Awalnya, Salat Idulfitri direncanakan berlangsung di Lapangan Hang Jebat, Kecamatan Sail. Namun karena hujan deras, lokasi pelaksanaan akhirnya dipindahkan ke Masjid Babussalam yang berada tidak jauh dari lokasi semula.
Meski perubahan lokasi dilakukan secara mendadak, masyarakat tetap memadati masjid untuk mengikuti Salat Idulfitri. Antusiasme ini mencerminkan tingginya semangat warga dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Dalam pelaksanaan salat, Rosadi yang juga Ketua Masjid Babussalam bertindak sebagai khatib. Sementara imam dipimpin oleh H Refliwanto yang merupakan Ketua Masjid Mujahidin.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho hadir bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar, Ketua TP PKK Sulastri Agung, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Pada momen tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru juga memberikan dua tiket umroh kepada masyarakat. Dua warga yang beruntung menerima hadiah tersebut adalah Elsya dan Restu Sumarni.
Agung Nugroho menyampaikan rasa syukur karena masih dapat melaksanakan Salat Idulfitri bersama masyarakat meskipun harus berpindah lokasi akibat kondisi cuaca.
“Alhamdulillah saya bersama Pak Markarius kembali melaksanakan Salat Idulfitri. Tahun lalu kita di Kecamatan Bukit Raya dan Iduladha di Tuah Madani. Hari ini kembali kita laksanakan di Kecamatan Sail,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa awalnya salat direncanakan di Lapangan Hang Jebat, namun hujan membuat pelaksanaan dipindahkan ke Masjid Babussalam.
“Karena qadarullah, pagi ini turun hujan sehingga kita pindah ke Masjid Babussalam. Namun hal itu tidak mengurangi semangat kita untuk melaksanakan Salat Idulfitri bersama,” ungkapnya.
Agung juga mengaku senang dapat bersilaturahmi langsung dengan masyarakat Kecamatan Sail yang hadir dalam jumlah besar.
“Kami senang bisa berada di Kecamatan Sail dan bertemu dengan masyarakat. Ini menjadi kekuatan bagi kami untuk bersama-sama memajukan Kota Pekanbaru,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia bersama Wakil Wali Kota dan jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru menyampaikan ucapan Hari Raya Idulfitri kepada seluruh masyarakat.
“Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua mendapatkan keberkahan di Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah,” ucapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga silaturahmi. Meski tidak menggelar open house secara resmi, dirinya tetap membuka kesempatan bagi warga yang ingin bersilaturahmi.
“Kami tidak membuat open house, tetapi tetap menerima silaturahmi. Biasanya lima hari, kini kita batasi menjadi tiga hari dan dipusatkan di satu rumah saja,” jelasnya.
Selain itu, pemberian dua tiket umroh menjadi momen spesial dalam pelaksanaan Salat Idulfitri tahun ini. Program tersebut diperuntukkan khusus bagi masyarakat Kecamatan Sail dan tidak diberikan kepada ASN maupun pejabat.
“Alhamdulillah, hari ini ada momen berbeda dengan pemberian dua tiket umroh untuk masyarakat Sail, dan yang menerima adalah dua ibu-ibu. Ini memang khusus untuk masyarakat, bukan ASN atau pejabat,” tegasnya.
Ia menambahkan, program tersebut akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat sekaligus memberikan manfaat nyata.
“Program ini akan terus kita lanjutkan. Selain pembangunan fisik dan bantuan sosial, kami juga ingin masyarakat turut mendoakan Kota Pekanbaru melalui para penerima umroh,” tutupnya.

