penduduk, lapangan luas yang ditumbuhi rumput ilalang agar tidak terjadi kebakaran besar yang diakibatkan kelalaian kita sendiri.

Baca Juga:  Kebakaran Dini Hari di Marpoyan Damai, 12 Kios dan Dua Mobil Hangus

”Kami juga mengimbau agar warga tidak membakar sampah di tengah-tengah pemukiman padat penduduk yang bisa mengakibatkan kerugian dan menelan harta benda maupun nyawa,” jelasnya.

Diakuinya, kendala yang dihadapi berupa minimnya perusahaan maupun pertokoan pemasang hydrant, asap api dan alarm sistem. Sehingga menyulitkan petugas pemadam saat melakukan pemadaman api di lokasi kebakaran.

”Masih minim ketersediaan hydrant-nya, sehingga menyulitkan petugas pemadam saat melakukan pemadaman apinya,” jelasnya.

Dirinya juga meminta minimal mereka bisa menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah awal dan antisipasi jika terjadi kebakaran. ”Minimal mereka memiliki APAR, sehingga bisa diminimalisir kebakarannya,” jelasnya.

Saat ini keberadaan hydrant di sejumlah lokasi di Kota Pekanbaru belum berfungsi dengan baik, sehingga perlu kesadaran dari pemilik usaha untuk menyediakan APAR tersebut.

Baca Juga:  6.627 Mahasiswa Baru Ikuti PKKBM

”Iya, menyediakan hydrant air, APAR untuk memudahkan kerja petugas pemadam kebakaran di lapangan,” katanya.(dof)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru atau Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mengimbau agar perusahaan hingga instansi bisa menyediakan sarana hydrant sebagai langkah antisipasi jika terjadi kebakaran.

Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Burhan Gurning mengimbau kepada pihak perusahaan seperti mal, pemilik badan usaha, pertokoan, perkantoran, pusat pendidikan, pasar tradisional atau pasar modern, perumahan serta lingkungan perumahan padat penduduk, minimal menyediakan hydrant di lingkungan mereka.

”Kami mengimbau agar memperhatikan ketersediaan hydrant sebagai langkah antisipasi jika terjadi kebakaran. Kita lebih baik mengantisipasi dan mencegah terjadinya kebakaran,” ujar Burhan Gurning kepada Riau Pos, Rabu (25/9).

Selain itu, Burhan Gurning juga meminta kepada seluruh warga agar selalu waspada di saat musim kemarau kali ini dengan tidak membakar sampah di tengah-tengah pemukiman padat penduduk, lapangan luas yang ditumbuhi rumput ilalang agar tidak terjadi kebakaran besar yang diakibatkan kelalaian kita sendiri.

Baca Juga:  Dibiayai Pemko, Empat Klinik Jadi Sorotan

”Kami juga mengimbau agar warga tidak membakar sampah di tengah-tengah pemukiman padat penduduk yang bisa mengakibatkan kerugian dan menelan harta benda maupun nyawa,” jelasnya.

- Advertisement -

Diakuinya, kendala yang dihadapi berupa minimnya perusahaan maupun pertokoan pemasang hydrant, asap api dan alarm sistem. Sehingga menyulitkan petugas pemadam saat melakukan pemadaman api di lokasi kebakaran.

”Masih minim ketersediaan hydrant-nya, sehingga menyulitkan petugas pemadam saat melakukan pemadaman apinya,” jelasnya.

- Advertisement -

Dirinya juga meminta minimal mereka bisa menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah awal dan antisipasi jika terjadi kebakaran. ”Minimal mereka memiliki APAR, sehingga bisa diminimalisir kebakarannya,” jelasnya.

Saat ini keberadaan hydrant di sejumlah lokasi di Kota Pekanbaru belum berfungsi dengan baik, sehingga perlu kesadaran dari pemilik usaha untuk menyediakan APAR tersebut.

Baca Juga:  Satu Rumah di Pekanbaru Terbakar

”Iya, menyediakan hydrant air, APAR untuk memudahkan kerja petugas pemadam kebakaran di lapangan,” katanya.(dof)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru atau Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mengimbau agar perusahaan hingga instansi bisa menyediakan sarana hydrant sebagai langkah antisipasi jika terjadi kebakaran.

Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Burhan Gurning mengimbau kepada pihak perusahaan seperti mal, pemilik badan usaha, pertokoan, perkantoran, pusat pendidikan, pasar tradisional atau pasar modern, perumahan serta lingkungan perumahan padat penduduk, minimal menyediakan hydrant di lingkungan mereka.

”Kami mengimbau agar memperhatikan ketersediaan hydrant sebagai langkah antisipasi jika terjadi kebakaran. Kita lebih baik mengantisipasi dan mencegah terjadinya kebakaran,” ujar Burhan Gurning kepada Riau Pos, Rabu (25/9).

Selain itu, Burhan Gurning juga meminta kepada seluruh warga agar selalu waspada di saat musim kemarau kali ini dengan tidak membakar sampah di tengah-tengah pemukiman padat penduduk, lapangan luas yang ditumbuhi rumput ilalang agar tidak terjadi kebakaran besar yang diakibatkan kelalaian kita sendiri.

Baca Juga:  Kasat Lantas Cek Kesiapan Personel dan Kendaraan Dinas

”Kami juga mengimbau agar warga tidak membakar sampah di tengah-tengah pemukiman padat penduduk yang bisa mengakibatkan kerugian dan menelan harta benda maupun nyawa,” jelasnya.

Diakuinya, kendala yang dihadapi berupa minimnya perusahaan maupun pertokoan pemasang hydrant, asap api dan alarm sistem. Sehingga menyulitkan petugas pemadam saat melakukan pemadaman api di lokasi kebakaran.

”Masih minim ketersediaan hydrant-nya, sehingga menyulitkan petugas pemadam saat melakukan pemadaman apinya,” jelasnya.

Dirinya juga meminta minimal mereka bisa menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah awal dan antisipasi jika terjadi kebakaran. ”Minimal mereka memiliki APAR, sehingga bisa diminimalisir kebakarannya,” jelasnya.

Saat ini keberadaan hydrant di sejumlah lokasi di Kota Pekanbaru belum berfungsi dengan baik, sehingga perlu kesadaran dari pemilik usaha untuk menyediakan APAR tersebut.

Baca Juga:  Satu Rumah di Pekanbaru Terbakar

”Iya, menyediakan hydrant air, APAR untuk memudahkan kerja petugas pemadam kebakaran di lapangan,” katanya.(dof)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari