Senin, 9 Maret 2026
- Advertisement -

Unri Kukuhkan Guru Besar Bidang Ilmu Fisika Material

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Universitas Riau (Unri) kembali menambah guru besar. Kali ini yang dikukuhkan adalah Prof Dr Erman Taer SSi MSi dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unri. Ini artinya, Unri memiliki 67 (enam puluh tujuh) guru besar. Pengukuhan guru besar ini merupakan ke-7 kalinya dilaksanakan oleh Unri pada 2019.

Erman akan dikukuhkan sebagai guru besar di Bidang Ilmu Fisika Material, Jumat (13/12) di Aula Siak Sri Indrapura Gedung Rektorat Kampus Bina Widya Unri pada Sidang Senat Terbuka Universitas Riau. Pada pengukuhan itu, Erman akan membacakan orasi ilmiah dengan judul "Elektroda Karbon Berbasis Limbah Biomassa untuk Aplikasi Superkapasitor".

Baca Juga:  Terdampak Galian Proyek, Pipa PDAM Tirta Siak Pecah

Orasi ilmiahnya, menguraikan tentang menipisnya bahan bakar fosil sebagai sumber energi tak terbarukan dan masalah pencemaran lingkungan yang semakin serius beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, para peneliti telah berusaha untuk mengembangkan energi yang bersih dan berkelanjutan serta ramah lingkungan untuk mengganti bahan bakar fosil.

Elektroda karbon berbasis limbah biomassa untuk aplikasi superkapasitor sampai saat ini masih dikembangkan untuk mendapatkan salah satu piranti penyimpan energi yang mampu menyimpan energi dengan jumlah yang besar, siklus hidup yang lama, serta ramah lingkungan.

Beberapa keunggulan elektroda karbon berbasis bahan karbon dari limbah biomassa seperti biaya produksi yang relatif rendah, proses pembuatan yang mudah, luas permukaan spesifik yang besar, konduktivitas listrik yang baik, dan stabilitas kimia yang sangat baik.(nto/c)   

Baca Juga:  Babinsa Gelar Wasbang dan Bakti Sosial

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Universitas Riau (Unri) kembali menambah guru besar. Kali ini yang dikukuhkan adalah Prof Dr Erman Taer SSi MSi dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unri. Ini artinya, Unri memiliki 67 (enam puluh tujuh) guru besar. Pengukuhan guru besar ini merupakan ke-7 kalinya dilaksanakan oleh Unri pada 2019.

Erman akan dikukuhkan sebagai guru besar di Bidang Ilmu Fisika Material, Jumat (13/12) di Aula Siak Sri Indrapura Gedung Rektorat Kampus Bina Widya Unri pada Sidang Senat Terbuka Universitas Riau. Pada pengukuhan itu, Erman akan membacakan orasi ilmiah dengan judul "Elektroda Karbon Berbasis Limbah Biomassa untuk Aplikasi Superkapasitor".

Baca Juga:  Sekko: Masyarakat Harus Merasa Terlayani

Orasi ilmiahnya, menguraikan tentang menipisnya bahan bakar fosil sebagai sumber energi tak terbarukan dan masalah pencemaran lingkungan yang semakin serius beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, para peneliti telah berusaha untuk mengembangkan energi yang bersih dan berkelanjutan serta ramah lingkungan untuk mengganti bahan bakar fosil.

Elektroda karbon berbasis limbah biomassa untuk aplikasi superkapasitor sampai saat ini masih dikembangkan untuk mendapatkan salah satu piranti penyimpan energi yang mampu menyimpan energi dengan jumlah yang besar, siklus hidup yang lama, serta ramah lingkungan.

Beberapa keunggulan elektroda karbon berbasis bahan karbon dari limbah biomassa seperti biaya produksi yang relatif rendah, proses pembuatan yang mudah, luas permukaan spesifik yang besar, konduktivitas listrik yang baik, dan stabilitas kimia yang sangat baik.(nto/c)   

Baca Juga:  Kreatif Sosialisasikan Pajak, Naya Jadi Duta Bapenda
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Universitas Riau (Unri) kembali menambah guru besar. Kali ini yang dikukuhkan adalah Prof Dr Erman Taer SSi MSi dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unri. Ini artinya, Unri memiliki 67 (enam puluh tujuh) guru besar. Pengukuhan guru besar ini merupakan ke-7 kalinya dilaksanakan oleh Unri pada 2019.

Erman akan dikukuhkan sebagai guru besar di Bidang Ilmu Fisika Material, Jumat (13/12) di Aula Siak Sri Indrapura Gedung Rektorat Kampus Bina Widya Unri pada Sidang Senat Terbuka Universitas Riau. Pada pengukuhan itu, Erman akan membacakan orasi ilmiah dengan judul "Elektroda Karbon Berbasis Limbah Biomassa untuk Aplikasi Superkapasitor".

Baca Juga:  Permudah Warga dengan Posko PBB

Orasi ilmiahnya, menguraikan tentang menipisnya bahan bakar fosil sebagai sumber energi tak terbarukan dan masalah pencemaran lingkungan yang semakin serius beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, para peneliti telah berusaha untuk mengembangkan energi yang bersih dan berkelanjutan serta ramah lingkungan untuk mengganti bahan bakar fosil.

Elektroda karbon berbasis limbah biomassa untuk aplikasi superkapasitor sampai saat ini masih dikembangkan untuk mendapatkan salah satu piranti penyimpan energi yang mampu menyimpan energi dengan jumlah yang besar, siklus hidup yang lama, serta ramah lingkungan.

Beberapa keunggulan elektroda karbon berbasis bahan karbon dari limbah biomassa seperti biaya produksi yang relatif rendah, proses pembuatan yang mudah, luas permukaan spesifik yang besar, konduktivitas listrik yang baik, dan stabilitas kimia yang sangat baik.(nto/c)   

Baca Juga:  Tahun Ini, 120 Sekat Kanal Dibangun di Riau

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari