Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Perusahaan dan Instansi Meski Sediakan Sarana Hydrant

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru atau Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mengimbau agar perusahaan hingga instansi bisa menyediakan sarana hydrant sebagai langkah antisipasi jika terjadi kebakaran.

Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Burhan Gurning mengimbau kepada pihak perusahaan seperti mal, pemilik badan usaha, pertokoan, perkantoran, pusat pendidikan, pasar tradisional atau pasar modern, perumahan serta lingkungan perumahan padat penduduk, minimal menyediakan hydrant di lingkungan mereka.

”Kami mengimbau agar memperhatikan ketersediaan hydrant sebagai langkah antisipasi jika terjadi kebakaran. Kita lebih baik mengantisipasi dan mencegah terjadinya kebakaran,” ujar Burhan Gurning kepada Riau Pos, Rabu (25/9).

Selain itu, Burhan Gurning juga meminta kepada seluruh warga agar selalu waspada di saat musim kemarau kali ini dengan tidak membakar sampah di tengah-tengah pemukiman padat penduduk, lapangan luas yang ditumbuhi rumput ilalang agar tidak terjadi kebakaran besar yang diakibatkan kelalaian kita sendiri.

Baca Juga:  Sejak Januari, 10,6 Hektare Lahan Terbakar

”Kami juga mengimbau agar warga tidak membakar sampah di tengah-tengah pemukiman padat penduduk yang bisa mengakibatkan kerugian dan menelan harta benda maupun nyawa,” jelasnya.

Diakuinya, kendala yang dihadapi berupa minimnya perusahaan maupun pertokoan pemasang hydrant, asap api dan alarm sistem. Sehingga menyulitkan petugas pemadam saat melakukan pemadaman api di lokasi kebakaran.

”Masih minim ketersediaan hydrant-nya, sehingga menyulitkan petugas pemadam saat melakukan pemadaman apinya,” jelasnya.

Dirinya juga meminta minimal mereka bisa menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah awal dan antisipasi jika terjadi kebakaran. ”Minimal mereka memiliki APAR, sehingga bisa diminimalisir kebakarannya,” jelasnya.

Saat ini keberadaan hydrant di sejumlah lokasi di Kota Pekanbaru belum berfungsi dengan baik, sehingga perlu kesadaran dari pemilik usaha untuk menyediakan APAR tersebut.

Baca Juga:  DPKP Dapat Tambahan Dua Unit Mobil Damkar

”Iya, menyediakan hydrant air, APAR untuk memudahkan kerja petugas pemadam kebakaran di lapangan,” katanya.(dof)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru atau Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mengimbau agar perusahaan hingga instansi bisa menyediakan sarana hydrant sebagai langkah antisipasi jika terjadi kebakaran.

Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Burhan Gurning mengimbau kepada pihak perusahaan seperti mal, pemilik badan usaha, pertokoan, perkantoran, pusat pendidikan, pasar tradisional atau pasar modern, perumahan serta lingkungan perumahan padat penduduk, minimal menyediakan hydrant di lingkungan mereka.

”Kami mengimbau agar memperhatikan ketersediaan hydrant sebagai langkah antisipasi jika terjadi kebakaran. Kita lebih baik mengantisipasi dan mencegah terjadinya kebakaran,” ujar Burhan Gurning kepada Riau Pos, Rabu (25/9).

Selain itu, Burhan Gurning juga meminta kepada seluruh warga agar selalu waspada di saat musim kemarau kali ini dengan tidak membakar sampah di tengah-tengah pemukiman padat penduduk, lapangan luas yang ditumbuhi rumput ilalang agar tidak terjadi kebakaran besar yang diakibatkan kelalaian kita sendiri.

Baca Juga:  Pemko Pekanbaru Ajukan Tambahan 600 Dosis Vaksin PMK

”Kami juga mengimbau agar warga tidak membakar sampah di tengah-tengah pemukiman padat penduduk yang bisa mengakibatkan kerugian dan menelan harta benda maupun nyawa,” jelasnya.

Diakuinya, kendala yang dihadapi berupa minimnya perusahaan maupun pertokoan pemasang hydrant, asap api dan alarm sistem. Sehingga menyulitkan petugas pemadam saat melakukan pemadaman api di lokasi kebakaran.

”Masih minim ketersediaan hydrant-nya, sehingga menyulitkan petugas pemadam saat melakukan pemadaman apinya,” jelasnya.

Dirinya juga meminta minimal mereka bisa menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah awal dan antisipasi jika terjadi kebakaran. ”Minimal mereka memiliki APAR, sehingga bisa diminimalisir kebakarannya,” jelasnya.

Saat ini keberadaan hydrant di sejumlah lokasi di Kota Pekanbaru belum berfungsi dengan baik, sehingga perlu kesadaran dari pemilik usaha untuk menyediakan APAR tersebut.

Baca Juga:  Satu Rumah di Pekanbaru Terbakar

”Iya, menyediakan hydrant air, APAR untuk memudahkan kerja petugas pemadam kebakaran di lapangan,” katanya.(dof)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Perusahaan dan Instansi Meski Sediakan Sarana Hydrant

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru atau Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mengimbau agar perusahaan hingga instansi bisa menyediakan sarana hydrant sebagai langkah antisipasi jika terjadi kebakaran.

Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Burhan Gurning mengimbau kepada pihak perusahaan seperti mal, pemilik badan usaha, pertokoan, perkantoran, pusat pendidikan, pasar tradisional atau pasar modern, perumahan serta lingkungan perumahan padat penduduk, minimal menyediakan hydrant di lingkungan mereka.

”Kami mengimbau agar memperhatikan ketersediaan hydrant sebagai langkah antisipasi jika terjadi kebakaran. Kita lebih baik mengantisipasi dan mencegah terjadinya kebakaran,” ujar Burhan Gurning kepada Riau Pos, Rabu (25/9).

Selain itu, Burhan Gurning juga meminta kepada seluruh warga agar selalu waspada di saat musim kemarau kali ini dengan tidak membakar sampah di tengah-tengah pemukiman padat penduduk, lapangan luas yang ditumbuhi rumput ilalang agar tidak terjadi kebakaran besar yang diakibatkan kelalaian kita sendiri.

Baca Juga:  Hujan Sebentar, Jalan Tergenang

”Kami juga mengimbau agar warga tidak membakar sampah di tengah-tengah pemukiman padat penduduk yang bisa mengakibatkan kerugian dan menelan harta benda maupun nyawa,” jelasnya.

Diakuinya, kendala yang dihadapi berupa minimnya perusahaan maupun pertokoan pemasang hydrant, asap api dan alarm sistem. Sehingga menyulitkan petugas pemadam saat melakukan pemadaman api di lokasi kebakaran.

”Masih minim ketersediaan hydrant-nya, sehingga menyulitkan petugas pemadam saat melakukan pemadaman apinya,” jelasnya.

Dirinya juga meminta minimal mereka bisa menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah awal dan antisipasi jika terjadi kebakaran. ”Minimal mereka memiliki APAR, sehingga bisa diminimalisir kebakarannya,” jelasnya.

Saat ini keberadaan hydrant di sejumlah lokasi di Kota Pekanbaru belum berfungsi dengan baik, sehingga perlu kesadaran dari pemilik usaha untuk menyediakan APAR tersebut.

Baca Juga:  Satpol PP Tertibkan 20 Pelanggaran Perda dalam Dua Hari

”Iya, menyediakan hydrant air, APAR untuk memudahkan kerja petugas pemadam kebakaran di lapangan,” katanya.(dof)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru atau Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mengimbau agar perusahaan hingga instansi bisa menyediakan sarana hydrant sebagai langkah antisipasi jika terjadi kebakaran.

Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Burhan Gurning mengimbau kepada pihak perusahaan seperti mal, pemilik badan usaha, pertokoan, perkantoran, pusat pendidikan, pasar tradisional atau pasar modern, perumahan serta lingkungan perumahan padat penduduk, minimal menyediakan hydrant di lingkungan mereka.

”Kami mengimbau agar memperhatikan ketersediaan hydrant sebagai langkah antisipasi jika terjadi kebakaran. Kita lebih baik mengantisipasi dan mencegah terjadinya kebakaran,” ujar Burhan Gurning kepada Riau Pos, Rabu (25/9).

Selain itu, Burhan Gurning juga meminta kepada seluruh warga agar selalu waspada di saat musim kemarau kali ini dengan tidak membakar sampah di tengah-tengah pemukiman padat penduduk, lapangan luas yang ditumbuhi rumput ilalang agar tidak terjadi kebakaran besar yang diakibatkan kelalaian kita sendiri.

Baca Juga:  Satpol PP Tertibkan 20 Pelanggaran Perda dalam Dua Hari

”Kami juga mengimbau agar warga tidak membakar sampah di tengah-tengah pemukiman padat penduduk yang bisa mengakibatkan kerugian dan menelan harta benda maupun nyawa,” jelasnya.

Diakuinya, kendala yang dihadapi berupa minimnya perusahaan maupun pertokoan pemasang hydrant, asap api dan alarm sistem. Sehingga menyulitkan petugas pemadam saat melakukan pemadaman api di lokasi kebakaran.

”Masih minim ketersediaan hydrant-nya, sehingga menyulitkan petugas pemadam saat melakukan pemadaman apinya,” jelasnya.

Dirinya juga meminta minimal mereka bisa menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah awal dan antisipasi jika terjadi kebakaran. ”Minimal mereka memiliki APAR, sehingga bisa diminimalisir kebakarannya,” jelasnya.

Saat ini keberadaan hydrant di sejumlah lokasi di Kota Pekanbaru belum berfungsi dengan baik, sehingga perlu kesadaran dari pemilik usaha untuk menyediakan APAR tersebut.

Baca Juga:  Pancaroba, Waspadai Angin Kencang

”Iya, menyediakan hydrant air, APAR untuk memudahkan kerja petugas pemadam kebakaran di lapangan,” katanya.(dof)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari