Jumat, 23 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Sampah Masih Menumpuk di Pekanbaru, Warga Diminta Ikut Mengawasi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) tumpukan sampah masih ditemukan di sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru meski tahun baru baru saja berjalan. Masyarakat diimbau ikut mengawasi lingkungan sekitar agar tidak ada lagi oknum yang membuang sampah sembarangan.

Pantauan Riau Pos, Rabu (21/1), tumpukan sampah terlihat di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Marpoyan Damai. Meski sempat dilakukan pengangkutan oleh dinas terkait, sampah kembali menumpuk di lokasi tersebut.

Sampah bahkan menggunung hampir sepanjang lima meter. Kondisi ini menunjukkan bahwa aktivitas pembuangan dilakukan berulang kali dan bukan hanya satu kali kejadian.

Seorang pengendara motor, Eni, mengaku tumpukan sampah tersebut telah dibiarkan selama beberapa hari tanpa pengangkutan lanjutan. Akibatnya, sampah tidak hanya menumpuk, tetapi juga melebar hingga ke bahu jalan.

Baca Juga:  Tata Kelola Kehutanan Riau, Kerusakan di Daerah, Uang di Pusat

“Sudah beberapa hari ini tidak pernah diangkat. Kondisi ini cukup meresahkan. Bau tidak sedap semakin menyengat dan dikhawatirkan mengganggu kenyamanan serta pernapasan pengendara maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ia berharap Pemerintah Kota Pekanbaru segera turun tangan mengatasi permasalahan tersebut dan menindak tegas oknum yang membuang sampah sembarangan.

“Pekanbaru sebenarnya sudah hampir terbebas dari sampah. Tapi masih ada oknum yang tidak jera dan merusak lingkungan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, menjelaskan bahwa lokasi tersebut merupakan tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal yang kerap dimanfaatkan masyarakat dari luar Pekanbaru.

Menurut Reza, TPS ilegal itu berada di perbatasan Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar. Warga yang bekerja di Pekanbaru namun berdomisili di Kampar sering membuang sampah di pinggir Jalan Soekarno Hatta.

Baca Juga:  Lokasi Proyek Ditanami Pohon Pisang, Warga Desak Perbaikan dalam Sepekan

“Kami rutin melakukan pengangkutan setiap pagi. Namun saat razia, pelaku pembuangan sampah banyak berasal dari luar Pekanbaru. Kami sudah memberikan sanksi denda agar ada efek jera, tetapi masih ada yang mengulangi,” jelasnya.

Reza menegaskan bahwa pengawasan kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat ikut mengawasi. Jangan biarkan lingkungan kita dikotori orang lain. Dengan kebersamaan, Pekanbaru bisa tetap bersih dan bebas dari sampah,” pungkasnya. (ayi)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) tumpukan sampah masih ditemukan di sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru meski tahun baru baru saja berjalan. Masyarakat diimbau ikut mengawasi lingkungan sekitar agar tidak ada lagi oknum yang membuang sampah sembarangan.

Pantauan Riau Pos, Rabu (21/1), tumpukan sampah terlihat di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Marpoyan Damai. Meski sempat dilakukan pengangkutan oleh dinas terkait, sampah kembali menumpuk di lokasi tersebut.

Sampah bahkan menggunung hampir sepanjang lima meter. Kondisi ini menunjukkan bahwa aktivitas pembuangan dilakukan berulang kali dan bukan hanya satu kali kejadian.

Seorang pengendara motor, Eni, mengaku tumpukan sampah tersebut telah dibiarkan selama beberapa hari tanpa pengangkutan lanjutan. Akibatnya, sampah tidak hanya menumpuk, tetapi juga melebar hingga ke bahu jalan.

Baca Juga:  Pembangunan Bisa Sebabkan Banjir, Warga Villa Putri Duyung Protes

“Sudah beberapa hari ini tidak pernah diangkat. Kondisi ini cukup meresahkan. Bau tidak sedap semakin menyengat dan dikhawatirkan mengganggu kenyamanan serta pernapasan pengendara maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.

- Advertisement -

Ia berharap Pemerintah Kota Pekanbaru segera turun tangan mengatasi permasalahan tersebut dan menindak tegas oknum yang membuang sampah sembarangan.

“Pekanbaru sebenarnya sudah hampir terbebas dari sampah. Tapi masih ada oknum yang tidak jera dan merusak lingkungan,” tambahnya.

- Advertisement -

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, menjelaskan bahwa lokasi tersebut merupakan tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal yang kerap dimanfaatkan masyarakat dari luar Pekanbaru.

Menurut Reza, TPS ilegal itu berada di perbatasan Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar. Warga yang bekerja di Pekanbaru namun berdomisili di Kampar sering membuang sampah di pinggir Jalan Soekarno Hatta.

Baca Juga:  Nyaris Mati, Pohon di Median Jalan Perlu Perawatan

“Kami rutin melakukan pengangkutan setiap pagi. Namun saat razia, pelaku pembuangan sampah banyak berasal dari luar Pekanbaru. Kami sudah memberikan sanksi denda agar ada efek jera, tetapi masih ada yang mengulangi,” jelasnya.

Reza menegaskan bahwa pengawasan kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat ikut mengawasi. Jangan biarkan lingkungan kita dikotori orang lain. Dengan kebersamaan, Pekanbaru bisa tetap bersih dan bebas dari sampah,” pungkasnya. (ayi)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) tumpukan sampah masih ditemukan di sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru meski tahun baru baru saja berjalan. Masyarakat diimbau ikut mengawasi lingkungan sekitar agar tidak ada lagi oknum yang membuang sampah sembarangan.

Pantauan Riau Pos, Rabu (21/1), tumpukan sampah terlihat di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Marpoyan Damai. Meski sempat dilakukan pengangkutan oleh dinas terkait, sampah kembali menumpuk di lokasi tersebut.

Sampah bahkan menggunung hampir sepanjang lima meter. Kondisi ini menunjukkan bahwa aktivitas pembuangan dilakukan berulang kali dan bukan hanya satu kali kejadian.

Seorang pengendara motor, Eni, mengaku tumpukan sampah tersebut telah dibiarkan selama beberapa hari tanpa pengangkutan lanjutan. Akibatnya, sampah tidak hanya menumpuk, tetapi juga melebar hingga ke bahu jalan.

Baca Juga:  Bangun Kantor LPMK dengan Swadaya Masyarakat

“Sudah beberapa hari ini tidak pernah diangkat. Kondisi ini cukup meresahkan. Bau tidak sedap semakin menyengat dan dikhawatirkan mengganggu kenyamanan serta pernapasan pengendara maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ia berharap Pemerintah Kota Pekanbaru segera turun tangan mengatasi permasalahan tersebut dan menindak tegas oknum yang membuang sampah sembarangan.

“Pekanbaru sebenarnya sudah hampir terbebas dari sampah. Tapi masih ada oknum yang tidak jera dan merusak lingkungan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, menjelaskan bahwa lokasi tersebut merupakan tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal yang kerap dimanfaatkan masyarakat dari luar Pekanbaru.

Menurut Reza, TPS ilegal itu berada di perbatasan Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar. Warga yang bekerja di Pekanbaru namun berdomisili di Kampar sering membuang sampah di pinggir Jalan Soekarno Hatta.

Baca Juga:  Investor Korsel Jajaki  Pengelolaan Energi

“Kami rutin melakukan pengangkutan setiap pagi. Namun saat razia, pelaku pembuangan sampah banyak berasal dari luar Pekanbaru. Kami sudah memberikan sanksi denda agar ada efek jera, tetapi masih ada yang mengulangi,” jelasnya.

Reza menegaskan bahwa pengawasan kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat ikut mengawasi. Jangan biarkan lingkungan kita dikotori orang lain. Dengan kebersamaan, Pekanbaru bisa tetap bersih dan bebas dari sampah,” pungkasnya. (ayi)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari