Jumat, 9 Oktober 2026
- Advertisement -

Kembalikan Mutu Jalan Setelah Digali

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan mengaku banyak menerima keluhan warga terkait proyek galian di sejumlah ruas jalan dalam Kota Pekanbaru. Apalagi, dia melihat ruas jalan yang digali itu merupakan bekas jalan rusak yang baru dilakukan perbaikan.

”Seperti tidak berkesudahan permasalahan jalan rusak ini. Ini ada yang tidak sinkronkan antara proyek pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota. Pas jalan sudah bagus dan rapi, malah timbul proyek baru, seperti PDAM,” ungkap Nurul.

Nurul Ikhsan menekankan, dirinya secara kelembagaan sangat mendukung proyek air bersih. Namun di sisi lain,  dia  mengingatkan agar jalan-jalan bekas galian tersebut harus segera dikembalikan semula. Itu harus sesuai dengan mutu dan kualitas ketika pengerjaan telah selesai.

Baca Juga:  Jelang Idulfitri, 2.401 Guru di Pekanbaru Dapat Insentif Ramadan

Sebab, banyak pengguna jalan yang sangat terganggu dengan galian-galian jalan tersebut. ”Tujuan penggaliannya bagus, tapi setelah galian-galian itu selesai, ya tolong dikembalikan mutu dan kualitas jalannya seperti kondisi semula. Kadang-kadang, banyak juga kita lihat di lapangan setelah digali dan sudah diperbaiki, ada truk masuk bannya ke dalam bekas galian. Ini berarti mutu kan kualitasnya itu belum bagus,” ungkapnya.

Politisi Gerindra ini menekankan, Pemko Pekanbaru melalui Dinas PUPR harus melakukan pengawasan ekstra. Agar warga Pekanbaru ini nyaman, tidak mengadu terus-menerus soal jalan yang rusak.

Sebelumnya, Direktur Perumda Air Minum Tirta Siak Agung Anugrah memohon maaf atas proses galian pipa air minum yang membuat masyarakat merasa tidak nyaman. ”Perumda Air Minum Tirta Siak dan pihak-pihak yang terkait menyadari bahwa galian-galian ini mengganggu masyarakat sekitar, namun pelayanan kepada pelanggan Tirta Siak yang mempercayakan menggunakan air perpipaan yang diolah sesuai dengan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023 tetap harus dilakukan,” ucapnya.

Baca Juga:  Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Jalani Prosesi Tepuk Tepung Tawar di LAMR

”Kami juga mohon maaf, terkait dengan galian pekerjaan kami yang tidak sesuai, ke depannya akan kami perbaiki,” tuturnya.(end)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan mengaku banyak menerima keluhan warga terkait proyek galian di sejumlah ruas jalan dalam Kota Pekanbaru. Apalagi, dia melihat ruas jalan yang digali itu merupakan bekas jalan rusak yang baru dilakukan perbaikan.

”Seperti tidak berkesudahan permasalahan jalan rusak ini. Ini ada yang tidak sinkronkan antara proyek pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota. Pas jalan sudah bagus dan rapi, malah timbul proyek baru, seperti PDAM,” ungkap Nurul.

Nurul Ikhsan menekankan, dirinya secara kelembagaan sangat mendukung proyek air bersih. Namun di sisi lain,  dia  mengingatkan agar jalan-jalan bekas galian tersebut harus segera dikembalikan semula. Itu harus sesuai dengan mutu dan kualitas ketika pengerjaan telah selesai.

Baca Juga:  Wako Agung Tegaskan Komitmen Sejahterakan Guru dan Perkuat Mutu Pendidikan

Sebab, banyak pengguna jalan yang sangat terganggu dengan galian-galian jalan tersebut. ”Tujuan penggaliannya bagus, tapi setelah galian-galian itu selesai, ya tolong dikembalikan mutu dan kualitas jalannya seperti kondisi semula. Kadang-kadang, banyak juga kita lihat di lapangan setelah digali dan sudah diperbaiki, ada truk masuk bannya ke dalam bekas galian. Ini berarti mutu kan kualitasnya itu belum bagus,” ungkapnya.

Politisi Gerindra ini menekankan, Pemko Pekanbaru melalui Dinas PUPR harus melakukan pengawasan ekstra. Agar warga Pekanbaru ini nyaman, tidak mengadu terus-menerus soal jalan yang rusak.

- Advertisement -

Sebelumnya, Direktur Perumda Air Minum Tirta Siak Agung Anugrah memohon maaf atas proses galian pipa air minum yang membuat masyarakat merasa tidak nyaman. ”Perumda Air Minum Tirta Siak dan pihak-pihak yang terkait menyadari bahwa galian-galian ini mengganggu masyarakat sekitar, namun pelayanan kepada pelanggan Tirta Siak yang mempercayakan menggunakan air perpipaan yang diolah sesuai dengan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023 tetap harus dilakukan,” ucapnya.

Baca Juga:  Pekanbaru Resmi Larang Kantong Plastik, Warga Diminta Mulai Bawa Tas Belanja Sendiri

”Kami juga mohon maaf, terkait dengan galian pekerjaan kami yang tidak sesuai, ke depannya akan kami perbaiki,” tuturnya.(end)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan mengaku banyak menerima keluhan warga terkait proyek galian di sejumlah ruas jalan dalam Kota Pekanbaru. Apalagi, dia melihat ruas jalan yang digali itu merupakan bekas jalan rusak yang baru dilakukan perbaikan.

”Seperti tidak berkesudahan permasalahan jalan rusak ini. Ini ada yang tidak sinkronkan antara proyek pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota. Pas jalan sudah bagus dan rapi, malah timbul proyek baru, seperti PDAM,” ungkap Nurul.

Nurul Ikhsan menekankan, dirinya secara kelembagaan sangat mendukung proyek air bersih. Namun di sisi lain,  dia  mengingatkan agar jalan-jalan bekas galian tersebut harus segera dikembalikan semula. Itu harus sesuai dengan mutu dan kualitas ketika pengerjaan telah selesai.

Baca Juga:  Smart People Pekanbaru: Cemungut Ea, Pak...

Sebab, banyak pengguna jalan yang sangat terganggu dengan galian-galian jalan tersebut. ”Tujuan penggaliannya bagus, tapi setelah galian-galian itu selesai, ya tolong dikembalikan mutu dan kualitas jalannya seperti kondisi semula. Kadang-kadang, banyak juga kita lihat di lapangan setelah digali dan sudah diperbaiki, ada truk masuk bannya ke dalam bekas galian. Ini berarti mutu kan kualitasnya itu belum bagus,” ungkapnya.

Politisi Gerindra ini menekankan, Pemko Pekanbaru melalui Dinas PUPR harus melakukan pengawasan ekstra. Agar warga Pekanbaru ini nyaman, tidak mengadu terus-menerus soal jalan yang rusak.

Sebelumnya, Direktur Perumda Air Minum Tirta Siak Agung Anugrah memohon maaf atas proses galian pipa air minum yang membuat masyarakat merasa tidak nyaman. ”Perumda Air Minum Tirta Siak dan pihak-pihak yang terkait menyadari bahwa galian-galian ini mengganggu masyarakat sekitar, namun pelayanan kepada pelanggan Tirta Siak yang mempercayakan menggunakan air perpipaan yang diolah sesuai dengan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023 tetap harus dilakukan,” ucapnya.

Baca Juga:  Gajah Liar Masuk Kebun Warga di Kuala Cenaku

”Kami juga mohon maaf, terkait dengan galian pekerjaan kami yang tidak sesuai, ke depannya akan kami perbaiki,” tuturnya.(end)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari