Kamis, 4 Juni 2026
- Advertisement -

SMAN 4 Launching Produk Briket dan Pupuk Organik Cair

PEKANBARU (RIAU POS. CO) — SMAN 4 Pekanbaru menggelar acara launching produk hasil karya peserta didik, yaitu briket dari daun ketapang dan pupuk organik cair. Hadir dalam launching Kepala SMAN 4 Pekanbaru Hj Yan Khoriana MPd, majelis guru, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Riau, Drs Asrizal MPd beserja jajaran dari Disperindag Riau, Senin (2/8) di SMAN 4.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Riau Drs Asrizal MPd memberikan apresasi kepada SMAN 4, karena telah mampu membuat produk hasil karya peserta didik, yaitu briket dari daun ketapang dan pupuk organik cair.

“Artinya kami sangat memberikan apresasi bahwa ada inovasi-inovasi dengan potensi dari  lingkungan yang sudah ada. Lahirlah inovasi ini. Inovasi ini akan kita ditindak lanjuti salah satunya akan ada MoU ke depan antara Disperindag dengan SMAN 4 untuk membina lebih lanjut terhadap inovasi-inovasi yang tumbuh dan berkembang di SMAN 4. Saya melihat di sini banyak sekali inovasi yang telah dilakukan,” ujarnya.

Baca Juga:  Tabrak Lari di Pekanbaru, Pekerja Marka Jalan Meninggal Dunia

Lanjutnya lagi, ini semakin mendorang Disperindag untuk melakukan pembinaan, dan pihaknya akan bisa melihat ke depan anak-anak di SMAN 4 punya inovasi  yang tersalurkan yang positif. “Ke depan di SMAN 4 ini bisa menjadi inkubator-inkubator untuk melahirkan pengusaha-pengusaha atau wira usaha baru. Nantinya mereka akan bisa menciptakan lapangan pekarjaan sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 4 Pekanbaru Hj Yan Khoriana MPd juga menjelaskan, sekolahnya membuat inovasi dengan gebrakan baru, melalui anak-anak untuk mewujudkan jiwa entrepreneur kepada anak-anak.

“Meskipun kami bergerak dibidang sekolah menegah atas, bukan kejuruaan, tetapi kami akan mencoba untuk berinovasi terus. Dan akhirnya hari ini (kemarin) bisa mendapatkan dua produk hasil karya anak-anak yaitu briket dari daun-daun kering yang ada di sekolah. Dan pupuk organik cair dari buah-buahan busuk yang dimamfaatkan dan diolah menjadi suatu produk yang bermanfaat. Yang tadinya sampah bisa menjadi berkah,” terangnya.(dof/ifr)

Baca Juga:  Pemko Pekanbaru Salurkan Bantuan Rp300 Ribu per Bulan untuk 424 KK Miskin Ekstrem

PEKANBARU (RIAU POS. CO) — SMAN 4 Pekanbaru menggelar acara launching produk hasil karya peserta didik, yaitu briket dari daun ketapang dan pupuk organik cair. Hadir dalam launching Kepala SMAN 4 Pekanbaru Hj Yan Khoriana MPd, majelis guru, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Riau, Drs Asrizal MPd beserja jajaran dari Disperindag Riau, Senin (2/8) di SMAN 4.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Riau Drs Asrizal MPd memberikan apresasi kepada SMAN 4, karena telah mampu membuat produk hasil karya peserta didik, yaitu briket dari daun ketapang dan pupuk organik cair.

“Artinya kami sangat memberikan apresasi bahwa ada inovasi-inovasi dengan potensi dari  lingkungan yang sudah ada. Lahirlah inovasi ini. Inovasi ini akan kita ditindak lanjuti salah satunya akan ada MoU ke depan antara Disperindag dengan SMAN 4 untuk membina lebih lanjut terhadap inovasi-inovasi yang tumbuh dan berkembang di SMAN 4. Saya melihat di sini banyak sekali inovasi yang telah dilakukan,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemko Pekanbaru Salurkan Bantuan Rp300 Ribu per Bulan untuk 424 KK Miskin Ekstrem

Lanjutnya lagi, ini semakin mendorang Disperindag untuk melakukan pembinaan, dan pihaknya akan bisa melihat ke depan anak-anak di SMAN 4 punya inovasi  yang tersalurkan yang positif. “Ke depan di SMAN 4 ini bisa menjadi inkubator-inkubator untuk melahirkan pengusaha-pengusaha atau wira usaha baru. Nantinya mereka akan bisa menciptakan lapangan pekarjaan sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 4 Pekanbaru Hj Yan Khoriana MPd juga menjelaskan, sekolahnya membuat inovasi dengan gebrakan baru, melalui anak-anak untuk mewujudkan jiwa entrepreneur kepada anak-anak.

- Advertisement -

“Meskipun kami bergerak dibidang sekolah menegah atas, bukan kejuruaan, tetapi kami akan mencoba untuk berinovasi terus. Dan akhirnya hari ini (kemarin) bisa mendapatkan dua produk hasil karya anak-anak yaitu briket dari daun-daun kering yang ada di sekolah. Dan pupuk organik cair dari buah-buahan busuk yang dimamfaatkan dan diolah menjadi suatu produk yang bermanfaat. Yang tadinya sampah bisa menjadi berkah,” terangnya.(dof/ifr)

Baca Juga:  Viral di Medsos, Kepolisian Lakukan Penyelidikan
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAU POS. CO) — SMAN 4 Pekanbaru menggelar acara launching produk hasil karya peserta didik, yaitu briket dari daun ketapang dan pupuk organik cair. Hadir dalam launching Kepala SMAN 4 Pekanbaru Hj Yan Khoriana MPd, majelis guru, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Riau, Drs Asrizal MPd beserja jajaran dari Disperindag Riau, Senin (2/8) di SMAN 4.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Riau Drs Asrizal MPd memberikan apresasi kepada SMAN 4, karena telah mampu membuat produk hasil karya peserta didik, yaitu briket dari daun ketapang dan pupuk organik cair.

“Artinya kami sangat memberikan apresasi bahwa ada inovasi-inovasi dengan potensi dari  lingkungan yang sudah ada. Lahirlah inovasi ini. Inovasi ini akan kita ditindak lanjuti salah satunya akan ada MoU ke depan antara Disperindag dengan SMAN 4 untuk membina lebih lanjut terhadap inovasi-inovasi yang tumbuh dan berkembang di SMAN 4. Saya melihat di sini banyak sekali inovasi yang telah dilakukan,” ujarnya.

Baca Juga:  Persoalan Fisik Jadi Prioritas di Musrenbang

Lanjutnya lagi, ini semakin mendorang Disperindag untuk melakukan pembinaan, dan pihaknya akan bisa melihat ke depan anak-anak di SMAN 4 punya inovasi  yang tersalurkan yang positif. “Ke depan di SMAN 4 ini bisa menjadi inkubator-inkubator untuk melahirkan pengusaha-pengusaha atau wira usaha baru. Nantinya mereka akan bisa menciptakan lapangan pekarjaan sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 4 Pekanbaru Hj Yan Khoriana MPd juga menjelaskan, sekolahnya membuat inovasi dengan gebrakan baru, melalui anak-anak untuk mewujudkan jiwa entrepreneur kepada anak-anak.

“Meskipun kami bergerak dibidang sekolah menegah atas, bukan kejuruaan, tetapi kami akan mencoba untuk berinovasi terus. Dan akhirnya hari ini (kemarin) bisa mendapatkan dua produk hasil karya anak-anak yaitu briket dari daun-daun kering yang ada di sekolah. Dan pupuk organik cair dari buah-buahan busuk yang dimamfaatkan dan diolah menjadi suatu produk yang bermanfaat. Yang tadinya sampah bisa menjadi berkah,” terangnya.(dof/ifr)

Baca Juga:  LPS Sehati Diluncurkan di Sidomulyo Barat, Wujudkan Pekanbaru Bebas Sampah

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari