Kamis, 11 Desember 2025
spot_img

Diancam Penjara 6 Tahun

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kapolsek Sektor Pelabuhan AKP Juli Afdal beserta Kanit Reskrim Iptu Raja Handayani dan anggota, memasang spanduk imbauan larangan menangkap, meracun dan menyentrum ikan di aliran Sungai Siak, Sabtu (16/2)

"Kegiatan itu bertujuan agar masyarakat Pekanbaru khususnya sekitar bantaran sungai agar bisa melestarikan ikan yang ada di Sungai Siak ini," sebut Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu’min Wijaya melalui Kapolsek Sektor Pelabuhan AKP Juli Afdal.

Lebih jauh dikatakan, dengan telah dipasangnya spanduk tersebut berharap masyarakat bisa lebih peduli terhadap kelestarian sumber daya alam yang berada di aliran Sungai Siak. "Mudah-mudahan tidak ada yang melakukan tangkapan ikan dengan menyetrum maupun meracun. Cukup dengan memancing atau menjala," harapnya.

Baca Juga:  Kunjungi Riau Pos, HIPI Pasaman Belajar Majukan Industri Media

Adapun titik lokasi pemasangan spanduk di bawah Jembatan Siak 3 dan di pelantar pelabuhan Tuah Kardi. Personel yang ikut dalam kegiatan sebanyak tujuh orang dengan menggunakan dua kapal speed boat SKP 02.

Tak hanya itu, dengan kesadaran bersama, diharapkan Sungai Siak bisa lebih bersih dan jauh dari sampah. Air pun perlahan jernih sehingga indah dipandang.

Dalam spanduk imbauan itu disebutkan menuba, memotas, menyetrum ikan di Sungai Siak melanggar UU RI Nomor 45/2009 tentang Perikanan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. Dalam UU itu pelanggar dapat didenda hingga lebih dari Rp1 miliar. Di sana juga dicantumkan nomor pengaduan. Jika masyarakat menemukan pelanggaran dapat diadukan ke nomor  081270140854.(ade)

Baca Juga:  DPRD Minta Proses PPDB Berjalan Lancar

 Laporan: SOFIAH

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kapolsek Sektor Pelabuhan AKP Juli Afdal beserta Kanit Reskrim Iptu Raja Handayani dan anggota, memasang spanduk imbauan larangan menangkap, meracun dan menyentrum ikan di aliran Sungai Siak, Sabtu (16/2)

"Kegiatan itu bertujuan agar masyarakat Pekanbaru khususnya sekitar bantaran sungai agar bisa melestarikan ikan yang ada di Sungai Siak ini," sebut Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu’min Wijaya melalui Kapolsek Sektor Pelabuhan AKP Juli Afdal.

Lebih jauh dikatakan, dengan telah dipasangnya spanduk tersebut berharap masyarakat bisa lebih peduli terhadap kelestarian sumber daya alam yang berada di aliran Sungai Siak. "Mudah-mudahan tidak ada yang melakukan tangkapan ikan dengan menyetrum maupun meracun. Cukup dengan memancing atau menjala," harapnya.

Baca Juga:  PTPN V Selalu Berdayakan Masyarakat Sekitar Kebun Sei Rokan

Adapun titik lokasi pemasangan spanduk di bawah Jembatan Siak 3 dan di pelantar pelabuhan Tuah Kardi. Personel yang ikut dalam kegiatan sebanyak tujuh orang dengan menggunakan dua kapal speed boat SKP 02.

Tak hanya itu, dengan kesadaran bersama, diharapkan Sungai Siak bisa lebih bersih dan jauh dari sampah. Air pun perlahan jernih sehingga indah dipandang.

- Advertisement -

Dalam spanduk imbauan itu disebutkan menuba, memotas, menyetrum ikan di Sungai Siak melanggar UU RI Nomor 45/2009 tentang Perikanan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. Dalam UU itu pelanggar dapat didenda hingga lebih dari Rp1 miliar. Di sana juga dicantumkan nomor pengaduan. Jika masyarakat menemukan pelanggaran dapat diadukan ke nomor  081270140854.(ade)

Baca Juga:  Pemprov Segera Evaluasi Pejabat Eselon II

 Laporan: SOFIAH

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kapolsek Sektor Pelabuhan AKP Juli Afdal beserta Kanit Reskrim Iptu Raja Handayani dan anggota, memasang spanduk imbauan larangan menangkap, meracun dan menyentrum ikan di aliran Sungai Siak, Sabtu (16/2)

"Kegiatan itu bertujuan agar masyarakat Pekanbaru khususnya sekitar bantaran sungai agar bisa melestarikan ikan yang ada di Sungai Siak ini," sebut Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu’min Wijaya melalui Kapolsek Sektor Pelabuhan AKP Juli Afdal.

Lebih jauh dikatakan, dengan telah dipasangnya spanduk tersebut berharap masyarakat bisa lebih peduli terhadap kelestarian sumber daya alam yang berada di aliran Sungai Siak. "Mudah-mudahan tidak ada yang melakukan tangkapan ikan dengan menyetrum maupun meracun. Cukup dengan memancing atau menjala," harapnya.

Baca Juga:  PTPN V Selalu Berdayakan Masyarakat Sekitar Kebun Sei Rokan

Adapun titik lokasi pemasangan spanduk di bawah Jembatan Siak 3 dan di pelantar pelabuhan Tuah Kardi. Personel yang ikut dalam kegiatan sebanyak tujuh orang dengan menggunakan dua kapal speed boat SKP 02.

Tak hanya itu, dengan kesadaran bersama, diharapkan Sungai Siak bisa lebih bersih dan jauh dari sampah. Air pun perlahan jernih sehingga indah dipandang.

Dalam spanduk imbauan itu disebutkan menuba, memotas, menyetrum ikan di Sungai Siak melanggar UU RI Nomor 45/2009 tentang Perikanan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. Dalam UU itu pelanggar dapat didenda hingga lebih dari Rp1 miliar. Di sana juga dicantumkan nomor pengaduan. Jika masyarakat menemukan pelanggaran dapat diadukan ke nomor  081270140854.(ade)

Baca Juga:  Begini Jawaban Kadisdik Pekanbaru atas Aduan Penilik Sekolah

 Laporan: SOFIAH

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari