Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Galian Proyek IPAL Sebabkan Parit Berlumpur 

SUKAJADI (RIAUPOS.CO) — Akibat dari pengerjaan galian pada proyek instalasi pengolahan air limbah (IPAL), air selokan atau parit yang berada di Jalan Kh Ahmad Dahlan digenangi lumpur berwarna abu-abu. Genangan lumpur yang hampir menutupi seluruh permukaan parit. 

Rudi, salah seorang warga sekitar mengaku genangan lumpur di parit tersebut sudah lama sejak proyek IPAL dikerjakan. Dengan adanya genangan lumpur membuat aliran air menjadi tidak lancar dan tersumbat. Ia mengaku tidak berani melakukan protes kepada pekerja ataupun melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwenang. 

"Cuma ada warga yang ngomong kalau banyak yang protes tapi tidak berani untuk bicara," ujarnya, Ahad (22/12).

Bahkan, selang untuk membuang air berlumpur di bekas galian IPAL diarahkan ke dalam parit. Terlihat ada sumbatan di parit yang dialiri air berlumpur itu. Dan diduga juga dibuang ke dalam parit. Kondisi itu terlihat di Jalan Kaswari, Kecamatan Sukajadi.

Baca Juga:  Bus Listrik Pekanbaru Akan Layani Rute Bandara-MPP

Sebelumnya, akibat dari proyek IPAL yang ada di Jalan Ahmad Dahlan selain parit yang digenangi lumpur berwarna abu-abu, juga mengakibatkan kerusakan jalan seperti retak dan lain-lain. Bahkan, setelah dilakukan galian tidak kembali diperbaiki seperti semula. Apabila hujan membuat jalan becek dan licin. Apabila kemarau berdebu. Akibat lainya adalah kemacetan. 

Rudi meminta agar masalah ini mendapat perhatian dari pemerintah. Jalan yang rusak akibat dari proyek IPAL bisa kembali dilakukan perbaikan secepatnya. Begitu juga dengan parit yang digenangi lumpur bisa digali kembali. "Jangan dibiarkan begitu saja. Pemerintah harus peduli kepada masyarakat. Jangan hanya mementingkan kepetingan proyek sementara mengabaikan keselamatan para pengguna jalan dan aktivitas masyarakat," katanya.(dof)

Baca Juga:  Harga Barang Pokok Terus Melambung

SUKAJADI (RIAUPOS.CO) — Akibat dari pengerjaan galian pada proyek instalasi pengolahan air limbah (IPAL), air selokan atau parit yang berada di Jalan Kh Ahmad Dahlan digenangi lumpur berwarna abu-abu. Genangan lumpur yang hampir menutupi seluruh permukaan parit. 

Rudi, salah seorang warga sekitar mengaku genangan lumpur di parit tersebut sudah lama sejak proyek IPAL dikerjakan. Dengan adanya genangan lumpur membuat aliran air menjadi tidak lancar dan tersumbat. Ia mengaku tidak berani melakukan protes kepada pekerja ataupun melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwenang. 

"Cuma ada warga yang ngomong kalau banyak yang protes tapi tidak berani untuk bicara," ujarnya, Ahad (22/12).

Bahkan, selang untuk membuang air berlumpur di bekas galian IPAL diarahkan ke dalam parit. Terlihat ada sumbatan di parit yang dialiri air berlumpur itu. Dan diduga juga dibuang ke dalam parit. Kondisi itu terlihat di Jalan Kaswari, Kecamatan Sukajadi.

Baca Juga:  Bus Listrik Pekanbaru Akan Layani Rute Bandara-MPP

Sebelumnya, akibat dari proyek IPAL yang ada di Jalan Ahmad Dahlan selain parit yang digenangi lumpur berwarna abu-abu, juga mengakibatkan kerusakan jalan seperti retak dan lain-lain. Bahkan, setelah dilakukan galian tidak kembali diperbaiki seperti semula. Apabila hujan membuat jalan becek dan licin. Apabila kemarau berdebu. Akibat lainya adalah kemacetan. 

Rudi meminta agar masalah ini mendapat perhatian dari pemerintah. Jalan yang rusak akibat dari proyek IPAL bisa kembali dilakukan perbaikan secepatnya. Begitu juga dengan parit yang digenangi lumpur bisa digali kembali. "Jangan dibiarkan begitu saja. Pemerintah harus peduli kepada masyarakat. Jangan hanya mementingkan kepetingan proyek sementara mengabaikan keselamatan para pengguna jalan dan aktivitas masyarakat," katanya.(dof)

Baca Juga:  Traffic Light Mati, Simpang Tabek Gadang Macet Total
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Galian Proyek IPAL Sebabkan Parit Berlumpur 

SUKAJADI (RIAUPOS.CO) — Akibat dari pengerjaan galian pada proyek instalasi pengolahan air limbah (IPAL), air selokan atau parit yang berada di Jalan Kh Ahmad Dahlan digenangi lumpur berwarna abu-abu. Genangan lumpur yang hampir menutupi seluruh permukaan parit. 

Rudi, salah seorang warga sekitar mengaku genangan lumpur di parit tersebut sudah lama sejak proyek IPAL dikerjakan. Dengan adanya genangan lumpur membuat aliran air menjadi tidak lancar dan tersumbat. Ia mengaku tidak berani melakukan protes kepada pekerja ataupun melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwenang. 

"Cuma ada warga yang ngomong kalau banyak yang protes tapi tidak berani untuk bicara," ujarnya, Ahad (22/12).

Bahkan, selang untuk membuang air berlumpur di bekas galian IPAL diarahkan ke dalam parit. Terlihat ada sumbatan di parit yang dialiri air berlumpur itu. Dan diduga juga dibuang ke dalam parit. Kondisi itu terlihat di Jalan Kaswari, Kecamatan Sukajadi.

Baca Juga:  Traffic Light Mati, Simpang Tabek Gadang Macet Total

Sebelumnya, akibat dari proyek IPAL yang ada di Jalan Ahmad Dahlan selain parit yang digenangi lumpur berwarna abu-abu, juga mengakibatkan kerusakan jalan seperti retak dan lain-lain. Bahkan, setelah dilakukan galian tidak kembali diperbaiki seperti semula. Apabila hujan membuat jalan becek dan licin. Apabila kemarau berdebu. Akibat lainya adalah kemacetan. 

Rudi meminta agar masalah ini mendapat perhatian dari pemerintah. Jalan yang rusak akibat dari proyek IPAL bisa kembali dilakukan perbaikan secepatnya. Begitu juga dengan parit yang digenangi lumpur bisa digali kembali. "Jangan dibiarkan begitu saja. Pemerintah harus peduli kepada masyarakat. Jangan hanya mementingkan kepetingan proyek sementara mengabaikan keselamatan para pengguna jalan dan aktivitas masyarakat," katanya.(dof)

Baca Juga:  APBD 2020 Rp10 T Lebih

SUKAJADI (RIAUPOS.CO) — Akibat dari pengerjaan galian pada proyek instalasi pengolahan air limbah (IPAL), air selokan atau parit yang berada di Jalan Kh Ahmad Dahlan digenangi lumpur berwarna abu-abu. Genangan lumpur yang hampir menutupi seluruh permukaan parit. 

Rudi, salah seorang warga sekitar mengaku genangan lumpur di parit tersebut sudah lama sejak proyek IPAL dikerjakan. Dengan adanya genangan lumpur membuat aliran air menjadi tidak lancar dan tersumbat. Ia mengaku tidak berani melakukan protes kepada pekerja ataupun melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwenang. 

"Cuma ada warga yang ngomong kalau banyak yang protes tapi tidak berani untuk bicara," ujarnya, Ahad (22/12).

Bahkan, selang untuk membuang air berlumpur di bekas galian IPAL diarahkan ke dalam parit. Terlihat ada sumbatan di parit yang dialiri air berlumpur itu. Dan diduga juga dibuang ke dalam parit. Kondisi itu terlihat di Jalan Kaswari, Kecamatan Sukajadi.

Baca Juga:  Mitra Lama Kembali Menangi Tender Sampah

Sebelumnya, akibat dari proyek IPAL yang ada di Jalan Ahmad Dahlan selain parit yang digenangi lumpur berwarna abu-abu, juga mengakibatkan kerusakan jalan seperti retak dan lain-lain. Bahkan, setelah dilakukan galian tidak kembali diperbaiki seperti semula. Apabila hujan membuat jalan becek dan licin. Apabila kemarau berdebu. Akibat lainya adalah kemacetan. 

Rudi meminta agar masalah ini mendapat perhatian dari pemerintah. Jalan yang rusak akibat dari proyek IPAL bisa kembali dilakukan perbaikan secepatnya. Begitu juga dengan parit yang digenangi lumpur bisa digali kembali. "Jangan dibiarkan begitu saja. Pemerintah harus peduli kepada masyarakat. Jangan hanya mementingkan kepetingan proyek sementara mengabaikan keselamatan para pengguna jalan dan aktivitas masyarakat," katanya.(dof)

Baca Juga:  Pertanyakan Tambahan Bankeu Desa Rp318 M
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari